Empat tersangka militan ditembak mati di Thailand

Sumber gambar, Reuter
Militer Thailand menembak mati empat tersangka militan dalam kontak senjata di sebuah pos pemeriksaan di Thailand selatan sementara empat lainnya cedera.
Juru bicara militer Thailand mengatakan serangan terjadi saat mereka sedang bersiap-siap untuk memeriksa sebuah mobil barang yang membawa sembilan penumpang di Nong Chik, Provinsi Pattani, Minggu (29/01) malam.
Sebelumnya terjadi serangan granat atas sebuah pangkalan militer namun belum bisa dipastikan apakah para penumpang mobil barang tersebut yang melakukan serangan granat.
Seorang tentara menderita luka-luka dalam serangan granat tersebut.
Laporan-laporan menyebutkan ditemukan puluhan longsongan peluru untuk senapan AK47 dan M16 di jalanan.
Namun warga setempat mengatakan bahwa korban yang tewas tidak punya kaitan dengan kelompok pemberontak dan merupakan penduduk biasa.
Thailand selatan merupakan kawasan yang bergejolak karena perjuangan militan Muslim untuk memisahkan diri dari pemerintah Bangkoko.
Sejak perlawanan marak delapan tahun lalu, sekitar 5.000 tewas di Thailand selatan.
Warga Melayu Muslim merupakan mayoritas penduduk di tiga provinsi di wilayah selatan negara itu, yaitu Pattani, Yala, dan Narathiwat.
Ketiga provinsi ini dibentuk dari Kesultanan Pattani yang pada tahun 1909 dimasukkan ke dalam wilayah kerajaan Thailand dalam perjanjian dengan Inggris.





























