'Pembantaian di kota Homs', Suriah

Pemboman di Homs

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pemerintah Suriah menyebut klaim pemboman di Homs merupakan propaganda oposisi.

Para aktivis mengatakan pasukan Suriah melakukan pembantaian dengan membom kota Homs dan menewaskan lebih dari 200 orang menjelang pemungutan suara di PBB.

Namun pemerintah Suriah menyanggah klaim pihak oposisi itu yang disebutkan propaganda.

Dewan Keamanan PBB akan melakukan pemungutan suara terkait resolusi yang berisi peralihan kekuasaan di Suriah.

Namun, Rusia mengatakan akan memveto resolusi apapun yang berisi seruan agar Presiden Bashar al-Assad mundur.

Seorang aktivis di Homs mengatakan kepada BBC, kekerasan itu adalah yang terparah sejak protes anti-pemerintah dimulai Maret lalu.

"Sangat mengerikan. Mereka mulai membom dua atau tiga jam lalu, kami tidak tahu penyebabnya," katanya.

Badan pengawas hak asasi Suriah yang berkantor di London dan Komisi Koordinasi Suriah mengatakan angka kematian lebih dari 200 menyusul serangan mortir Jumat (03/02) malam.

Dewan Nasional Suriah, organisasi payung untuk faksi oposisi Suriah, mengatakan 260 orang tewas dan mereka menuduh pasukan pemerintah "membom kawasan pemukiman secara random."

'Kampanye histeris'

"Dewan Nasional Suriah menyerukan kepada siapapun di seluruh dunia untuk berbuat sesuatu menghentikan pertumpahan darah rakyat Suriah," kata dewan ini dalam satu pernyataan.

Namun media resmi menyanggah laporan pembantaian itu dan menyebutnya sebagai "kampanye histeris" kelompok bersenjata yang ditujukan mempengaruhi PBB.

"Warga sipil yang terlihat di stasiun televisi satelit adalah warga yang diculik dan dibunuh oleh kelompok bersenjata," lapor kantor berita Sana.

Sementara itu, para aktivis menyerang kedutaan-kedutaan Suriah di seluruh dunia.

Sekitar 20 orang menerobos kedutaan Suriah di Berlin Jumat (03/02) dan merusak gedung, kata polisi.

Televisi Jerman menayangkan bendera kelompok perlawanan Suriah dipasang di salah satu jendela gedung.

Sekitar 150 demonsran juga berkumpul di kedutaan Suriah di London, Sabtu (04/02) dan lima orang ditahan setelah mencoba masuk ke gedung.

Di Kairo, Mesir, para pengunjuk rasa menerobos kedutaan dan merusak perabotan serta membakar sebagian gedung.