Israel bantah kabar upaya pembunuhan menhan Ehud Barak

Sumber gambar, Reuters
Kedutaan Besar Israel di Singapura membantah laporan yang menyebut Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak menjadi target pembunuhan di Singapura.
Wakil kepala misi Israel di Singapura Michal Sarig-Kaduri dalam sebuah surat elektronik kepada AFP mengkonfirmasi kehadiran Ehud Barak di Singapura.
''Menteri Barak berada di Singapura untuk menghadiri pameran dirgantara dan membuka paviliun Israel di pameran tersebut,'' kata Kaduri.
Pameran dirgantara Singapore Airshow adalah salah satu pameran sekaligus perdagangan dirgantara terbesar di Asia dan Israel memiliki panggung pertunjukan yang besar untuk memamerkan industri dirgantara mereka.
Pameran dirgantara itu selesai akhir pekan kemarin.
Agen Mossad
Tetapi Sarig Kaduri membantah laporan yang dimuat koran Kuwait Al Jarida yang menyebutkan bahwa Barak menjadi taget pembunuhan tiga anggota sel teror Hisbullah-Iran saat berkunjung ke Singapura 12-15 Februari lalu.
Laporan koran Kuwait tersebut kemudian dikutip banyak media Israel.
''Kunjungan menteri berjalan sesuai rencana dan tidak ada insiden yang tak biasa terjadi. Jelas tidak ada buktinya dalam laporan tersebut,'' kata Kaduri.
Polisi Singapura dan seorang pejabat Departemen Pertahanan Israel juga membantah laporan yang menyatakan tiga pelaku kini telah ditangkap atas bantuan agen rahasia Israel Mossad sebelum serangan dilakukan.
Agen keamanan Israel saat ini memang dalam kondisi waspada di seluruh dunia setelah negara Yahudi tersebut menyalahkan Iran atas upaya serangan bom yang gagal di Bangkok, termasuk serangan atas petugas kedutaan Israel di India dan Georgia.
Iran membantah keterlibatan atas insiden di Thailand, India dan Georgia pekan ini, dan menolak tuduhan Israel bahwa republik Islam tersebut tengah melakukan kampanye teror.





























