Karzai:Hentikan kekerasan dalam kasus Al Quran

Sumber gambar, Getty
Presiden Afghanistan, Hamid Karzai meminta rakyatnya untuk tidak menggunakan kekerasan sebagai reaksi kasus pembakaran Al-Quran di pangkalan AS dekat Kabul.
"Pasukan keamanan seharusnya juga tidak menggunakan kekerasan...dan melindungi warga sipil dan harta benda mereka," tambah Karzai dalam pernyataannya.
Aksi protes terhadap peristiwa pembakaran itu telah mengakibatkan tujuh orang tewas dan puluhan orang lainnya terluka.
Pejabat AS di Afghanistan telah meminta maaf pada Selasa (21/02) lalu pasca insiden ''pembuangan yang tidak layak'' Al Quran yang dilakukan pasukan AS.
Petugas Keamanan di pangkalan AS sebelumnya menyakini bahwa kertas yang mereka bakar termasuk sejumlah Al Quran telah digunakan oleh tahanan Taliban untuk mengirimkan pesan kepada sesama tahanan.
Insiden pembakaran ini diketahui setelah pekerja lokal di pangkalan itu menemukan sejumlah sisa halaman Al Quran yang hangus terbakar.
Menjadi pemberontak
Warga Afghanistan mengecam keras aksi pembakaran ini, beberapa dari mereka yang melakukan protes meneriakan "Matilah Amerika" dan sejumlah batu juga dilemparkan ke arah Kamp Phoenix salah satu pangkalan utama AS di ibukota Kabul.
Polisi setempat dilaporkan berupaya untuk membubarkan para pemrotes dengan menggunakan semprotan air dan menembakan senjata ke udara.
Para pemrotes juga berupaya menutup jalan utama Jalalabad, salah satu jalur jalan perdagangan utama yang mengarah ke Kabul.
Di Jalalabad pula sejumlah pemrotes melakukan aksi membakar patung tiruan Presiden Obama.
Wartawan BBC di Afghanistan, Babrak Miakhel mengatakan pemrotes juga membakar kapal pengangkut minyak di wilayah tersebut.
"Ketika orang Amerika menghina kami hingga seperti ini, kami akan bergabung dengan para pemberontak," kata Ajmal, salah satu pemrotes berusia 18 tahun kepada Reuters.
Taliban mengeluarkan seruan kepada polisi dan tentara Afghanistan untuk tidak mengarahkan senjata mereka kepada warga yang melakukan protes tetapi kepada para tentara NATO.





























