Tersangka perencana serangan kantor Jyllands-Posten disidangkan

Sumber gambar, BBC World Service
Pengadilan Denmark mulai menyidangkan empat orang yang diduga akan melakukan penyerangan terhadap kantor surat kabar, Jyllands-Posten yang memuat kartun Nabi Muhammad.
Empat orang yang dituduh terlibat dalam perencanaan serangan bersenjata ke kantor Jyllands-Posten itu semuanya adalah penduduk Swedia.
Harian Jyllands-Posten sebelumnya telah mengundang kemarahan umat Islam menyusul penerbitan 12 kartun Nabi Muhammad pada salah satu edisinya di tahun 2005.
Pihak keamanan Denmark menjerat keempatnya dengan pasal penyerangan terorisme kepada empat orang itu.
Para tersangka ini ditangkap dalam waktu yang berbeda, Munir Awad, Omar Abdallah Aboelazm dan Munir Ben Mohamed Dhahri ditangkap pada Desember 2010 di Kopenhagen.
Sementara satu tersangka lainnya Sabhi Ben Mohamed Zalouti ditangkap sehari kemudian setelah dia kembali ke Swedia.
Tidak berhenti
Dinas intelijen Denmark dan Swedia mengatakan mereka telah melacak keempat orang itu selama berbulan-bulan sebelum akhirnya berhasil menangkap mereka.
Polisi sebelumnya menuding bahwa keempatnya berencana melakukan penyerangan seperti yang terjadi di Mumbai, India dengan target korban jiwa yang cukup besar.
Denmark hingga saat ini tetap menjadi salah satu sasaran serangan kelompok militan meskipun penerbitan kartun itu terjadi enam tahun lalu.
Pernyataan maaf dari redaksi Jylland-Posten tidak mengurangi ancaman serangan dari kelompok Islam yang masih marah terhadap langkah mereka.
Sebuah serangan sempat menyasar rumah salah satu kartunis koran itu dan penyerang mencoba untuk membunuh sang kartunis dengan kapak.
Sementara serangan lainnya dilakukan dengan mencoba melakukan pengeboman ke kantor surat kabar tersebut.





























