Pemimpin India dan Burma sepakat meningkatkan hubungan perbatasan

Sumber gambar, AFP
Perdana Menteri India, Manmohan Singh, menandatangani sejumlah kesepakatan dengan Burma untuk meningkatkan perdagangan dan investasi.
Dalam pernyataan bersama usai pertemuan, Manmohan Singh dan Presiden Thein Sein antara lain menegaskan pentingnya peningkatan hubungan kedua negara sebagai upaya untuk mengembangkan perdagangan, budaya, dan pariwisata.
Kesapakatan yang ditandatangani kedua pemimpim meliputi 12 Nota Kesepahaman, yang mencakup berbagai bidang baik menyangkut pinjaman sebesar US$500 juta, pengembangan kawasan perbatasan, maupun kerja sama antarperguruan tinggi.
Pada tingkat praktis, India akan terlibat dalam perbaikan 71 jembatan dan peningkatan jalan bebas hambatan di beberapa ruas jalan.
Dan sebagai perlambang dari peningkatan hubungan perbatasan, akan beroperasi layanan bus lintas batas pertama dari Imphal di India ke Mandalay, Burma.
Kunjungan Ke Burma ini merupakan yang pertama kali oleh perdana menteri India sejak tahun 1987.
Para pengamat menduga upaya India untuk meningkatkan hubungan dengan Burma ini merupakan langkah untuk terlibat dalam eksplorasi kandungan minyak dan gas Burma.
Bertemu Suu Kyi
Selain bertemu dengan Presiden Thein Sein Singh rencananya juga akan melakukan pembicaraan dengan tokoh oposisi Aung San Suu Kyi pada Selasa 29 Mei 2012.
Hubungan Burma dan India sempat menegang pada awal 1990-an karena India secara terbuka menyatakan dukungan kepada Aung San Suu Kyi, yang menang dalam pemilu yang dibatalkan oleh rezim militer.
Namun Manmohan Singh mengubah kebijakan atas Burma secara drastis dan menyambut penguasa militer Jenderal Than Shwe dalam kunjungan kenegeraan ke India pada tahun 2010.
Sebelum kunjungan ini, India sudah menandatangani kesepakatan dalam kerja sama eksplorasi sumber gas Burma dan perusahaan-perusahaan swasta India ikut membangun beberapa pelabuhan dan prasarana lainnya.
Peningkatan kerja sama India dan Burma ini tampaknya diamati dengan cermat oleh Cina, yang masih mendominasi eksplorasi minyak dan gas Burma serta terlibat dalam pembangunan jalan raya, pipa minyak, maupun fasilitas pelabuhan.





























