Pemantau PBB tiba di Haffa, Suriah

haffa

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Rombongan PBB menyebut Haffa dalam kondisi nyari sepi setelah pertempuran sengit.

Pemantau PBB memasuki Haffa, Suriah, beberapa hari setelah aksi kekerasan memaksa mereka menghindari kota tersebut.

Rombongan PBB sempat mencoba memasuki Haffa, Selasa kemarin, ditengah-tengah kekhawatiran atas pembantaian yang tengah berlangsung, tapi kemudian meninggalkan kota tersebut setelah kendaraan mereka dikepung dan ditembaki.

Seorang juru foto Reuters yang ikut bepergian dengan konvoi PBB itu menggambarkan bahwa kota Haffa nyaris sepi, dengan bangunan terbakar dan toko-toko yang ditinggalkan.

Sebelumnya sebuah bom mobil meledak di dekat ibukota, Damaskus.

Ledakan menewaskan pelaku pemboman dan melukai 14 orang di pinggir kota Sayyida Zainab.

Kawasan ini dikenal sebagai salah satu pemukiman suci Islam Syiah, tempat makam Zainab binti Ali, cucu Nabi Muhammad, berada.

Kekerasan juga terus berlangsung di sejumlah kota Suriah lainnya.

Pemerhati HAM melaporkan setidaknya 52 orang tewas dalam kekerasan yang berlangsung sepanjang hari Kamis di sejumlah kota termasuk di Douma.

'Bau mayat'

Selain nyaris lengang, sejumlah titik di Haffa juga terlihat banyak bekas ledakan, yang menurut juru foto Reuters sebagai tanda bahwa kota tersebut mengalami pemboman yang hebat.

Sejumlah bangunan yang terbakar adalah kantor pemerintahan, dan juru foto itu mengatakan setidaknya ada satu mayat tergeletak di jalan.

Beberapa orang tersisa yang masih tinggal di Haffa mengaku tidak ingin bercerita tentang apa yang telah terjadi di sana.

Menurut Misi Pengawas PBB untuk Suriah, UNSMIS, kota itu terkesan ditinggalkan tetapi dengan bau mayat yang sangat kuat.

Seorang wartawan AFP yang juga turut dalam rombongan mengatakan, dia melihat banyak grafiti anti pemerintahan di sejumlah titik yang telah dicat ulang, meskipun dalam satu bagian masih terlihat adanya tulisan sebuah ayat Quran.

Wartawan AFP juga melihat ada tulisan yang sepertinya dibuat oleh para pemberontak yang terbaca: ''Jika anda kembali, demikian juga kami''.

Kofi Annan, utusan khusus PBB, awal pekan ini mengatakan bahwa ada indikasi sejumlah besar warga sipil terperangkap di Haffa.

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan adalah penting bagi pengawas untuk mencapai Haffa.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton mengatakan dialog AS dengan Rusia terkait isu Suriah dalam kondisi ''konstruktif''.

Dia mengatakan wakilnya, Bill Burns, telah bertemu Menlu Rusia Sergei Lavrov, saat kunjungan ke Kabul.

Moskow, yang menyediakan persenjataan ke Damaskus, dalam tekanan dari AS dan negara lain yang menginginkan adanya kebijakan yang lebih tegas terhadap Suriah.

AS juga mengklarifikasi pernyataan sebelumnya terkait klaim yang menyatakan Rusia mengirim helikopter penyerbu ke Suriah yang sebenarnya sudah dimiliki oleh Damaskus.

Rusia membantah klain tersebut dengan kemarahan.

Clinton mengatakan Presiden Obama akan bertemu Presiden Putin pekan depan saat KTT G20 berlangsung di Meksiko.