Pasukan Suriah masih menyerang Aleppo

Sumber gambar, AFP
Pemberontak Suriah masih bertahan di kota Aleppo, menyusul serangan dari pasukan pemerintah selama empat hari terakhir.
Pertempuran terjadi disejumlah wilayah, rumah sakit dan klinik di kota itu banyak yang rusak.
Ribuan orang mengungsi dari kota Aleppo, dan meningkatkan krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Sementara itu, AS dan Turki sepakat untuk meningkatkan upaya untuk mencapai "transisi politik" di Suriah.
Langkah ini termasuk keberangkatan Presiden Suriah Bashar al-Assad, kata Gedung Putih.
Dalam percakapan melalui telepon Senin, Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan sepakat untuk membantu pengungsi - yang berada di dalam Suriah ataupun negara tetangga.
Turki juga mengkritik Presiden Assad, dan memberikan bantuan kepada para pengungsi.
Ribuan pengungsi Suriah tinggal di kam pengungsi di perbatasan Turki.
Sementara itu Iran, yang merupakan sekutu dekat Damaskus, memperingatkan Turki agar tidak campur tangan, seperti diberitakan oleh suratkabar pemerintah al-Watan.
"Semua serangan terhadap wilayah Suriah akan menghadapi reaksi yang keras, dan kesepakatan pertahanan bersama Iran-Suriah akan diaktifkan," seperti diberitakan media al-Watan.
Koran itu memberitakan bahwa Turki dan AS berencana untuk membuat "perlindungan bagi geng bersenjata" di bagian utara Suriah.
"Turki telah menerima peringatan keras pada beberapa saat lalu dan menyusul pesan - waspada perubahan aturan permainan," tulis al-Watan.
Turki mengatakan akan menerjunkan pasukan militer jika dibutuhkan untuk mencegah terjadinya peristiwa Halabja di Irak, ketika itu digunakan senjata kimia yang menewaskan sekitar 5.000 orang, pada saat Saddam Hussein berkuasa.
Bantah klaim

Sumber gambar, AP
Di Aleppo, pemberontak mengatakan mereka masih bertahan di wilayah Salah al-Din, membantah klaim pemerintah yang menyebutkan telah mengambil alih daerah itu.
Pasukan pro pemerintah menyerang dengan menggunakan meriam, pasukan darat dan helikopter yang dilengkapi persenjataan.
Analis mengatakan Salah al-Din merupakan jalur penting bagi pasukan Suriah yang datang dari wilayah selatan.
"Kami selalu mengetahui kuburan rezim akan berada di Aleppo," kata seorang pejuang muda yang bernama Mohammed, seperti diberitakan oleh kantor berita Reuters.
"Damaskus merupakan ibukota, tetapi disini jumlah populasinya besar dan pusat ekonomi. Pasukan Bashar akan dikubur disini."
Seorang petugas medis di sebuah klinik di Aleppo mengatakan kepada Reuters:" Suatu hari kami menemukan 30- 40 orang tidak termasuk jenazah. Beberapa hari yang lalu kami menemukan 30 orang terluka dan sekitar 20 mayat, tetapi sebagian tidak utuh. Kami tidak dapat mengetahui siapa mereka."
Wartawan BBC di wilayah Aleppo, Ian Pannell, mengatakan kota ini memiliki peran yang penting.
Kendaraan dan kereta tampak terlihat membawa orang keluar kota, tetapi para pengungsi itu sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, sementara para pria memilih untuk bertahan dan bertempur seperti dilaporkan oleh koresponden BBC.
Pejabat Yunani berencana untuk meningkatkan pengamanan di perbatasan Turki, untuk mencegah pengungsi masuk ke negara tersebut.
Senin lalu, Yunani yang merupakan pintu masuk bagi para imigran untuk menuju Uni Eropa, mengatakan meningkatkan penjagaan sampai empat kali lipat di perbatasan Turki.
Di New York, Sekjen PBB Ban Ki-moon kembali mengulangi keprihatinannya dengan penggunaan senjata berat oleh pasukan pemerintah Suriah.
Dia juga mendesak pemerintah Suriah untuk menghentikan kemungkinan digunakannya senjata kimia, untuk kepentingan apapun dan untuk menjaga persediaan.
Damaskus mengisyaratkan kemungkinan penggunaan senjata kimia, tetapi tidak akan ditujukan untuk masyarakatnya sendiri, hanya untuk asing.





























