Jelang Grand Prix, peretas ganggu Button

Jenson Button

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Jenson Button membantah dirinya luka parah dalam kecelakan mobil

Peretas yang mengirimkan cerita ke situs resmi Jenson Button bahwa dia luka parah dalam kecelakan mobil disebut "tipuan menjijikan".

Cerita itu muncul Sabtu malam dengan menyebutkan pembalap F1 itu "dalam kondisi kritis" di rumah sakit menyusul "kecelakaan serius" di Hungaria.

Kemudian situs itu dimatikan setelah adanya pesan tersebut.

Button kemudian mengatakan dalam pesan Twitter bahwa dirinya "benar-benar sehat".

Dalam pesan hari Minggu (31/7) pembalap Inggris mengirimkan pesan Twitter lagi, "Selamat pagi, saya yakin Anda sadar bahwa seseorang meretas situs saya tadi malam. Saya benar-benar sehat dan dalam perjalanan menuju Grand Prix ke-200."

Tipuan

Button menambahkan, "Orang yang melakukannya tentu saja tidak punya acara malam Minggu yang lebih baik jadi tinggal di rumah bukannya mencari teman."

Juru bicara untuk pembalap Mclaren ini mengatakan, peretas telah melanggar keamanan situs ini dan menambahkan, "Ceritanya sama sekali salah dan tipuan yang sangat menjijikan."

"Situs itu segera dimatikan dan keamananya dikaji lagi. Jenson sedang tidur ketika kami sadar seseorang meretas situsnya dan membuat klaim yang salah," katanya.

Peretas itu mengirimkan ceritanya di www.jensonbutton.com dan wakilnya sadar setelah pukul 23.30 hari Sabtu waktu London.

Button, 31 tahun dan timnya di Hungaria untuk Grand Prix Formula 1 dimana dia berada di urutan ketiga.

Juara dunia tahun lalu Sebastian Vettel kembali berada di start terdepan setelah di babak kualifikasi Grand Prix Hungaria hari Sabtu (30/7) mencatat waktu tercepat.

Posisi kedua ditempati Lewis Hamilton pembalap McLaren dari Inggris.