Red Bull tidak akan ubah strategi

Red Bull menyatakan tidak akan mengubah strategi meski gagal memenangkan tiga balapan terakhir.
Sebelumnya Sebastian Vettel, yang memimpin klasemen pembalap dengan nilai 83 dan rekan satu timnya Mark Webber meminta agar ada perubahan.
Tetapi bos tim Red Bull team Christian Horner kepada BBC Sport mengatakan "Kami bekerja sebagai tim dan pembalap tidak perlu mengatakan kepada tim untuk merespon''.
"Ferrari dan McLaren mulai memasuki tahap persaingan tetapi kami masih disana. Kami akan terus menekan''.
Vettel memenangkan enam dari delapan balapan awal tetapi penampilannya menurun disaat Ferrari dan McLaren mulai meningkatkan kecepatan dalam balapan dan memangkas selisih nilai dengan red Bull.
Fernando Alonso menang di Inggris, sementara pembalap McLaren Lewis Hamilton dan Jenson Button berbagi kemenangan di Jerman dan Hungaria.
Target
Meski sepertinya dominasi Red Bull mulai berakhir, Horner tidak bisa menerima anggapan kalau timnya dalam kondisi krisis.
"Kami tidak melihatnya seperti itu,'' kata Horner.
"Kami akan terus memberikan yang terbaik dan terus mengembangkan kemampuan mobil,''
"Tidak ada yang berubah dalam filosofi kami,'' tegas Horner.
''Kami tetap menekan, tetap menyerang di setiap grand prix karena anda tidak bisa mundur''.
"Target kami adalah memenangkan setiap balapan yang tersisa. Mungkin sulit tetapi dalam balapan jika tidak bisa menang maka menjadi yang kedua dan jika tidak mendapatkan posisi kedua maka kami tetap ingin berada di podium.''
Balapan F1 akan berlanjut di sirkuit Spa, Belgia 28 Agustus mendatang.





























