Libia hampir pasti batal jadi tuan rumah Piala Afrika 2013

Timnas Libia

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pemain timnas Libia merayakan kemenangan atas Mozambik di penyisihan Piala Afrika 2012.

Libia hampir pasti gagal menjadi tuan rumah turnamen sepakbola Piala Afrika 2013 akibat masih membaranya pertempuran antara pasukan pro dan anti- Muammar Gaddafi.

Ajlazair, Nigeria, dan Afrika Selatan menjadi kandidat kuat pengganti Libia. Namun keputusan Konfederasi Sepakbola Afrika, CAF, baru akan diputuskan dalam pertemuan di Mesir pekan ini.

Di saat Aljazair dan Nigeria mempersiapkan diri untuk menjadi pengganti Libia, Afrika Selatan ternyata sudah terlebih dulu melakukan pendekatan dengan negeri Afrika utara yang sedang bergejolak itu.

Sayangnya, keputusan Afrika Selatan mengumumkan ke publik bahwa negeri itu sudah mencapai kesepakatan dengan Libia mendapat tanggapan negatif dari markas besar CAF di Kairo.

"Kami kecewa dengan keputusan Asosiasi Sepakbola Afsel (SAFA)yang sudah melakukan kesepakatan dan mengumumkannya ke publik sebelum berdiskusi dengan anggota komite eksekutif CAF," kata Sekjen CAF, Hicham el-Amrani.

Seharusnya, tambah el-Amrani, Afsel menunggu terlebih dahulu hingga keputusan mengganti Libia dibicarakan dan kemudian disepakati.

"Memutuskan negara mana yang akan menjadi tuan rumah adalah wewenang penuh komite eksekutif dalam sebuah pertemuan yang diagendakan dan bukan untuk ditukar antar negara," tambah dia.

Afsel gagal

Sebelumnya, Afrika Selatan juga menggantikan Libia sebagai tuan rumah Piala Afrika junior bulan April lalu.

Penggantian dilakukan untuk memberi kesempatan kedua bagi timnas Afsel untuk lolos ke kejuaraan dunia junior setelah secara mengejutkan kalah dari Lesotho di babak penyisihan.

Namun, keputusan mengganti Libia tersebut mendapat kecaman setelah Afrika Selatan dinilai gagal menggelar kejuaraan junior.

Hujan yang selalu turun saat turnamen membuat pertandingan digelar di Soweto yang kualitas lapangannya sangat buruk.

Turnamen selama dua pekan itu juga gagal menarik penonton dan pemberitaan media massa.

Ini tentu sangat kontras dengan keberhasilan Afrika Selatan menggelar Piala Dunia 2010 lalu.

Resolusi CAF

Sementara Nigeria mengatakan diri sebagai pengganti yang tepat karena sudah ditunjuk komite eksekutif CAF lima tahun lalu.

Timnas Afsel

Sumber gambar, 1

Keterangan gambar, Afrika Selatan dianggap gagal menggelar Piala Afrika Junior bulan April lalu.

Dalam surat resmi kepada CAF, Nigeria mengatakan situasi di Libia membuat negara itu tak mampu menggelar sebuah turnamen sepakbola berskala internasional.

"Kami memahami fakta ini, kami memahami juga resolusi CAF 6 September 2006 dan mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Piala Afrika 2013," demikian surat resmi Federasi Sepakbola Nigeria (NFF).

Satu negara lain adalah Aljazair yang memilih merendah setelah menyatakan tertarik untuk menjadi tuan rumah Piala Afrika untuk kedua kalinya.

"Menjadi tuan rumah Piala Afrika mungkin bisa membantu kami untuk lolos ke Piala Dunia 2014," kata juru bicara Federasi Sepakbola Aljazair, Abdelkader Berdja.