Haru, D'Academy 7 Beri Penghormatan untuk Hamdan ATT, Nyanyikan Lagu Termiskin di Dunia
Seluruh akademisi dan dewan juri D'Academy 7 memberikan penghormatan kepada almarhum Hamdan ATT.

Panggung konser D'Academy 7 Top 40 Indosiar yang berlangsung pada Selasa (1/7/2025) kemarin tiba-tiba menjadi suasana yang penuh kesedihan. Hal ini disebabkan oleh kehilangan salah satu legenda musik dangdut Indonesia, Hamdan ATT.
Dalam acara yang disiarkan secara langsung setiap hari Senin hingga Jumat mulai pukul 19:00 WIB ini, para pengisi acara meluangkan waktu untuk mengenang sosok Hamdan ATT yang telah banyak berkontribusi terhadap perkembangan dangdut di Tanah Air.
Ramzi, salah satu host acara tersebut, menyampaikan rasa duka yang mendalam.
"Hari tanggal 1 Juli 2025, dangdut Indonesia, khususnya keluarga besar Dangdut Academy sedang berduka. Telah meninggal dunia ayah kita, orang tua kita, sesepuh kita insan dangdut Indonesia yang karyanya sudah sangat luar biasa," ungkapnya.
Pernyataan tersebut terlihat dalam unggahan di kanal YouTube Indosiar pada Rabu (2/7/2025). Selain itu, Ramzi juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan mendiang serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah menghadapi cobaan ini.
Mengenang Kenangan Masa Lalu
Mengenang kembali kenangan masa lalu, kita teringat akan kehidupan Hamdan ATT, terutama saat ia menjadi anggota keluarga besar Dangdut Academy Indosiar. Sebagai akhir dari sesi ini, para pengisi acara, termasuk ke-40 akademi dan dewan juri, menyanyikan lagu ikonis mendiang, yaitu "Termiskin di Dunia." Kali ini, lagu yang penuh emosi tersebut dinyanyikan dengan pipi yang basah oleh air mata.
Pernah Jalani Perawatan Akibat Penyakit Ginjal
Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, Hamdan ATT diketahui pernah menjalani perawatan akibat penyakit ginjal. Almarhum juga beberapa kali dirawat di rumah sakit. Putri Hamdan ATT, Aisyah, mengungkapkan bahwa ayahnya meninggal dalam keadaan yang damai. "Jadi ketika aku lagi di luar, aku dikabarin dan diceritain bagaimana kondisinya saat napas terakhir ayah. Katanya ayah meninggalnya dalam keadaan yang benar-benar tenang. Jadi, begitu nyawanya dicabut pun cuma hembusan napas, kayak lega. Seperti orang tidur," ungkap Aisyah.
Aisyah menambahkan bahwa saat menerima kabar duka tersebut, dirinya merasa sangat terharu. Meskipun kehilangan, ia merasa bersyukur karena ayahnya pergi dengan tenang.
"Aku merasa lega mendengar bahwa ayah tidak menderita di akhir hidupnya," tambahnya.
Dengan demikian, meskipun perpisahan itu menyakitkan, Aisyah dapat menemukan ketenangan dalam kenangan indah bersama ayahnya. Kenangan-kenangan tersebut akan selalu diingat dan menjadi sumber kekuatan bagi Aisyah dan keluarganya.
Dikuburkan di TPU Kampung Dukuh
Setelah dilakukan prosesi penyemayaman, jenazah pedangdut senior Hamdan ATT akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa malam. Iring-iringan jenazah tiba di lokasi pemakaman sekitar pukul 18.30 WIB.
Masyarakat dan penggemar turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Selamat jalan, Hamdan ATT.



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)























