Berita Kontributor

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Kebakaran Resort Mewah di Bulukumba, Satu Korban Tewas Ditemukan di Toilet

Dugaan sementara sumber api berasal dari bagian plafon restoran resort yang menggunakan material jerami, sehingga api cepat membesar.

{{caption}}
Imbas Konflik Timur Tengah, Imigrasi Bali Terapkan Overstay Nol Rupiah Bagi Ribuan WNA Terdampak

Akibat perang AS-Israel vs Iran, ribuan penumpang WNA di Bali tak bisa terbang ke tujuan Doha,, Dubai, dan Abu Dhabi.

{{caption}}
Hapus Jejak Darah Kasus Bripda Dirja, Tiga Polisi Disanksi Patsus

Kali ini Propam Polda Sulsel menjatuhkan sanksi etik dan administrasi bagi tiga polisi yakni Bripda MA, MS, dan MF.

{{caption}}
DPC Golkar Pekalongan Mengaku Kaget Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diciduk KPK

Fadia sudah menjadi ketua DPC Golkar Kabupaten Pekalongan untuk periode ketiga.

{{caption}}
Gunakan Uang Istri untuk Judol, Pria di Luwu Rampok dan Bunuh Penjaga Konter Brilink

Polisi mengungkap motif APR melakukan perampokan dan pembunuhan terhadap penjaga konter Brilink bernama Ririn (31).

{{caption}}
Masuk Bali dengan Paspor Palsu Belgia, Satu Keluarga Asal Irak Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

Warga asing ini tercatat tidak masuk dalam daftar cekal maupun daftar HIT Interpol.

{{caption}}
Tak Hanya Kantor, KPK Ikut Segel Salon BigBoss Milik Bupati Pekalongan

Usaha salon kecantikan yang terkenal dengan sebutan BigBoss Salon tersebut terlihat sepi

{{caption}}
2.100 Jemaah Umrah Asal Jatim Terancam Tunda Keberangkatan Akibat Konflik Timur Tengah

Sebanyak 2.100 calon jemaah asal Jawa Timur dipastikan belum bisa diberangkatkan dalam waktu dekat menyusul imbauan resmi penundaan dari pemerintah pusat.

{{caption}}
Dampak Perang Iran vs AS dan Israel, 9.400 Jemaah Umrah Jatim Tertahan di Arab Saudi

Otoritas setempat bersama maskapai melakukan pengaturan ulang jalur penerbangan sebagai langkah antisipatif.

{{caption}}
Aksi Berbahaya! Dua Pemuda Sidoarjo Ditangkap saat Racik Mesiu Rumahan

Keduanya diduga tak hanya memproduksi, tetapi juga memasarkan bubuk mesiu ilegal melalui media sosial.

Trending Now