Babak Baru Karier Jamie Vardy Bersama Cremonese: Ingin Bungkam Keraguan
Jamie Vardy memulai petualangan barunya di Serie A, bergabung dengan tim Cremonese.

Jamie Vardy memulai babak baru dalam kariernya di Serie A bersama Cremonese. Setelah 13 tahun mengabdi di Leicester City dan mencetak 200 gol dalam 500 pertandingan, Vardy meninggalkan klub tersebut di akhir musim 2024/25 karena kontraknya tidak diperpanjang.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa ia tidak akan pensiun dan tetap menarik perhatian banyak klub di seluruh dunia. Pada akhirnya, pemain berusia 38 tahun ini memilih untuk berkarier di Italia dengan menandatangani kontrak bersama Cremonese, yang baru saja promosi ke liga tertinggi Italia setelah berhasil meraih kemenangan di play-off Serie B.
Vardy menandatangani kontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun jika Cremonese dapat menghindari degradasi. Tim ini memulai musim dengan sangat baik, meraih kemenangan 2-1 atas AC Milan di San Siro, diikuti dengan kemenangan 3-2 atas Sassuolo di pertandingan kedua.
Dalam pertandingan debutnya, Vardy bermain imbang 0-0 melawan Hellas Verona, yang sekaligus menjaga tren tak terkalahkan timnya di awal musim. Mantan pemain timnas Inggris itu mengenakan nomor punggung 10 dan masuk dari bangku cadangan sekitar 30 menit sebelum pertandingan berakhir di Stadion Marcantonio Bentegodi.
Latihan perjuangan
Vardy harus melakukan perjalanan yang cukup jauh menuju tempat latihannya. Ia telah membuktikan diri sebagai pemain yang berhasil meskipun tidak harus menendang bola, sehingga mendapat julukan 'StradiVardy', sebagai penghormatan kepada Antonio Stradivari, seorang pembuat biola terkenal dari Cremona.
Meskipun begitu, mantan pemain Fleetwood Town tersebut tidak akan menetap di Cremona. Menurut laporan dari media Italia, Giornale, ia dan keluarganya akan tinggal di kota Salo yang terletak di tepi Danau Garda.
Sebelumnya, ia sempat mempertimbangkan untuk tinggal di Brescia, namun akhirnya memilih lokasi yang lebih tenang, tetapi tetap populer di kalangan wisatawan.
Vardy dan istrinya, Rebekah, pernah mengunjungi Como yang berdekatan pada tahun 2024 untuk merayakan promosi mereka ke Serie A. Namun, lokasi tempat tinggal mereka tidak terlalu dekat dengan Cremona, sehingga Vardy harus menempuh jarak sekitar 80 km untuk berlatih dan bermain di kandang.
Perjalanan tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar satu jam, yang berarti Vardy harus menghabiskan waktu yang cukup untuk perjalanan menuju tempat latihan dan pertandingan.
Sendirian di Italia
Vardy saat ini menjalani petualangan sendirian di Italia, sementara istri dan ketiga anaknya masih berada di Inggris. Meskipun terpisah, mereka sangat antusias untuk memulai babak baru di luar negeri.
"Mereka belum ada di sini saat ini," ungkap Vardy, sebagaimana dilansir oleh talkSPORT.
"Anda harus melalui semua prosedur untuk mendapatkan visa dan hal-hal seperti itu. Namun, mereka sangat menantikannya. Ada kegembiraan dan keseruan yang nyata, terutama karena bisa belajar bahasa baru juga. Jadi, secara keseluruhan, kami tidak sabar."
Motivasi Vardy Gabung Cremonese
Dalam konferensi pers pertamanya sebagai pemain Cremonese, Vardy menjawab pertanyaan mengenai motivasinya di tahap karier ini. Ia langsung menanggapi seorang reporter yang dianggapnya meragukan kemampuannya. "Anda pasti salah satu yang meragukan," ujar Vardy.
"Anda salah satu yang harus saya buktikan salah." Ia menegaskan bahwa bagi dirinya, usia hanyalah angka.
"Selama kaki saya masih berfungsi dengan baik dan terasa segar seperti sebelumnya, saya akan terus bermain. Saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa saya akan melambat, jadi saya akan terus berjuang dan memberikan segalanya untuk klub ini."
Cremonese saat ini berada di peringkat ketiga Serie A, hanya terpaut dari Napoli dan Juventus. Vardy memiliki kesempatan untuk melakoni debut kandang dan penuhnya melawan Parma pada hari Minggu di Stadio Giovanni Zini.
Dengan semangat yang tinggi dan tekad yang kuat, ia siap memberikan kontribusi maksimal untuk timnya dan membuktikan bahwa ia masih memiliki banyak hal yang bisa ditawarkan di dunia sepak bola.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482389/original/022761000_1769179406-153888.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5482334/original/036639300_1769174289-20260123IQ_Persija_Jakarta_vs_Madura_United__2_.JPG)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482360/original/014347500_1769176138-IMG-20260123-WA0193.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/776660/original/052966400_1417978317-Pohon-Tumbang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482018/original/080904500_1769155010-b0db4398-038e-4906-93a8-9a8bb17baf56.jpeg)









