Iran soal Pengayaan Uranium: Tak Seorang pun Bisa Mengatur Kami
Menurut laporan terbaru 430 orang tewas dan lebih dari 3.500 orang cedera di Iran akibat serangan udara Israel.

Iran menyatakan akan tetap melanjutkan program pengayaan uranium sesuai dengan ketentuan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT), meskipun sedang berada di bawah tekanan militer dari Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan tegas ini disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Politik, Majid Takht Ravanchi, dalam wawancara dengan stasiun televisi nasional Jerman, Das Erste seperti dilansir dari Antara, Senin (23/6).
“Tak seorang pun bisa mengatur kami apa yang boleh dan tidak boleh kami lakukan, selama kami bertindak sesuai kewajiban kami dalam traktat tersebut,” ujar Ravanchi seperti dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim.
AS Bombardir Fasilitas Nuklir Iran
Pernyataan Ravanchi datang sehari setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim, pasukan AS telah melakukan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran, yaitu di Fordow, Natanz, dan Isfahan.
Trump menyebut serangan tersebut melibatkan enam bom penghancur bunker dijatuhkan dari pesawat siluman B-2 ke fasilitas bawah tanah di Fordow Serta puluhan rudal jelajah diluncurkan dari kapal selam AS yang mengarah ke Natanz dan Isfahan.
Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi militer besar-besaran Israel, yang dimulai sejak 13 Juni dan mendapat dukungan penuh dari Amerika Serikat. Sebagai respons atas serangan tersebut, Iran meluncurkan serangan balasan menggunakan rudal ke wilayah Israel.
Menurut laporan terbaru 430 orang tewas dan lebih dari 3.500 orang cedera di Iran akibat serangan udara Israel. Sementara itu, Israel melaporkan 25 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat serangan balasan Iran.
Sikap Iran untuk tetap melanjutkan pengayaan uranium menegaskan tekad Teheran untuk mempertahankan hak nuklirnya sesuai kerangka hukum internasional. Namun, langkah ini dipastikan akan meningkatkan tensi geopolitik, terutama di Timur Tengah.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482423/original/007306000_1769187020-1000017452.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482422/original/066428100_1769187014-IMG-20260123-WA0194.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482389/original/022761000_1769179406-153888.jpg)























