Tikus Raksasa Teror Warga Inggris, Penyebabnya Ternyata Bukan karena Sampah
Warga Inggris dihebohkan kemunculan tikus raksasa seukuran kucing.

Seekor tikus raksasa sepanjang 55 cm ditemukan di rumah warga di Normanby, dekat Middlesbrough, Inggris. Penemuan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penduduk mengenai semakin banyaknya tikus berukuran besar yang berkeliaran di lingkungan mereka.
Warga berpendapat meningkatnya pembangunan perumahan baru menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan ledakan populasi tikus. Proyek-proyek tersebut diduga telah mengganggu habitat alami hewan pengerat, memaksa mereka untuk keluar dan mencari makanan di area permukiman manusia.
David Taylor, seorang anggota dewan dari Partai Konservatif yang mewakili distrik Eston, menekankan masalah perilaku buruk warga yang sering membuang sampah sembarangan, serta banyaknya restoran cepat saji di daerah tersebut.
"Di wilayah kami ada sekitar lima atau enam pembangunan perumahan baru. Itu semua mengambil alih habitat asli tikus. Akibatnya, mereka masuk ke pemukiman untuk mencari sumber makanan lain," ujarnya kepada BBC Radio Tees.
Ukuran Tikus yang Membesar
Menurut Taylor, tikus tersebut berkembang biak di semak-semak yang tinggi sebelum akhirnya menjelajahi lingkungan warga dan mencari makanan dari berbagai kios yang ada di sekitarnya. Situasi ini menunjukkan bahwa interaksi antara manusia dan hewan pengerat semakin meningkat, dan menjadi perhatian serius bagi masyarakat setempat.
Paul McInnes, seorang anggota dewan Konservatif dari wilayah Normanby, juga menyampaikan pendapat yang serupa. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran "tikus seukuran kucing" bukanlah hal baru bagi warga setempat.
"Sampah benar-benar jadi masalah. Karena makanan mudah mereka dapatkan, ukurannya jadi makin besar," ungkap McInnes.
Selain itu, Brian Sowerby, seorang ahli pengendalian hama dari Newton Aycliffe yang memiliki pengalaman selama 44 tahun, menyatakan bahwa tikus terbesar yang pernah ia tangkap sebelumnya berukuran 43 cm dan juga ditemukan di Normanby. "Pembangunan dan rumah-rumah kosong menyebabkan masalah serius. Saat saluran pembuangan lama digali, tikus-tikus itu keluar ke permukaan dan lari ke mana pun mereka bisa," jelas Sowerby.
Sementara itu, hingga saat ini, Dewan Redcar dan Cleveland belum memberikan tanggapan mengenai situasi yang terjadi. Namun, mereka sebelumnya telah menegaskan bahwa mereka tidak menyediakan layanan pengendalian hama untuk rumah-rumah pribadi, meskipun tetap menawarkan saran jika diperlukan. Hal ini menunjukkan bahwa masalah kehadiran tikus di daerah tersebut perlu mendapatkan perhatian lebih dari pihak berwenang agar tidak semakin meluas dan mengganggu kenyamanan warga.

Penyebab Kemunculan dan Peningkatan Populasi
Inggris telah menciptakan "badai sempurna" bagi perkembangan populasi tikus, terutama yang berukuran raksasa. Manajemen limbah yang buruk menjadi salah satu pemicu utama. Tumpukan sampah yang meluap dan jadwal pengumpulan sampah yang terlewat menyediakan sumber makanan berlimpah bagi hewan pengerat ini.
Selain itu, budaya takeaway yang berkembang pesat turut memperparah kondisi. Sisa-sisa makanan berlemak tinggi yang dibuang sembarangan menjadi daya tarik kuat bagi tikus. Infrastruktur saluran pembuangan yang lemah dan perusahaan air yang gagal memelihara sistem yang menua juga berkontribusi. Sebagian besar infestasi tikus berasal dari sistem drainase yang terabaikan, memungkinkan tikus naik dari selokan dan masuk ke dalam properti warga.
Pemotongan anggaran layanan pengendalian hama oleh dewan kota juga disalahkan atas masalah tikus yang semakin parah. Di beberapa wilayah, seperti Redcar dan Cleveland, biaya pengendalian tikus kini ditanggung oleh warga. Hal ini menciptakan hambatan bagi intervensi tepat waktu, memperburuk situasi dan memungkinkan populasi tikus berkembang tanpa terkendali.
Peningkatan jumlah sampah rumah tangga, terutama selama periode lockdown, turut menarik tikus ke daerah pemukiman. Kondisi iklim yang lebih hangat dan peningkatan populasi perkotaan yang menghasilkan lebih banyak limbah juga menjadi faktor. Pembangunan perumahan baru juga dapat memindahkan tikus dari habitat alami mereka di ladang ke area perkotaan, meningkatkan kontak dengan manusia.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476072/original/065129500_1768710117-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_11.02.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4781409/original/067008100_1711104260-IMG-20240322-WA0035.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476010/original/040103700_1768705613-IMG_20260118_091900.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475944/original/046795200_1768703011-116193.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4706398/original/039666800_1704367377-20240104-Banjir_Kemang_Utara-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5187168/original/083476600_1744683863-1.jpg)

















