Update Harga Beras 1 Kg di Jakarta, Ini Daftar Lengkapnya
Periksa harga terbaru beras di Jakarta untuk bulan April 2025. Tersedia beras medium, premium, dan organik dengan harga yang terjangkau untuk kantong Anda.

Kenaikan dan penurunan harga beras di Jakarta terus menjadi sorotan masyarakat, terutama menjelang musim kemarau yang berdampak pada produksi pangan di tingkat nasional. Pergerakan harga beras, khususnya jenis IR-64, tidak seragam di seluruh wilayah ibu kota, sehingga penting bagi konsumen untuk mengetahui daftar harga terkini sesuai dengan lokasi mereka masing-masing.
Beberapa daerah, seperti Jakarta Pusat, mengalami lonjakan harga dalam satu hari, sementara daerah lain, seperti Jakarta Timur, justru mencatatkan penurunan yang cukup signifikan. Fluktuasi harga ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk pasokan hasil panen, permintaan pasar, dan biaya distribusi antarwilayah. Untuk memahami situasi ini dengan lebih baik, berikut adalah informasi lengkap mengenai harga beras terkini per wilayah di DKI Jakarta.
Harga Beras 1 Kilogram di Wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara
Mengacu pada informasi dari infopangan.jakarta.go.id, terdapat perbedaan yang signifikan dalam tren harga beras antara Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Di Jakarta Pusat, harga beras mengalami lonjakan yang cukup tinggi, sedangkan di Jakarta Utara harga beras cenderung stabil. Hal ini mencerminkan perbedaan distribusi dan dinamika pasar di antara kedua wilayah yang menarik untuk dianalisis lebih lanjut.
- 1. Jakarta PusatTanggal 21 April 2025: Harga beras tercatat sebesar Rp14.800 per kilogram.
- Tanggal 22 April 2025: Harga naik menjadi Rp15.250 per kilogram, menunjukkan kenaikan Rp450 dalam satu hari.
- 2. Jakarta UtaraTanggal 21 April 2025: Harga beras berada di angka Rp15.000 per kilogram.
- Tanggal 22 April 2025: Harga tetap stabil di Rp15.000 per kilogram, tidak mengalami perubahan.
Harga Beras 1 Kilogram di Wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur
Meskipun kedua wilayah ini terletak di sisi timur dan barat ibu kota, harga beras di Jakarta Barat dan Jakarta Timur menunjukkan perbedaan yang mencolok. Di Jakarta Barat, harga beras menunjukkan kestabilan yang mencerminkan kondisi pasar yang tenang, sedangkan Jakarta Timur justru mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan ini mungkin dipicu oleh peningkatan pasokan lokal atau kebijakan distribusi pangan yang diterapkan. Jakarta Barat:
- Tanggal 21 April 2025: Harga beras tercatat sebesar Rp15.000 per kilogram.
- Tanggal 22 April 2025: Harga tetap tidak berubah, tetap di angka Rp15.000 per kilogram.
Jakarta Timur:
- Tanggal 21 April 2025: Harga beras tercatat pada Rp15.188 per kilogram.
- Tanggal 22 April 2025: Harga beras mengalami penurunan drastis menjadi Rp14.600 per kilogram, atau berkurang sebesar Rp588 dalam satu hari.
Harga beras per kilogram di daerah Jakarta Selatan
Jakarta Selatan tercatat sebagai satu-satunya daerah yang memiliki harga beras terendah di seluruh Jakarta. Kestabilan harga yang tidak mengalami perubahan selama dua hari berturut-turut mencerminkan kelancaran sistem distribusi dan permintaan yang relatif stabil, jika dibandingkan dengan wilayah lainnya yang mengalami fluktuasi harga yang lebih signifikan. Jakarta Selatan:
- Tanggal 21 April 2025: Harga beras mencapai Rp14.600 per kilogram, menjadikannya sebagai wilayah dengan harga terendah di antara lima wilayah Jakarta.
- Tanggal 22 April 2025: Harga tetap tidak berubah, tetap stabil di Rp14.600 per kilogram.
Faktor Penyebab Harga Beras Turun
Menurut Badan Pusat Statistik yang dikutip oleh ANTARA, kenaikan harga beras di seluruh Indonesia, termasuk Jakarta, umumnya terjadi karena berakhirnya musim panen raya. Hal ini mengakibatkan penurunan pasokan beras di pasar, yang pada gilirannya menyebabkan harga beras di tingkat penggilingan meningkat. Dengan kata lain, terdapat hubungan yang jelas antara ketersediaan beras dan harga yang berlaku di pasar.
Selain itu, faktor lain yang turut memengaruhi adalah fluktuasi harga gabah kering panen (GKP) yang dialami oleh petani, di mana harga tersebut sering kali melebihi Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Meskipun demikian, hal ini hanya mencerminkan secara umum penyebab-penyebab yang berkontribusi terhadap kenaikan harga beras di pasaran. Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat lebih mengerti dinamika yang terjadi dalam sektor pertanian dan dampaknya terhadap harga pangan.
Faktor Penyebab Harga Beras Turun
Penurunan harga beras sering kali terjadi saat panen lokal berlangsung atau ketika distribusi dari daerah yang surplus meningkat ke wilayah yang kekurangan. Hal ini diperkuat oleh data dari BPS yang menunjukkan bahwa ketika panen berlangsung dengan cuaca yang mendukung, hasil produksi beras menjadi melimpah. Akibatnya, harga gabah yang diterima petani menjadi lebih rendah, yang pada gilirannya menekan harga beras di tingkat penggilingan hingga ke pasar eceran.
Dengan demikian, fenomena penurunan harga beras dapat dipahami sebagai dampak dari keberhasilan panen dan distribusi yang efisien. Ketika hasil panen melimpah, petani cenderung mendapatkan harga yang lebih rendah untuk gabah mereka, yang berdampak langsung pada harga beras yang dijual kepada konsumen. Oleh karena itu, penting untuk memantau kondisi cuaca dan distribusi agar dapat memahami dinamika harga beras di pasaran.
FAQ
1. Berapa harga beras 1 kg hari ini di Jakarta? Harga beras per kilogram di Jakarta saat ini bervariasi, berkisar antara Rp14.600 hingga Rp15.250, tergantung pada lokasi. Perbedaan harga ini biasanya disebabkan oleh faktor distribusi dan permintaan di masing-masing wilayah.
2. Mengapa harga beras bisa naik tiba-tiba? Kenaikan harga beras yang mendadak disebabkan oleh berkurangnya pasokan setelah panen raya, peningkatan biaya distribusi, serta meningkatnya permintaan dari konsumen. Faktor-faktor ini dapat mempengaruhi kestabilan harga di pasar.
3. Kapan harga beras biasanya turun? Harga beras cenderung turun saat musim panen datang, di mana distribusi berlangsung lancar dan tidak ada gangguan dari cuaca atau masalah logistik. Pada saat ini, pasokan beras ke pasar meningkat, sehingga harga dapat berkurang.
4. Apakah semua jenis beras mengalami kenaikan harga? Tidak semua jenis beras mengalami kenaikan harga; beberapa jenis premium memang mengalami peningkatan, sedangkan jenis beras medium dan IR III sempat mengalami penurunan. Ini menunjukkan bahwa pergerakan harga beras tidak seragam di seluruh kategori.
5. Apakah harga beras berbeda di setiap wilayah Jakarta? Ya, harga beras berbeda di setiap wilayah Jakarta, yang dipengaruhi oleh faktor distribusi, permintaan lokal, dan stok beras di masing-masing daerah. Hal ini menyebabkan variasi harga yang cukup signifikan antara satu wilayah dengan yang lainnya.



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523397/original/037159800_1772810364-1001064226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456397/original/003531100_1766854165-florian-wirtz-liverpool-selebrasi-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523348/original/025470200_1772803676-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Maret_2026.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523376/original/059630300_1772808596-1001063972.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5406922/original/073555700_1762644816-IMG_4480.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523360/original/052804100_1772805112-IMG-20260306-WA0046.jpg)
















