Penjelasan Lengkap Perbedaan Flyover, Overpass, dan Underpass
Ketahui perbedaan mendasar antara flyover, overpass, dan underpass untuk memahami infrastruktur transportasi.

Kemacetan lalu lintas menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi banyak kota besar. Untuk mengatasi isu ini, berbagai langkah rekayasa transportasi telah diambil, termasuk pembangunan flyover.
Flyover adalah jalan layang yang dirancang untuk memperlancar aliran kendaraan di persimpangan yang padat, serta meningkatkan efisiensi perjalanan. Meskipun demikian, masih banyak orang yang belum memahami perbedaan antara flyover, overpass, dan underpass, meskipun ketiganya berfungsi sebagai solusi untuk lalu lintas yang lancar.
Artikel ini akan membahas secara rinci mengenai fungsi flyover, manfaatnya bagi pengguna jalan, perbedaannya dengan struktur jalan lainnya, serta tips aman berkendara di atas flyover.
Apa Itu Flyover?
Flyover merupakan konstruksi jalan yang dibangun di atas jalan utama dengan tujuan utama untuk mengurangi kemacetan, terutama di area perkotaan yang padat. Selain berfungsi sebagai jalur alternatif, flyover juga dirancang agar lalu lintas dapat berjalan lancar tanpa terhambat oleh lampu merah atau persimpangan.
Fungsi dan Manfaat Flyover
Keberadaan flyover memberikan berbagai manfaat bagi pengemudi dan lingkungan sekitarnya. Beberapa keuntungan utama yang dapat dirasakan secara langsung antara lain:
- Menurunkan tingkat kemacetan di persimpangan yang padat.
- Mempercepat durasi perjalanan karena arus lalu lintas berjalan lancar.
- Meningkatkan keselamatan di lokasi-lokasi yang rawan kecelakaan.
- Menurunkan emisi kendaraan akibat kemacetan dan memperbaiki kualitas udara di sekitar.
Flyover vs Overpass: Apa Bedanya?
Jembatan layang dan jembatan penyeberangan sering kali dianggap mirip, tetapi sebenarnya memiliki perbedaan dalam fungsi dan tempat penggunaannya. Jembatan layang lebih sering ditemukan di kota-kota besar yang memiliki lalu lintas kendaraan yang padat, sedangkan jembatan penyeberangan biasanya dibangun di atas jalur kereta api atau jalan regional untuk mengatasi rintangan seperti rel atau sungai.
Mengenal Struktur Underpass
Underpass merupakan jalur yang dirancang di bawah tanah untuk menghindari rintangan seperti rel kereta atau persimpangan yang ramai. Jika dibandingkan dengan flyover, pembangunan underpass memerlukan proses penggalian dan sistem drainase yang lebih kompleks, sehingga membutuhkan anggaran dan waktu yang lebih banyak.
Perbandingan Biaya dan Konstruksi
Dari segi biaya, flyover membutuhkan pondasi dan struktur yang kokoh, sehingga biayanya lebih tinggi dibandingkan dengan overpass. Di sisi lain, underpass memiliki biaya konstruksi yang besar karena melibatkan pekerjaan bawah tanah, pengelolaan drainase, dan potensi risiko banjir yang lebih tinggi jika tidak direncanakan dengan baik.
Pengaruh terhadap Lalu Lintas
Flyover secara substansial memperbaiki kelancaran arus lalu lintas di wilayah yang padat, sementara overpass lebih berfungsi untuk menyediakan akses antar jalur tanpa rintangan.
Di sisi lain, underpass memiliki peran penting di area yang memerlukan jalur untuk kendaraan besar atau yang memiliki kondisi geografis tertentu.
Tips Aman Melintasi Flyover
Aspek keselamatan saat berkendara di flyover perlu menjadi prioritas utama. Berikut adalah beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan:
- Sesuaikan kecepatan kendaraan dengan batas yang telah ditentukan.
- Selalu pertahankan jarak yang aman dari kendaraan di depan Anda.
- Jauhi berkendara di samping kendaraan besar seperti truk.
- Perhatikan kondisi cuaca yang dapat memengaruhi visibilitas dan membuat jalan menjadi licin.
- Ikuti semua rambu lalu lintas yang ada di sepanjang flyover.
Kapan Flyover Menjadi Solusi Terbaik?
Jembatan layang merupakan solusi yang ideal ketika suatu area menghadapi tingginya jumlah kendaraan dan sering terjebak dalam kemacetan di persimpangan. Kinerjanya terbukti efektif dalam mengurangi kepadatan, khususnya di kota-kota besar dengan infrastruktur jalan yang rumit.
Efek Flyover terhadap Lingkungan Kota
Selain membantu mengatasi kemacetan, flyover juga berkontribusi dalam mengurangi tingkat polusi udara.
Dengan berkurangnya durasi kendaraan terhenti atau terjebak dalam kemacetan, emisi gas buang dapat diminimalkan, sehingga kualitas udara di area sekitarnya menjadi lebih baik.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456635/original/096053100_1766912433-david.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482703/original/032905200_1769240466-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481618/original/046441300_1769139854-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481718/original/073974300_1769143211-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_11.39.13.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482655/original/001328400_1769236686-WhatsApp_Image_2026-01-24_at_13.06.13.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482514/original/029917200_1769226307-lula12.jpeg)



