Ambon Diguncang Gempa Darat Dangkal 5,5 Magnitudo, BMKG Imbau Waspada Gempa Susulan
Wilayah Ambon, Maluku, diguncang gempa bumi darat dangkal berkekuatan 5,5 magnitudo pada Sabtu pagi, 17 Januari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa Ambon ini tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diimbau tetap.

Ambon, Maluku, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 pada Sabtu pagi, 17 Januari 2026. Peristiwa ini terjadi di daratan dengan pusat gempa berada pada kedalaman 56 kilometer di sebelah barat daya Maluku Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) segera merilis informasi awal terkait kejadian ini untuk memastikan kecepatan penyampaian data kepada publik.
Meskipun data yang disampaikan BMKG bersifat awal dan dapat mengalami pembaruan seiring masuknya informasi yang lebih lengkap, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi. BMKG menekankan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah.
Getaran gempa dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas yang bervariasi. Skala MMI III-IV dilaporkan di Liang, Amahai, Kairatu, dan Ambon, sementara Seram Utara dan Sorong merasakan getaran dengan skala II-III MMI.
Detail Gempa dan Sebaran Getaran
Gempa bumi dengan magnitudo 5,5 yang mengguncang Ambon ini tercatat terjadi pada pukul 06.50.44 WIB. Pusat gempa yang berada di daratan pada kedalaman 56 kilometer di barat daya Maluku Tengah menunjukkan karakteristik gempa darat dangkal.
BMKG sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pemantauan gempa bumi di Indonesia, segera mempublikasikan data awal ini. Mereka menjelaskan bahwa data awal tersebut diprioritaskan untuk kecepatan informasi, sehingga masih ada kemungkinan penyesuaian setelah data yang lebih komprehensif terkumpul.
Dampak getaran gempa dirasakan cukup luas di beberapa daerah di sekitar pusat gempa. Wilayah seperti Liang, Amahai, Kairatu, dan Ambon melaporkan merasakan getaran dengan intensitas III-IV pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Skala III MMI berarti gempa dirasakan oleh beberapa orang, menyebabkan benda ringan bergoyang dan jendela bergetar.
Imbauan BMKG dan Kondisi Terkini
Meskipun gempa ini cukup dirasakan, BMKG telah memastikan bahwa gempa bumi 5,5 magnitudo di Ambon ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pernyataan ini bertujuan untuk menenangkan masyarakat dan mencegah kepanikan yang tidak perlu.
Namun demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Kewaspadaan ini penting untuk mengantisipasi potensi risiko dan memastikan keselamatan warga.
Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun adanya korban jiwa akibat gempa tersebut. Pihak berwenang masih terus memantau situasi dan mengumpulkan informasi lebih lanjut dari lapangan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)












