Como Merangsek Lima Besar Serie A Usai Hajar Pisa 3-0
Kemenangan telak 3-0 atas Pisa membuat Como merangsek ke posisi lima klasemen sementara Liga Italia, membuka asa untuk persaingan di papan atas Serie A.

Como berhasil menunjukkan performa impresif dengan menaklukkan Pisa 3-0 dalam laga pekan ke-19 Liga Italia yang berlangsung di Stadion Arena Garibaldi, Pisa, Selasa waktu setempat. Hasil gemilang ini membawa tim asuhan Cesc Fabregas melesat naik di tabel klasemen sementara. Tiga poin krusial ini diraih berkat gol-gol yang dicetak oleh Maximo Perrone dan brace dari Anastasios Douvikas, memastikan dominasi Como di markas lawan.
Kemenangan telak ini menjadi sinyal kuat ambisi Como untuk bersaing di papan atas Serie A musim ini. Dengan tambahan tiga angka, Como kini menempati posisi kelima klasemen sementara Liga Italia, mengumpulkan 33 poin dari 18 pertandingan yang telah dijalani. Jarak enam poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan, menunjukkan potensi Como untuk terus memberikan kejutan di sisa musim.
Sebaliknya, kekalahan ini semakin membenamkan Pisa di dasar klasemen sementara Liga Italia. Mereka masih tertahan dengan 12 poin dari 19 pertandingan, terpaut tiga poin dari zona aman. Performa buruk Pisa di kandang sendiri menjadi tantangan besar bagi mereka untuk bisa keluar dari zona degradasi.
Dominasi Como di Kandang Pisa
Sejak awal pertandingan, Pisa sebenarnya sempat menciptakan peluang lebih dahulu melalui tembakan Matteo Tramoni. Namun, upaya tersebut masih melambung di atas mistar gawang Como, gagal mengancam serius. Como tidak tinggal diam dan mulai membangun serangan, meskipun belum ada gol tercipta di babak pertama.
Menjelang jeda, Como memiliki kesempatan emas berkat sundulan Marc Oliver Kempf. Sayangnya, bola masih melebar dari gawang Pisa, sehingga skor kacamata tetap bertahan hingga turun minum. Babak pertama berjalan cukup ketat dengan kedua tim saling berupaya mencari celah di pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Pisa kembali mencoba peruntungan dengan beberapa peluang yang diciptakan. Upaya dari Gabriele Piccinini dan Samuele Angori masih belum membuahkan hasil, menunjukkan ketatnya pertahanan Como. Kiper Como, Jean Butez, tampil solid menjaga gawangnya dari kebobolan.
Como kemudian berbalik memberikan ancaman serius melalui tendangan keras yang dilepaskan oleh Nico Paz. Tendangan tersebut masih dapat dihalau dengan baik oleh kiper Pisa, Adrian Semper, hanya menghasilkan tendangan sudut. Momen ini menjadi titik balik bagi Como untuk semakin meningkatkan intensitas serangan mereka.
Perrone dan Douvikas Jadi Pahlawan Kemenangan
Skuad asuhan Cesc Fabregas akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-68. Gol pembuka Como dicetak oleh Maximo Perrone, mengubah skor menjadi 1-0. Gol ini lahir dari skema serangan yang terorganisir, menunjukkan efektivitas strategi Como di babak kedua.
Hanya berselang delapan menit, Como berhasil menggandakan keunggulan mereka. Anastasios Douvikas mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-76, membuat kedudukan menjadi 2-0. Gol kedua ini semakin memantapkan posisi Como dan memberikan tekanan besar kepada tim tuan rumah.
Pisa sempat memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 setelah mendapatkan hadiah tendangan penalti. Namun, eksekusi yang dilakukan oleh M'Bala Nzola masih dapat digagalkan dengan gemilang oleh kiper Como, Jean Butez. Penyelamatan krusial ini menjaga keunggulan Como tetap dua gol dan meruntuhkan semangat juang Pisa.
Menjelang berakhirnya pertandingan, tepatnya pada menit 90+6, Como berhasil menutup laga dengan kemenangan telak 3-0. Anastasios Douvikas kembali mencetak gol keduanya pada laga ini, melengkapi brace-nya. Gol penutup ini menegaskan dominasi Como dan memastikan mereka pulang dengan poin penuh.
Posisi Lima Klasemen, Asa Como ke Papan Atas
Kemenangan impresif ini secara signifikan mengubah posisi Como di klasemen sementara Liga Italia. Mereka kini menduduki peringkat kelima dengan total 33 poin dari 18 pertandingan. Pencapaian ini menempatkan Como dalam persaingan ketat di zona Eropa, bahkan tidak terlalu jauh dari posisi teratas.
Dengan selisih enam poin dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen, Como memiliki peluang untuk terus merangsek naik jika mampu mempertahankan konsistensi performa. Tim asuhan Fabregas menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan di Serie A musim ini.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Pisa. Mereka masih terbenam di dasar klasemen sementara Liga Italia dengan hanya mengumpulkan 12 poin dari 19 pertandingan. Jarak tiga poin dari zona aman membuat perjuangan Pisa untuk bertahan di Serie A semakin berat.
Hasil pertandingan ini memperlihatkan perbedaan performa yang mencolok antara kedua tim. Como dengan ambisi besar untuk bersaing di papan atas, sementara Pisa berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi. Perjalanan Liga Italia masih panjang, namun kemenangan ini memberikan dorongan moral yang besar bagi Como.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5158422/original/012721900_1741665141-kata-kata-untuk-stop-bullying.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475190/original/073855700_1768554990-TPA_Benowo_mengubah_sampah_menjadi_energi_listrik.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2818452/original/068180400_1559103065-Screenshot_2019-05-13-17-09-10-899_com.miui.videoplayer.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475125/original/017162900_1768551859-Biawak_terjepit_pintu.png)












