FOTO: Penampakan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa Bengkulu
Di salah satu desa terdampak, sejumlah petugas Basarnas terlihat melakukan penanganan darurat terhadap bangunan-bangunan yang mengalami kerusakan parah.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah Bengkulu pada Jumat (23/5/2025) dini hari. Bencana alam itu menyebabkan sedikitnya 140 rumah warga mengalami kerusakan.
Dari jumlah tersebut, delapan rumah dilaporkan roboh, sementara sisanya mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Di salah satu desa yang terdampak, sejumlah petugas Basarnas terlihat melakukan penanganan darurat terhadap bangunan-bangunan yang mengalami kerusakan parah. Beberapa bangunan yang dinilai membahayakan warga telah dipasangi garis pengaman untuk mencegah risiko lebih lanjut.
Angin kencang terjang Banyuwangi pada Sabtu (7/2) petang, merusak 52 rumah di empat desa. BPBD Banyuwangi bergerak cepat salurkan bantuan darurat dan data kebutuhan warga.
Pasca **Gempa Situbondo** M 5,7, BNPB memastikan layanan kesehatan siaga 24 jam dan menyalurkan bantuan darurat. Bagaimana kondisi terkini warga terdampak dan upaya penanganan selanjutnya?
BMKG Pasang Seismograf Situbondo di desa terdampak gempa M 5,4 untuk selidiki penyebab kerusakan rumah. Apakah karena tanah rentan atau struktur bangunan? Cari tahu alasannya di sini!
16 Orang dirujuk ke RSUD Poso termasuk dua orang dalam kondisi kritis, enam orang dirawat di Puskesmas Tokorondo, serta sepuluh orang lainnya luka ringan.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Pantai Selatan Bengkulu Utara pada Sabtu pagi, namun BMKG memastikan Gempa Bengkulu ini tidak berpotensi tsunami.
Gubernur Bengkulu telah menyerahkan sembilan unit Rumah Tahan Gempa bagi korban gempa Mei 2025. Bagaimana skema pembangunannya dan apa rekomendasi BNPB terkait spesifikasi RTG?