Gubernur NTB Instruksikan Penyelamatan Artefak Samalas di Tanak Beaq
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menginstruksikan upaya penyelamatan artefak Samalas yang ditemukan di Tanak Beaq, Lombok Tengah, demi menjaga jejak sejarah peradaban kuno dan potensi wisata edukasi.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal baru-baru ini menginstruksikan upaya penyelamatan dan pendataan artefak-artefak bersejarah. Artefak ini tertimbun material lahar dingin akibat letusan dahsyat Gunung Samalas pada abad ke-13.
Instruksi ini secara khusus menyoroti lokasi Tanak Beaq di Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, yang menjadi titik penemuan artefak. Masyarakat setempat kerap menemukan benda-benda bersejarah saat melakukan penggalian tanah di area tersebut.
Langkah penyelamatan artefak Samalas ini sangat krusial untuk mencegah hilangnya jejak sejarah. Selain itu, upaya ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi Tanak Beaq sebagai destinasi museum geologi dan pusat edukasi sejarah.
Potensi Sejarah Tersembunyi di Tanak Beaq
Tanak Beaq menyimpan kekayaan sejarah yang luar biasa, menawarkan gambaran langsung mengenai dampak letusan Gunung Samalas abad ke-13. Kawasan ini menjadi saksi bisu peradaban lampau yang terkubur oleh lahar dingin.
Erupsi kolosal Gunung Samalas, yang kini lebih dikenal sebagai Gunung Rinjani, pada tahun 1257 Masehi, telah menyebabkan hilangnya Kerajaan Pamatan. Kerajaan kuno ini diyakini berlokasi di Tanak Beaq, menjadikannya situs arkeologi yang sangat penting.
Berbagai artefak, mulai dari peralatan memasak hingga gerabah, sering ditemukan oleh penduduk sekitar. Penemuan ini menjadi jendela untuk mengungkap cerita peradaban masa lalu yang pernah berkembang di kaki Gunung Samalas.
Penggalian yang dilakukan masyarakat secara mandiri kerap menghasilkan temuan-temuan berharga. Namun, artefak-artefak tersebut masih tersimpan secara pribadi, menimbulkan kekhawatiran akan potensi hilangnya data sejarah penting.
Urgensi Penyelamatan Artefak Samalas
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menekankan pentingnya tindakan cepat dalam penyelamatan artefak Samalas. Tanpa intervensi segera, artefak-artefak ini berisiko hilang tanpa jejak, mengakibatkan kerugian besar bagi pemahaman sejarah lokal dan nasional.
Kondisi artefak yang tersebar dan belum terdata secara resmi menjadi tantangan utama. Upaya pendataan dan konservasi yang terkoordinasi sangat dibutuhkan untuk memastikan kelestarian peninggalan berharga ini.
Hilangnya artefak berarti hilangnya bagian penting dari narasi sejarah peradaban yang pernah ada di NTB. Oleh karena itu, instruksi gubernur ini menjadi panggilan untuk melindungi warisan budaya yang tak ternilai.
Penyelamatan ini bukan hanya tentang mengumpulkan benda-benda kuno, melainkan juga tentang merekonstruksi dan memahami kehidupan masyarakat di era Kerajaan Pamatan. Data dari artefak dapat memberikan wawasan mendalam tentang teknologi, sosial, dan budaya mereka.
Visi Museum Geologi dan Edukasi
Kawasan Tanak Beaq memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi museum geologi yang komprehensif. Museum ini tidak hanya akan memamerkan artefak, tetapi juga menjelaskan fenomena geologi yang membentuk lanskap dan sejarah daerah tersebut.
Pengembangan ini diharapkan dapat menarik wisatawan sekaligus berfungsi sebagai ruang edukasi. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah letusan Gunung Samalas, peradaban kuno, dan geologi lokal secara interaktif dan menarik.
Dengan adanya museum, artefak-artefak Samalas yang telah diselamatkan dapat dipamerkan secara layak dan aman. Hal ini akan memberikan akses kepada publik untuk mengapresiasi serta mempelajari kekayaan sejarah NTB.
Inisiatif ini juga berpotensi mendorong perekonomian lokal melalui sektor pariwisata dan pendidikan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan visi ini.
Sumber: AntaraNews



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)










