Heroisme Remaja Tapteng: Divan Simangunsong Gugur Tertimbun Longsor Usai Selamatkan Ayah Stroke
Kisah pilu Heroisme Remaja Tapteng, Divan Simangunsong (21), yang gugur tertimbun longsor setelah berjuang menyelamatkan ayahnya yang stroke di Tapanuli Tengah. Tragedi ini menyisakan duka mendalam.

Sebuah kisah heroik sekaligus tragis menyelimuti Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, ketika longsor besar melanda wilayah tersebut. Divan Simangunsong (21) menjadi sorotan atas tindakannya menyelamatkan sang ayah yang menderita stroke saat bencana terjadi. Peristiwa memilukan ini terjadi di Perumahan Pandan Permai, Aek Matauli, Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan.
Pada Selasa, 25 November, sekitar pukul 09.30 WIB, setelah lima hari hujan deras tanpa henti, longsor menerjang. Divan sempat berhasil membawa keluarganya keluar dari rumah menuju tempat aman. Namun, ia memutuskan kembali masuk ke dalam rumah yang mulai runtuh.
Tujuannya mulia, yakni memastikan tidak ada perlengkapan sang ayah yang tertinggal di tengah ancaman longsor susulan. Sayangnya, saat Divan kembali masuk, longsor kedua yang lebih dahsyat langsung menguburnya. Warga sekitar pun tak sempat menolongnya dari bencana alam tersebut.
Detik-Detik Heroisme Remaja Tapteng dalam Bencana Longsor
Divan Simangunsong, remaja berusia 21 tahun, awalnya telah berhasil menyelamatkan diri bersama anggota keluarganya dari terjangan longsor. Namun, rasa tanggung jawab dan kasih sayangnya terhadap sang ayah yang stroke mendorongnya untuk kembali. Ia ingin memastikan semua perlengkapan penting ayahnya tidak tertinggal di tengah situasi darurat tersebut.
Pindo Pasaribu, salah satu tetangga korban, menyaksikan langsung momen krusial tersebut. Menurut Pindo, Divan Simangunsong kembali masuk ke dalam rumah yang sudah tidak aman. Tindakan ini menunjukkan keberanian luar biasa dari remaja Tapteng tersebut demi keluarganya.
Saat Divan kembali masuk, longsor susulan yang jauh lebih hebat datang membawa material berat. Batang kayu besar dan bongkahan batu berdiameter hingga dua meter dari Bukit Aek Matauli langsung mengubur lokasi. "Warga sempat menarik dia, tapi kakinya jatuh ke selokan. Tidak ada waktu, bukit sudah runtuh lagi," kata Pindo, menggambarkan keputusasaan warga saat itu.
Pesan terakhir Divan kepada orang tuanya, "Teriak dia pergilah bapak mamak (cari pengungsian aman) saya yang akan mencari kalian nanti," kini menjadi kenangan pilu. Kisah Heroisme Remaja Tapteng ini menunjukkan pengorbanan besar yang dilakukan Divan.
Dampak Longsor dan Upaya Pencarian Korban di Tapanuli Tengah
Bagian sisi tenggara Bukit Aek Matauli runtuh secara masif, membawa bebatuan dan batang kayu besar. Bencana longsor ini menimbun belasan rumah warga di Perumahan Pandan Permai. Lokasi kejadian kini meninggalkan jurang setinggi ratusan meter dengan kemiringan mencapai 45 derajat, menunjukkan dahsyatnya longsor Tapanuli Tengah.
Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sujarwadi, melaporkan data terkini mengenai dampak longsor. Hingga Sabtu pagi, jumlah korban meninggal dunia di Tapanuli Tengah mencapai 115 orang. Sementara itu, 594 orang berhasil selamat, dan 169 orang masih dinyatakan hilang dalam tragedi ini.
Tim petugas SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian korban hilang hingga hari ke-12 pasca-kejadian. Pencarian jasad Divan Simangunsong menjadi salah satu fokus utama. Mereka menggali material longsor yang diperkirakan berkedalaman lebih dari tujuh meter menggunakan ekskavator untuk menemukan korban.
Kondisi keluarga Divan Simangunsong juga mendapat perhatian khusus. Ayah dan ibu korban saat ini sudah dievakuasi ke pengungsian dengan pendampingan tim petugas gabungan. Sementara itu, adik perempuan Divan menjalani pemeriksaan medis di Kapal Bantu Rumah Sakit KRI dr. Radjiman untuk memastikan kesehatannya.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482441/original/024948900_1769210307-1001544126.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482440/original/041593200_1769209602-154379.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482439/original/097662000_1769208475-IMG-20260124-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482423/original/007306000_1769187020-1000017452.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482422/original/066428100_1769187014-IMG-20260123-WA0194.jpg)

















