Cuaca Ekstrem Landa Batang, Empat Rumah Terdampak Longsor di Empat Titik dan Banjir Rendam 9 Desa
Bencana longsor ada wilayah pegunungan hingga kawasan perkotaan di Kabupaten Batang akibat hujan deras.

BPBD Kabupaten Batang mencatat bencana longsor ada wilayah pegunungan hingga kawasan perkotaan di Kabupaten Batang akibat hujan deras. Setidaknya empat titik longsor terjadi di Kecamatan Bandar, Reban, Batang, dan Blado.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Batang, M Fajeri mengatakan ada beberapa longsor ada di Dukuh Tampingan RT 02 RW 01, Desa Tombo, Kecamatan Bandar. Di lokasi tersebut, empat rumah warga dilaporkan terdampak material longsoran.
Longsor juga terjadi di Desa Reban, Kecamatan Reban, dengan satu rumah warga terdampak. Peristiwa serupa tercatat di Desa Kecepak, Kecamatan Batang, yang mengakibatkan satu rumah mengalami dampak longsoran.
Sementara itu, longsor di Dukuh Wales, Desa Wonobodro, Kecamatan Blado, juga menyebabkan satu rumah terdampak. Selain longsor, hujan deras yang turun terus menerus mengakibatkan banjir di sembilan desa dan kelurahan di Kecamatan Batang.
Wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Karangasem Utara, Kelurahan Kasepuhan, Kelurahan Watesalit, Kelurahan Proyonanggan Tengah, serta Desa Klidang Lor, Denasri Kulon, Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, dan Desa Kalisalak, Kelurahan Karangasem Utara.
"Wilayah dengan dampak terluas. Banjir di Karangasem Utara merendam delapan RW dengan total terdampak mencapai 3.196 kepala keluarga atau sekitar 12.784 jiwa," ujar dia.

Ketinggian air di wilayah ini dilaporkan berkisar antara 30 hingga 120 sentimeter. Sebanyak tiga orang dewasa dan satu balita terpaksa mengungsi ke Masjid Al Ikhlas RW 05, meski sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing.
Di Desa Klidang Lor, banjir merendam RW 02 dan RW 03 dengan total sekitar 600 kepala keluarga atau 2.400 jiwa terdampak. Ketinggian genangan air di desa tersebut juga mencapai 30 hingga 120 sentimeter.
Banjir turut menggenangi wilayah Kelurahan Watesalit, khususnya di RW 01 hingga RW 03. Kelurahan Kasepuhan dan Kelurahan Proyonanggan Tengah juga dilaporkan terdampak banjir meski data rinci masih terus dihimpun. Desa Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, Denasri Kulon, dan Desa Kalisalak turut masuk dalam daftar wilayah terdampak banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Wawan Nurdiansyah, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Batang, M Fajeri, menyampaikan bahwa laporan ini masih bersifat sementara.
“Laporan ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata M Fajeri, Sabtu (17/1).
BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak. Dalam upaya penanganan darurat, BPBD Kabupaten Batang mengerahkan personel bersama Kodim Batang, Polres Batang, serta relawan kebencanaan.
"Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan keselamatan warga dan percepatan penanganan dampak bencanan," ujar dia.
Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Batang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
"Jika ada tanda-tanda bahaya, masyarakat diminta lapor kepada aparat desa," kata Fajeri.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)























