Jumlah WNA yang Datang ke Jateng Meningkat Drastis September Hingga Desember 2025, ini Penyebabnya
Peningkatan ini mulai terlihat sejak kembali dibukanya penerbangan internasional Bandara Ahmad Yani pada 5 September 2025.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang mencatat lonjakan signifikan jumlah kedatangan warga negara asing (WNA) melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang sepanjang September hingga Desember 2025. Dalam periode tersebut, tercatat sebanyak 5.266 WNA mendarat di bandara internasional tersebut.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo, menjelaskan bahwa peningkatan ini mulai terlihat sejak kembali dibukanya penerbangan internasional Bandara Ahmad Yani pada 5 September 2025. Kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap arus lalu lintas orang yang masuk ke Semarang dari luar negeri.
Sebelum penerbangan internasional kembali beroperasi, yakni pada periode 1 Januari hingga 4 September 2025, jumlah WNA yang datang masih sangat terbatas. Dalam rentang waktu tersebut, hanya 115 WNA dari negara-negara Asia sekitar yang tercatat singgah di Bandara Ahmad Yani. Total lalu lintas penumpang pada periode itu mencapai 33.748 orang, termasuk WNA.
"Jadi, sejak dibukanya kembali penerbangan internasional, terjadi kenaikan lalu lintas orang sebanyak 28,5 kali lipat. Sebelumnya, lalu lintas orang hanya tercatat 1.184 orang,” kata Ari Widodo, Rabu (24/12).
Paling Banyak WNA Malaysia
Data keimigrasian menunjukkan, WNA asal Malaysia menjadi yang paling dominan dengan jumlah 2.633 orang. Posisi berikutnya ditempati warga China sebanyak 1.717 orang, disusul India sebanyak 243 orang, Filipina 94 orang, Amerika Serikat 68 orang, Korea Selatan 55 orang, Singapura 40 orang, Thailand 30 orang, Belanda 28 orang, serta Vietnam sebanyak 16 orang.
Tak hanya mencatat kedatangan, sepanjang tahun 2025 Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang juga memberikan berbagai layanan keimigrasian terkait izin tinggal kepada 6.861 WNA.
“Kami sudah ada layanan tersebut meliputi perpanjangan izin tinggal kunjungan, izin tinggal terbatas, izin tinggal tetap, penerbitan izin masuk kembali, serta layanan keimigrasian lainnya,” ujarnya.
Lonjakan Permohonan Paspor
Selain itu, Imigrasi Semarang juga mencatat lonjakan permohonan paspor yang mencapai 63.308 pemohon. Peningkatan ini dipengaruhi oleh tingginya minat masyarakat untuk bepergian ke luar negeri, seiring dibukanya kembali dan bertambahnya rute penerbangan internasional dari Bandara Ahmad Yani.
“Ada maskapai komersial yang melayani penerbangan luar negeri dari Semarang. Sejumlah tujuan favorit warga Semarang dan sekitarnya antara lain Kuala Lumpur, China, Hong Kong, beberapa negara Eropa, serta destinasi internasional lainnya,” jelasnya.
Dari aspek pengawasan dan penindakan, Imigrasi Semarang sepanjang 2025 telah melakukan 25 tindakan administratif keimigrasian, satu tindakan pro justitia, 11 pendeportasian, serta 23 tindakan pendetensian terhadap WNA.
“Dan desa binaan ada tujuh lokasi. Antara lain di Desa Wonorejo, Sarirejo, Prajan Kulon, Karangtengah Kendal dan sebagian di Ungaran,” tandasnya.


























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)



















