KTT G20 AS Prioritaskan Ekonomi, Isu Geopolitik Dialihkan
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Amerika Serikat akan memprioritaskan pembahasan ekonomi, dengan isu geopolitik dialihkan ke pertemuan menteri luar negeri, memicu perdebatan.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat dipastikan akan menempatkan fokus utama pada isu-isu ekonomi. Hal ini ditegaskan oleh Sherpa Rusia G20, Svetlana Lukash, yang menyatakan bahwa rekan-rekan Amerika telah mengklarifikasi posisi tersebut. Pertemuan puncak para pemimpin G20 ini dijadwalkan berlangsung di Miami pada Desember 2026.
Menurut Lukash, pembahasan mengenai isu geopolitik tidak akan menjadi agenda utama dalam KTT G20 kali ini. Sebaliknya, topik-topik sensitif tersebut akan secara eksklusif dibahas dalam forum pertemuan para menteri luar negeri negara-negara anggota G20. Pendekatan ini menunjukkan upaya untuk memisahkan agenda ekonomi dari dinamika politik global yang lebih luas.
Sebelumnya, Washington telah menjadi tuan rumah pertemuan pertama perwakilan negara-negara G20 pada 15-16 Desember lalu, menandai dimulainya presidensi Amerika Serikat. Meskipun fokus ekonomi telah ditetapkan, keputusan ini muncul di tengah kontroversi terkait undangan beberapa negara anggota, khususnya Afrika Selatan.
Prioritas Ekonomi dan Batasan Geopolitik di KTT G20 AS
Keputusan Amerika Serikat untuk memusatkan perhatian KTT G20 pada aspek ekonomi mencerminkan keinginan untuk menjaga forum ini tetap relevan dengan tujuan awalnya. Diskusi mengenai pertumbuhan global, stabilitas keuangan, dan kerja sama perdagangan diharapkan mendominasi agenda. Pendekatan ini bertujuan untuk menghindari polarisasi yang sering terjadi dalam isu-isu geopolitik.
Svetlana Lukash, Sherpa G20 dari Rusia, menegaskan bahwa Amerika Serikat telah secara eksplisit menyatakan G20 bukanlah platform untuk membahas isu-isu geopolitik. Pernyataan ini menggarisbawahi upaya tuan rumah untuk mengarahkan diskusi ke ranah yang lebih konstruktif dan kolaboratif. Forum menteri luar negeri dianggap lebih tepat untuk menampung perdebatan politik antarnegara.
Dengan demikian, KTT para pemimpin G20 di Miami pada Desember 2026 akan menjadi ajang penting bagi para pemimpin dunia untuk merumuskan strategi ekonomi bersama. Harapannya, fokus yang jelas ini dapat menghasilkan solusi konkret untuk tantangan ekonomi global. Pengalihan isu geopolitik ke forum terpisah diharapkan dapat menjaga efektivitas KTT G20 AS.
Kontroversi Undangan dan Kritik Terhadap Afrika Selatan
Di tengah persiapan KTT G20 AS, muncul kontroversi signifikan terkait kebijakan undangan yang diterapkan oleh Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pada 3 Desember 2025, secara terbuka menyatakan bahwa Washington tidak akan mengundang Afrika Selatan ke pertemuan G20 selama masa presidensi AS. Keputusan ini memicu perdebatan di kancah internasional.
Rubio menuduh Afrika Selatan melakukan tindakan rasisme terhadap warga Afrikaner, sebuah kelompok etnis keturunan Belanda. Selain itu, ia juga mengkritik kepemimpinan Afrika Selatan sebelumnya di G20. Menurut Rubio, Afrika Selatan terlalu berfokus pada isu perubahan iklim, keragaman, inklusivitas, dan ketergantungan Afrika pada bantuan asing.
Kritik tersebut mengindikasikan adanya ketidaksepahaman pandangan antara Amerika Serikat dan Afrika Selatan mengenai prioritas dalam agenda G20. Rubio berpendapat bahwa fokus Afrika Selatan mengabaikan kepentingan dan perspektif Amerika Serikat. Situasi ini menunjukkan kompleksitas hubungan antarnegara anggota G20 dan tantangan dalam mencapai konsensus.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483341/original/030961800_1769382685-Pembangunan_di_atas_danau_di_Depok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/679846/original/ilustrasi-penganiayaan-140520-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483329/original/055706900_1769381070-Eks_Napiter_di_Lampung_berinisial_JMD.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483328/original/072840600_1769380392-Direktur_Reskrimum_Polda_Sumut__Kombes_Pol_Ricko_Taruna_Mauruh.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483288/original/073482700_1769357867-000_93XG7YK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483285/original/058893000_1769356791-Screenshot_20260125_221700_Instagram.jpg)













