Meskipun 41 Nomor Unggulan Dihapus, Ini Target SEA Games 2025 Indonesia: Bertahan di Peringkat Tiga
Menpora Erick Thohir menetapkan Target SEA Games 2025 Indonesia untuk mempertahankan peringkat tiga, meski dihadapkan tantangan berat dengan dihapusnya 41 nomor unggulan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir telah mengumumkan target ambisius bagi kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 mendatang. Indonesia bertekad untuk mempertahankan posisi ketiga, sebuah prestasi yang berhasil diraih pada SEA Games 2023 di Kamboja. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 16 Oktober, menandai dimulainya persiapan serius.
Penetapan target ini mencerminkan keinginan kuat untuk menjaga konsistensi prestasi olahraga nasional di kancah Asia Tenggara. Meskipun demikian, Menpora mengakui bahwa pencapaian Target SEA Games 2025 ini tidak akan mudah. Berbagai tantangan besar telah menanti di Thailand, terutama terkait perubahan daftar cabang olahraga yang dipertandingkan.
Salah satu kendala utama adalah dihapusnya sejumlah nomor cabang olahraga yang sebelumnya menjadi lumbung medali emas bagi Indonesia. Situasi ini menuntut strategi adaptif dan evaluasi mendalam dari seluruh pihak terkait. Persiapan matang dan kolaborasi antar federasi menjadi kunci utama untuk menghadapi kompetisi dua tahunan ini dengan optimisme tinggi.
Tantangan Berat Menuju Target Peringkat Tiga di SEA Games 2025
Target mempertahankan peringkat ketiga di SEA Games 2025 menghadapi rintangan signifikan yang perlu diatasi. Menpora Erick Thohir secara terbuka menyatakan bahwa banyak nomor cabang olahraga unggulan Indonesia pada edisi sebelumnya tidak akan dipertandingkan di Thailand. Perubahan ini tentu saja berdampak besar pada proyeksi perolehan medali emas yang diharapkan.
Pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga mencatat, dari total 87 nomor yang menyumbang medali emas untuk Indonesia di SEA Games Kamboja 2023, sebanyak 41 nomor di antaranya tidak masuk dalam daftar pertandingan di Thailand. Kondisi ini secara otomatis mengurangi potensi perolehan medali emas secara drastis. Proyeksi awal menunjukkan peluang perolehan medali emas hanya sekitar 46, angka yang masih jauh di bawah jumlah yang dibutuhkan untuk mencapai target.
Untuk mempertahankan peringkat ketiga, Indonesia setidaknya harus mengamankan antara 82 hingga 90 medali emas. "Kalau kita mau ranking tiga itu harus 82 sampai 90 emas," ujar Erick Thohir, menegaskan besarnya gap yang harus dikejar. Kesenjangan antara potensi awal dan target yang dibutuhkan menjadi pekerjaan rumah besar bagi kontingen Indonesia dalam mencapai Target SEA Games 2025 yang ambisius ini.
Strategi dan Evaluasi Menpora untuk Memenuhi Target SEA Games 2025
Menyikapi tantangan tersebut, Menpora Erick Thohir menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh dan strategi adaptif yang cepat. Dari hasil evaluasi sementara, pihaknya telah mendeteksi adanya potensi penambahan medali emas sebanyak 32 dari cabang olahraga lain. Namun, jika angka ini digabungkan dengan proyeksi awal 46 emas, totalnya masih 78, yang berarti belum cukup untuk mengamankan posisi peringkat ketiga yang diinginkan.
Oleh karena itu, Menpora berencana untuk segera mengadakan pembahasan terbuka dengan seluruh pengurus federasi olahraga di Indonesia. Diskusi ini bertujuan untuk memetakan kembali target medali secara realistis dan mencari solusi atas kekurangan yang ada. "Karena realitas hari ini (belum bisa mencapai) ranking tiga," tambahnya, menekankan urgensi situasi dan kebutuhan akan kolaborasi semua pihak.
Dalam waktu sekitar 1,5 bulan menuju SEA Games 2025, Menpora akan terus mendeteksi rencana-rencana dari setiap pengurus federasi. Upaya ini diharapkan dapat memantapkan kembali target tambahan medali dan memastikan persiapan optimal bagi para atlet. Kehadiran Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari dan Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 Bayu Priawan Djokosoetono dalam konferensi pers menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi Target SEA Games 2025 ini dengan semangat juang tinggi.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)






















