Pemkab Bantul Gencarkan Kampanye Manfaat Konsumsi Ikan untuk Kesehatan Optimal
Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar peringatan Hari Ikan Nasional, gencar kampanyekan manfaat konsumsi ikan yang kaya Omega 3, 6, dan 9 demi kesehatan jantung, otak, serta mata masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, baru-baru ini menggelar Peringatan Hari Ikan Nasional (HIN). Acara ini merupakan bagian dari upaya masif untuk mengkampanyekan pentingnya gemar makan ikan di kalangan masyarakat luas. Inisiatif ini didasari oleh kandungan nutrisi ikan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menekankan bahwa peringatan HIN bertujuan agar warga Bantul semakin menggemari konsumsi ikan. Menurutnya, ikan mengandung zat-zat esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk menjaga fungsi organ vital. Kampanye ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan pola makan masyarakat.
Kegiatan Peringatan HIN ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi juga dirangkai dengan berbagai acara menarik. Bertempat di Pasar Blumbang Dewikerten, Kelurahan Wirokerten, acara tersebut meliputi mancing bersama dan bazar UMKM aneka olahan ikan yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Kaya Nutrisi, Jaga Kesehatan Jantung, Otak, dan Mata
Bupati Abdul Halim Muslih menjelaskan secara rinci mengenai kandungan gizi istimewa dalam ikan. Ia menyebutkan bahwa ikan kaya akan Omega 3, Omega 6, dan Omega 9, nutrisi penting yang seringkali kurang diperhatikan dalam pola makan sehari-hari. Kandungan ini memiliki peran krusial bagi berbagai organ vital tubuh manusia.
"Mengapa? karena ikan itu mengandung Omega 3, Omega 6, dan Omega 9, yang bermanfaat untuk setidaknya tiga organ tubuh kita yang penting yaitu jantung, otak, dan mata," kata Bupati Halim. Pernyataan ini menegaskan urgensi untuk meningkatkan konsumsi ikan demi kesehatan jangka panjang. Masyarakat diharapkan mulai mengurangi konsumsi daging olahan yang kurang sehat.
Lebih lanjut, Bupati Halim menguraikan manfaat spesifik dari ketiga jenis Omega tersebut. Omega 3, 6, dan 9 sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, organ vital yang seringkali terganggu akibat pola makan tidak sehat. Selain itu, kandungan ini juga berperan besar dalam meningkatkan kecerdasan otak, memungkinkan individu untuk berpikir kreatif dan mengendalikan diri dengan lebih baik.
Tidak hanya itu, kesehatan mata juga menjadi fokus utama yang bisa didapatkan dari konsumsi ikan secara rutin. Dengan mata yang sehat, kualitas hidup seseorang akan meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, ajakan untuk membiasakan makan ikan menjadi sangat relevan bagi seluruh lapisan masyarakat Bantul.
Ajakan Konsumsi Ikan dan Pentingnya Pengolahan Tepat
Bupati Halim dengan tegas mengajak seluruh warga Bantul untuk membiasakan diri mengonsumsi ikan. Ia menekankan bahwa jantung yang kuat, otak yang cerdas, dan mata yang sehat adalah dambaan setiap orang, terutama bagi anak-anak. "Maka kita warga Bantul, ayo pada makan ikan, terutama bapak ibu keluarga yang memiliki anak, juga harus mulai membiasakan konsumsi ikan, karena anak kita harus punya jantung kuat, otak yang cerdas, mata yang sehat," ujarnya.
Pola makan masyarakat Bantul diharapkan tidak hanya terpaku pada daging, ayam, tahu, atau tempe saja. Ikan harus menjadi bagian integral dari menu makanan sehari-hari. Dengan begitu, asupan nutrisi esensial seperti Omega 3, 6, dan 9 dapat terpenuhi secara optimal, mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang sehat.
Namun, Bupati juga memberikan catatan penting terkait cara pengolahan ikan. Kandungan Omega 3, 6, dan 9 dalam ikan akan memberikan manfaat maksimal jika proses pengolahannya dilakukan dengan baik dan tepat. Para produsen makanan olahan ikan memiliki peran krusial dalam mempertahankan nutrisi tersebut.
"Maka para produsen makanan olahan ikan juga harus terus-menerus belajar bagaimana cara mengolah ikan yang baik, supaya kandungan Omega tidak lepas, atau bagaimana olahan yang tepat agar tetap mempertahankan kandungan yang bermanfaat itu," pungkasnya. Edukasi mengenai teknik pengolahan yang benar menjadi kunci agar manfaat ikan tidak hilang sia-sia.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482441/original/024948900_1769210307-1001544126.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482440/original/041593200_1769209602-154379.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482439/original/097662000_1769208475-IMG-20260124-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482423/original/007306000_1769187020-1000017452.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482422/original/066428100_1769187014-IMG-20260123-WA0194.jpg)












