Prabowo Ungkap Isi Pertemuan dengan Ignasius Jonan, Ada Pembahasan soal Whoosh
Prabowo mengaku senang bisa bertemu dan bertukar pikiran langsung dengan Jonan. Ia menilai sosok Jonan adalah tokoh bangsa.

Presiden Prabowo Subianto mengungkap isi pembicaraannya dengan mantan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan selama 2 jam di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (4/11). Prabowo menyampaikan dirinya dan Jonan saling tukar-menukar pandangan sebagai tokoh bangsa.
"Ya, kita tukar-menukar pandangan, ya. Beliau, saya kira, tokoh. Tokoh bangsa," kata Prabowo di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (4/11).
Dia mengaku senang dapat bertemu dan saling menukar padangan dengan Ignasius Jonan. Salah satu yang dibahas Prabowo dengan Jonan yakni, proyek kereta cepat Whoosh.
"Jadi, saya senang selalu ketemu dan tukar-menukar pandangan dalam banyak hal," ucap dia.
"Ya, kita bicara selalu (soal Whoosh)," sambung Prabowo.
Sebelumnya, Mantan Menteri Perhubungan (Mantan Menhub) Ignasius Jonan menyatakan siap jika diminta oleh Presiden Prabowo Subianto untuk kembali mengabdi, meski dalam obrolannya selama 2 jam di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 3 November 2025 belum ada tawaran.
"Kalau sebagai warga negara, kalau diminta untuk bekerja untuk negara ya mestinya siap, kalau mampu. Kalau saya mampu sih ya. Itu saja sih. Ya tergantung yang ngasih tugas," ujar Ignasius saat ditanya awak media terkait peluang untuk kembali mengabdi bagi negara, melansir Antara, Selasa (4/11).
Dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo dalam rangka bertukar pandangan seputar program pemerintah, ia menyebut belum ada tawaran penugasan apa pun dari Kepala Negara.
Jonan mengatakan, pertemuannya dengan Presiden murni bersifat diskusi dan tukar pandangan sebagai warga negara.
"Enggak ada tawaran. Ini cuma diskusi," ucap dia.
Jonan Siap Jika Diminta Kembali

Meski demikian, Jonan menyatakan kesiapannya jika suatu saat negara kembali memintanya untuk mengemban tugas tertentu.
Ia menegaskan kesediaannya tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai warga negara, bukan karena ada pembicaraan khusus mengenai jabatan atau penugasan.
Jonan sebelumnya bertemu Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan yang difasilitasi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, membahas berbagai isu pembangunan nasional hingga program kerakyatan.
Kepemimpinan Jonan di PT KAI (Persero)
Nama Jonan melambung saat menjabat Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) periode 2009 hingga 2014. Di bawah kepemimpinannya, PT KAI bertransformasi memperbaiki layanan publik dan manajemen operasional hingga mengubah wajah transportasi kereta api Indonesia menjadi lebih baik.
Keberhasilan tersebut membawanya ke kursi pemerintahan sebagai Menteri Perhubungan (2014-2016), dan kemudian sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dari tahun 2016 hingga 2019, sebelum akhirnya kembali aktif sebagai komisaris di berbagai perusahaan swasta terkemuka.



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)























