Puting Gatal saat Hamil? Ini Penyebab dan Solusinya
Puting gatal saat hamil umum terjadi, dipicu perubahan hormon dan kulit. Pahami penyebabnya agar bisa ditangani tepat.

Kehamilan adalah fase yang penuh perubahan, baik secara fisik maupun emosional. Di tengah kebahagiaan menyambut hadirnya buah hati, ibu hamil juga dihadapkan pada berbagai tantangan tubuh yang berubah drastis. Salah satu keluhan yang sering kali muncul namun jarang dibicarakan secara terbuka adalah rasa gatal pada area puting. Meskipun terdengar sepele, kondisi ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Bagi sebagian ibu hamil, gatal di puting terasa sebagai sensasi yang terus-menerus mengganggu, bahkan kadang disertai dengan rasa perih atau kemerahan. Tak sedikit pula yang merasa khawatir, bertanya-tanya apakah kondisi ini normal atau justru pertanda adanya masalah serius. Kabar baiknya, gatal pada puting saat hamil merupakan hal yang umum terjadi dan dalam banyak kasus, tidak berbahaya.
Namun, memahami penyebab di balik kondisi ini sangat penting agar ibu hamil tidak panik dan dapat mengambil langkah penanganan yang tepat. Dengan perawatan sederhana dan perhatian pada kebersihan serta kelembapan kulit, keluhan ini bisa diredakan secara signifikan. Berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab serta cara mengatasi puting gatal selama kehamilan.
Penyebab Umum Puting Gatal Selama Kehamilan

Salah satu faktor utama penyebab puting terasa gatal saat hamil adalah lonjakan hormon estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini berperan dalam mempersiapkan tubuh ibu untuk menyusui, yang secara alami menyebabkan pertumbuhan jaringan payudara dan peningkatan aliran darah di area tersebut. Efeknya, puting menjadi lebih sensitif, bahkan terhadap sentuhan ringan sekalipun. Seiring meningkatnya sensitivitas ini, rasa gatal bisa muncul sebagai respons tubuh terhadap perubahan yang sedang berlangsung.
1. Perubahan Hormonal yang Signifikan
Healthshots, dalam artikelnya mengenai keluhan ini, menjelaskan bahwa lonjakan hormon menyebabkan kulit menjadi lebih peka, terutama di sekitar payudara dan puting. Hal ini merupakan respon fisiologis yang wajar namun dapat memicu ketidaknyamanan, terutama jika tidak diimbangi dengan perawatan kulit yang baik.
2. Peregangan Kulit dan Kekeringan
Seiring bertambahnya usia kehamilan, tubuh wanita mengalami pertambahan berat badan dan pembesaran payudara yang cukup signifikan. Proses ini menyebabkan kulit di area payudara, termasuk puting, meregang. Kulit yang meregang tanpa kelembapan yang cukup akan menjadi kering, menimbulkan rasa gatal, dan dalam beberapa kasus bisa memicu iritasi ringan.
Selain itu, hormon kehamilan juga diketahui mengganggu kemampuan alami kulit dalam mempertahankan kelembapan. Akibatnya, ibu hamil lebih rentan mengalami kulit kering dan bersisik, terutama pada bagian tubuh yang sensitif seperti puting. Kombinasi antara peregangan dan kekeringan inilah yang sering menjadi penyebab utama rasa gatal.
3. Sensitivitas terhadap Gesekan dan Alergen
Area puting yang lebih sensitif selama kehamilan juga menjadi lebih reaktif terhadap gesekan, misalnya dari bahan pakaian dalam yang kasar atau tidak menyerap keringat. Gesekan ini, meskipun ringan, bisa menyebabkan iritasi yang menimbulkan rasa gatal. Bahkan aktivitas sederhana seperti berjalan atau bergerak bisa memicu ketidaknyamanan di area tersebut.
Selain gesekan, kehamilan juga membuat kulit menjadi lebih reaktif terhadap zat alergen tertentu. Bahan pewangi dalam deterjen, sabun, atau losion yang sebelumnya tidak menimbulkan reaksi mungkin menjadi pemicu iritasi selama kehamilan. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk lebih selektif dalam memilih produk perawatan kulit selama masa kehamilan.
4. Kebocoran Kolostrum
Pada trimester ketiga, tubuh ibu mulai memproduksi kolostrum, yaitu cairan pra-ASI yang kaya akan nutrisi. Kolostrum ini kadang keluar dalam jumlah kecil dan mengering di area puting, meninggalkan residu yang dapat menyebabkan iritasi. Residu ini bisa menyumbat pori-pori atau membuat kulit terasa kaku dan gatal jika tidak dibersihkan dengan lembut.
Meski kebocoran kolostrum merupakan tanda tubuh sedang mempersiapkan proses menyusui, penting bagi ibu untuk menjaga kebersihan area payudara dengan membasuhnya menggunakan air hangat dan kain lembut, serta menghindari penggunaan sabun yang keras atau mengandung bahan kimia.
Cara Meredakan Puting Gatal Selama Kehamilan

Langkah paling penting dalam mengatasi puting gatal adalah menjaga kelembapan kulit secara konsisten. Gunakan pelembap tanpa pewangi dan bahan kimia agresif. Pilihan alami seperti minyak kelapa atau minyak zaitun sangat direkomendasikan karena memiliki sifat antiinflamasi dan tidak menimbulkan iritasi.
1. Melembapkan dengan Bahan yang Aman
Healthshots menyarankan untuk mengoleskan pelembap pada area puting sebanyak dua hingga tiga kali sehari, terutama setelah mandi. Hal ini membantu mengunci kelembapan dan mencegah kulit menjadi terlalu kering. Pastikan pelembap benar-benar terserap sebelum memakai pakaian agar tidak meninggalkan residu yang bisa memperburuk iritasi.
2. Pilih Bra yang Nyaman dan Bernapas
Bra dengan bahan katun lembut, tanpa kawat, dan tanpa jahitan kasar sangat ideal untuk ibu hamil yang mengalami gatal pada puting. Pilih ukuran bra yang pas namun tidak terlalu ketat agar tidak menekan payudara secara berlebihan. Bra yang baik akan memberikan dukungan sekaligus meminimalkan gesekan yang bisa memicu gatal.
Gantilah bra secara rutin, terutama jika berkeringat, untuk menjaga area payudara tetap kering dan bersih. Hindari penggunaan bra sintetis atau berbahan renda yang berpotensi menyebabkan iritasi tambahan pada kulit sensitif.
3. Hindari Air Panas dan Sabun Berbahan Kuat
Mandi menggunakan air yang terlalu panas dapat menghilangkan minyak alami kulit, menyebabkan kulit semakin kering dan memperburuk rasa gatal. Sebaiknya, gunakan air hangat dan sabun yang lembut, bebas dari alkohol, pewangi, atau zat kimia keras. Pilihan sabun khusus untuk kulit sensitif atau bayi dapat menjadi alternatif yang lebih aman selama kehamilan.
Setelah mandi, keringkan area payudara dengan menepuk pelan menggunakan handuk lembut, bukan menggosoknya, agar kulit tidak teriritasi.
4. Kompres Dingin untuk Meredakan Gejala
Jika rasa gatal terasa intens atau disertai sensasi panas, kompres dingin dapat menjadi solusi cepat untuk meredakan gejala. Tempelkan kain bersih yang telah dibasahi air dingin ke area puting selama beberapa menit. Terapi sederhana ini membantu menenangkan peradangan dan mengurangi dorongan untuk menggaruk.
Namun perlu diingat, kompres tidak menggantikan perawatan jangka panjang. Ia hanya bersifat sementara, terutama jika penyebab gatal berasal dari kondisi kulit yang kering atau alergi.
5. Menjaga Hidrasi Tubuh
Kunci dari kelembapan kulit bukan hanya berasal dari luar, tetapi juga dari dalam. Minum air putih dalam jumlah cukup setiap hari sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan kelembapan kulit secara alami. “Hidrasi yang baik membantu menjaga elastisitas kulit dan mengurangi kekeringan,” tulis Healthshots dalam artikel terkait kulit kering saat hamil.
Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi setidaknya delapan gelas air putih setiap hari, atau lebih tergantung aktivitas dan kondisi tubuh masing-masing.
Kapan Harus Khawatir?
Meskipun puting gatal saat hamil umumnya merupakan hal normal, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai. Jika gatal disertai dengan ruam parah, kulit bersisik atau berdarah, sensasi terbakar yang hebat, atau bahkan keluarnya cairan tak biasa dari puting, segera konsultasikan dengan dokter. Gejala ini bisa menjadi tanda infeksi atau kondisi kulit lain yang membutuhkan penanganan medis.
Kehamilan memang membawa banyak perubahan, termasuk tantangan kecil seperti gatal pada puting. Namun, dengan pengetahuan yang cukup dan perawatan yang tepat, keluhan ini bisa diatasi dengan aman dan efektif. Ingatlah bahwa setiap tubuh wanita hamil itu unik, dan apa yang berhasil untuk satu orang belum tentu sama hasilnya untuk yang lain. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika keluhan terus berlanjut.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481035/original/045466500_1769074755-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_1.04.34_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481371/original/037143900_1769091608-Presiden_Prabowo_Subianto_di_WEF-3.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481376/original/075507400_1769092696-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_21.15.44.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212278/original/085926800_1746607936-Inter_Milan_vs_Barcelona-5.jpg)





















