Elpiji 3 Kg Langka
Berita Utama

- bahlil lahadaliaBahlil Sebut Masih Satu Visi dengan Prabowo soal Polemik LPG 3 Kg: Presiden Perintahkan agar Subsidi Tepat Sasaran

- bahlil lahadaliaBahlil Akui Kebijakan Setop Distribusi LPG 3 Kg di Pengecer Kurang Tepat: Saya Sudah Minta Maaf ke Rakyat

- antre gas meninggalNenek Penjual Nasi Uduk Disebut Meninggal Bukan karena Antre Gas 3 Kg, Polsek Pamulang Diminta Buka Rekaman CCTV






- agen elpijiTimbul Polemik, Dasco Kritik Kementerian ESDM Tak Sosialisasikan Larangan Pengecer Jual Elpiji 3 Kg

Berita Terbaru
Berita Terpopuler
Berita Utama Lainnya
- berita updateJerit Hati Warga Batam Sulit Dapat Elpiji 3 Kg di Pangkalan, Terpaksa Rogoh Kocek Dua Kali Lipat Beli di Warung


- berita updatePrabowo Minta Pengecer Gas 3 Kg Kembali Berjualan, Pengecer: Kalau Ngomong Gampang, tapi Buktinya Mana


- berita pahamBegini Isi Aturan Kementerian ESDM soal Distribusi Gas LPG 3 Kg yang Sebabkan Antrean Panjang

- bahlil lahadaliaSeorang Nenek Meninggal Dunia Usai Mengantre Gas Elpiji 3 Kg, Menteri Bahlil Minta Maaf


- bahlil lahadaliaElpiji 3 Kg Susah Didapat, ini Penjelasan Menteri Bahlil Bikin Melongo Buat Persyaratan untuk Para Pengecer




Proses pemindahan dan pengisian dinilai berbahaya lantaran tidak sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.

Saat ini, banyak masyarakat terpaksa menggunakan tabung gas non subsidi 12 Kg seharga Rp200.000. Sehingga harus mengeluarkan dana lebih.

Gas 3 kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu.

Dia menyebut, kelangkaan gas subsidi itu akibat diborong orang kaya hingga restoran.

"Saya sih enggak apa-apa kalau memang pada akhirnya dibatasi untuk mereka yang terdaftar (masyarakat miskin), asal penyeluhannya ke masyarakat jelas," kata Reza

Nicke menjelaskan, LPG 3 Kg over kuota lantaran adanya libur panjang beberapa waktu lalu.

"Orang kaya, harusnya malu membeli gas melon, apalagi sudah tertulis pada tabung bahwa produk tersebut memang hanya diperuntukkan bagi orang miskin."

Gas elpiji 3kg merupakan produk subsidi dari pemerintah untuk masyarakat prasejahtera dan tidak diperuntukkan warga yang mampu.

Pertamina klaim saat ini stok maupun penyaluran LPG bersubsidi dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.









