Bahlil
Berita Utama

- bahlilVIDEO: Kejutan! Bahlil Ngaku Jujur Soal Kondisi Listrik Usai Bencana "Aceh Normal, Kecuali ..."


- bahlilBahlil Bicara Kondisi Terbaru Listrik di Aceh: Empat Kabupaten Belum Pulih Total, Banda Aceh Sudah Normal



- bahlilBahlil Minta Legislator di Daerah Siap Tangani Potensi Bencana: Jangan Sampai Sudah Hujan, Kita Kelabakan




Berita Terbaru
- berita update Manajemen Toba Pulp Lestari Buka Suara Usai Izin Usaha Dicabut Prabowo, Ungkap Dampaknya Terhadap Perusahaan


- berita update Dasco: Thomas Djiwandono Jadi Calon Deputi Gubernur BI Bukan Usulan Presiden, Tapi Gubernur BI

- begal motor Perempuan Ini Jalan Kaki Usai Motor Dibegal saat Berangkat Kerja, Korban Ketakutan Usai Diancam Senjata Tajam


Berita Populer
Respons Mensesneg Soal Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK: Korupsi Pekerjaan Rumah yang Harus Diperangi Bersama
Ini Alasan KPK Periksa Bupati Pati Sudewo di Polres Kudus
Cerita KPK Sulitnya Menangkap Bupati Pati Sudewo, Butuh Waktu Berjam-jam
Ditetapkan Tersangka, Sudewo Sebut Dirinya Korban Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan
FOTO: KPK Sita Rp 2,6 Miliar dalam OTT Bupati Pati Sudewo
Berita Utama Lainnya

Keputusan UI terhadap disertasi Ketum Golkar itu ialah perbaikan disertasi hingga penundaan yudisium.

Bahlil memastikan dirinya siap memperbaiki disertasi doktoral sesuai permintaan UI.

Pernyataan Dany itu sekaligus membantah dokumen yang beredar dari Dewan Guru Besar UI yang menyatakan disertasi Bahlil dibatalkan.

Sehingga pendanaan Danantara untuk kilang minyak dan tempat penyimpanan BBM masih perlu menunggu persetujuan dari Prabowo.

Bahlil mengingatkan, partai ibarat sebuah kapal. Dia mewanti-wanit agar kader tak berpikir bahwa partai ini akan karam karena suatu persoalan.

Bahlil mengatakan harus mengambil kebijakan agar pengecer dijadikan sub pangkalan karena melihat kerugian yang besar dari gas 3 kg yang disubsidikan negara.

Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, menjadi sorotan saat gaduh LPG 3 kg kemarin.

Komisi XII DPR langsung mengkritik keras kebijakan yang telah dibuat oleh Kementerian ESDM.

Faktanya di lapangan, penerapan kebijakan ini menimbulkan gejolak luas.

Bahlil mengutarakan maksud permintaan maaf tersebut. Dia mengakui kinerja pemerintah dalam menyalurkan tabung gas melon bersubsidi ini belum maksimal.














