Kebijakan Tarif Trump
Berita Utama
- berita updatePerusahaan Raksasa China Incar Pasar Indonesia, Jadi Strategi Hindari Tingginya Tarif Trump


- berita updateTarif Trump 19 Persen Berlaku Mulai Hari Ini, Mendag Masih Terus Nego Hingga Dapat Nol Persen





- donald trumpIndonesia Bakal Hapus Tarif 99 Persen Produk AS, Gedung Putih Sebut Kemenangan Dirasakan Rakyat Amerika

- berita updateBantahan Kemenko soal Kabar Sebut Ada Pertukaran Data Pribadi dalam Perjanjian Dagang Indonesia-AS


Berita Terbaru
Berita Populer
Terungkap, Segini Rincian Harga Jabatan Perangkat Desa Kabupaten Pati Dipatok Bupati Nonaktif Sudewo
Penampakan Tersangka Jion saat Terima Uang Rp2,6 Miliar Terkait Kasus Jual Beli Jabatan di Pati
KPK Periksa Ahmad Husein Terkait Dugaan Aliran Dana Kasus Bupati Pati Sudewo
KPK Apresiasi Warga Pati atas Dukungan Penanganan Kasus Korupsi Bupati Sudewo
Gerindra Rapat Tentukan Nasib Sudewo di Partai Usai Jadi Tersangka, Ingatkan Pesan Prabowo untuk Jauhi Korupsi
Berita Utama Lainnya



- impor migasTrump Pangkas Tarif Impor Produk RI Jadi 19 Persen, Rencana Impor Minyak dan LPG dari AS Masih Dibahas

- donald trumpTarif Impor AS Turun Jadi 19 Persen, Istana: Hasil Negosiasi Luar Biasa Prabowo dan Donald Trump

- donald trumpPertama dalam Sejarah, Indonesia Buka Seluruh Pasar untuk Produk AS dan Janji Beli 50 Pesawat Boeing




- donald trumpPerang Tarif Makin Panas: Uni Eropa Siapkan Bea Masuk Balasan Kedua untuk Trump, Nilainya Rp1.370 Triliun


Dalam surat yang dia unggah utuh di media sosialnya tersebut, Trump merasa bahwa AS harus bertindak mengatasi defisit perdagangan yang mereka alami.

Trump mengancam bakal menambah tarif impor sebesar 10 persen kepada negara anggota BRICS.

Batas waktu tarif sebelumnya ditetapkan pada 9 Juli, menandai berakhirnya jeda 90 hari pada tarif tinggi.

Indonesia pada 7 Juli 2025 mendatang dijadwalkan bakal meneken nota kesepahaman (MoU) dengan pihak Washington DC, terkait kesepakatan dagang.

Dia juga berharap agar setidaknya tarif resiprokal untuk Indonesia di bawah 20 persen, mengacu pada Vietnam.

Untuk diketahui, Presiden AS Donald Trump dan jajarannya melunak, dengan hanya mengenakan tarif impor kepada barang-barang Vietnam sebesar 20 persen.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana pun belum mau membocorkan detil rencana pembelian energi dari AS tersebut.

Airlangga mengatakan, jumlah tawaran pembelian barang impor AS tersebut lebih besar dari surplus neraca perdagangan Indonesia terhadap AS.

Pernyataan ini muncul menjelang tenggat waktu pada 9 Juli, di mana Trump dijadwalkan akan memberlakukan tarif tambahan atas sebagian besar impor.

Trump menuturkan bahwa dia tidak berencana memperpanjang batas waktu 9 Juli bagi negara-negara untuk mencapai kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat.









