Ppp

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Jawaban Santai Jokowi Dianggap Cawe-Cawe Endorse Amran Sulaiman jadi Calon Ketum PPP

Nama Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dikait-kaitkan dengan nama Amran Sulaiman yang masuk dalam bursa calon ketua umum (ketum) PPP.

{{caption}}
Haji Isam Bantah Cawe-Cawe Bursa Ketum PPP

Haji Isam juga menepis tuduhan dirinya dan Mentan Amran sedang menunggu restu dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil alih kepemimpinan PPP.

{{caption}}
Cerita Rommy Terbang ke Makassar Bujuk Amran jadi Ketum PPP, Singgung Kedekatan dengan Haji Isam

Rommy mengaku sempat terbang ke Makassar hanya untuk membujuk Menteri Pertanian Amran Sulaiman agar bersedia maju sebagai Ketua Umum PPP.

{{caption}}
Rusli Effendi Kritik Rommy soal Jabatan Ketum PPP: Seperti Mengeksploitasi Partai dan Seolah Barang Dagangan

Rusli menyatakan, PPP terbuka terhadap siapa pun yang ingin bergabung, termasuk tokoh eksternal.

{{caption}}
Gus Ipul Buka Suara Soal Bursa Caketum PPP: Saya Tuntaskan Tugas Dulu Sebagai Menteri

Gus Ipul mengaku saat ini belum berminta maju sebagai calon ketua umum PPP.

{{caption}}
Panas Jelang Muktamar PPP: Ketum dan Sekjen Pisah Jalan

Sekjen PPP Arwani Thomafi mengklaim setidaknya ada 20 pengurus daerah yang meminta agar ketua umum diganti.

{{caption}}
DPW PPP Tolak Dudung dan Amran Sulaiman Jadi Kandidat Ketum PPP

Ketua DPW PPP Jakarta Syaiful R. Dasuki menegaskan, tidak ada 20 DPW yang mendukung calon ketua umum di luar dari partai.

{{caption}}
Internal PPP Bergejolak, Kubu Mardiono Cium Ada yang Ingin 'Begal' Kursi Ketum Dimotori Sekjen

Syaiful menilai, ada upaya pengambilalihan kursi Ketum PPP dari Mardiono.

{{caption}}
Loyalis Mardiono Tolak Tokoh Luar Jadi Caketum PPP, Sindir Sandiaga Uno Gagal Beri Efek ke Partai

Rusli mencontohkan Sandiaga Uno sebagai tokoh eksternal yang masuk PPP namun ternyata tidak memberikan dampak elektoral bagi partai.

{{caption}}
PPP Panas: Loyalis Mardiono Tolak Amran dan Dudung Jadi Calon Ketum PPP

Menurutnya, kabar itu hanya klaim sepihak saja tidak ada usulan resmi.

Trending Now