Wakil Menteri Transmigrasi mengusulkan pengembangan pusat usaha perikanan terpadu di Batam, memanfaatkan potensi laut dan berpotensi menjadi destinasi wisata kuliner internasional.
Program ini mencakup investasi awal pemerintah sebesar USD 1.000 dolar AS bagi setiap anak yang memenuhi syarat dan lahir pada periode 2025 hingga 2028.