Sains

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Apakah Air di Bumi Ini Bisa Habis? Ini Jawaban Sains

Pertanyaan ini sering muncul di tengah isu perubahan iklim dan pertumbuhan populasi.

{{caption}}
Mengapa Kucing Menutup Kotorannya dengan Pasir? Bukan Soal Baunya, tapi ini Penjelasan Menurut Sains

Bukan soal bau saja mengapa kucing menutup kotorannya dengan pasir. Ada semacam 'ritual' untuk 'menghormati leluhur'.

{{caption}}
Dubai Bakal Bangun Gedung yang Bisa Melayang di Udara, Tergantung pada Asteroid yang Mengorbit Bumi

Gedung ini akan tergantung di asteroid yang mengorbit bumi pada ketinggian 50.000 kilometer.

{{caption}}
Bocah 3 Tahun Pungut Sebuah Batu Saat Jalan-Jalan dengan Orang Tuanya, Ternyata Artefak Berusia 3.800 Tahun

Pihak keluarga kemudian menghubungi pihak berwenang dan menyerahkan benda tersebut untuk diperiksa.

{{caption}}
Sedang Mendaki Gunung, Seorang Bocah Temukan Cincin Romawi Berusia 1.800 Tahun Bergambar Sosok Dewi

Cincin ini berasal dari sekitar abad kedua atau ketiga Masehi, ketika Palestina masih berada di bawah Kekaisaran Romawi.

{{caption}}
Arkeolog Temukan Bukti Manusia Purba Pernah Mancing Ikan di Pulau Ini, Ada Kail Sampai Tulang Hewan Laut

Temuan ini memberikan wawasan baru tentang kehidupan manusia purba dan interaksi mereka dengan laut.

{{caption}}
Arkeolog Temukan Cincin Emas Berusia 2.300 Tahun, Masih Utuh dengan Hiasan Batu Permata Merah

Cincin ini berasal dari era Helenistik, ditemukan dalam kondisi utuh.

{{caption}}
Ilmuwan Temukan Bakteri Alien di Stasiun Luar Angkasa China, Belum Pernah Ada di Bumi

Bakteri ini punya kemampuan bertahan hidup di kondisi ekstrem.

{{caption}}
Bukan Piramida Mesir atau Tembok Besar China, Tapi Ini Satu-Satunya Bangunan yang Tampak dari Luar Angkasa

NASA pernah merilis citra satelit terkait bangunan ini yang terlihat dari luar angkasa.

{{caption}}
Ilmuwan Temukan Jejak Kaki Makhluk Purba Berusia 359 Juta Tahun, Ungkap Seberapa Jauh Nenek Moyang Manusia Berjalan di Darat

Makhluk ini merupakan tetrapoda atau berkaki empat, yang dulu hidup di benua Gondwana.

Trending Now