Sidoarjo
Berita Utama


- antaraBandara Juanda Kembali Beroperasi Normal Setelah Diterjang Tornado, Pastikan Keamanan Penerbangan

- arus mudikBandara Juanda Catat Lonjakan Penumpang Nataru, Tembus 430 Ribu Orang dalam 10 Hari Periode Libur


- ali tokmanLapas Porong Pulangkan Terpidana Narkotika Asal Belanda, Ali Tokman, Setelah 11 Tahun Dipenjara

- bantuan bencana sumateraFOTO: Tumpukan Bantuan Menggunung di Gudang BPBD Sidoarjo untuk Korban Bencana Sumatera

- interoperabilitasPuspenerbal Kerahkan Pesawat Casa Dukung Latihan Terjun Marinir, Asah Kemampuan Tempur Prajurit

- generasi penerusMenko Zulhas Tegaskan Pondok Pesantren Cetak Santri Unggul Pendidikan Umum dan Agama


Berita Terbaru
Berita Populer
Ancaman Trump Langsung Dibalas Terpilihnya Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru
Jiwa Patriotisme, Warga Iran Berbondong-bondong Pulang Kampung dari Turki Bela Tanah Air di Tengah Agresi AS–Israel
Garda Revolusi Iran Tegaskan Dukung Pemerintahan Mojtaba Khamenei Usai Gantikan Ayatollah Khamenei
Profil Singkat Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Baru Iran Pengganti Ayatollah Ali Khamenei
Mojtaba Khamenei Resmi Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Baru Iran
Berita Utama Lainnya
- al khozinyTragedi Mushola Runtuh: 17 Santri Al Khoziny Wafat, Menteri Sosial Serahkan Kompensasi Rp15 Juta per Keluarga

- bantuan sosialMensos Serahkan Santunan Rp15 Juta kepada 17 Wali Santri Korban Runtuhnya Pesantren Al Khoziny Sidoarjo

- apbn pembangunanDPR RI: Pastikan Evakuasi Ponpes Sidoarjo 'Clear' Total, 50 Jenazah Telah Teridentifikasi!

- bencana non alamTragedi Al Khoziny Renggut 67 Santri, Menko PMK Desak Evaluasi Keamanan Bangunan Pesantren Nasional

- audit bangunanFakta: 50 Jenazah Korban Robohnya Pesantren Al Khoziny Teridentifikasi, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Al Khoziny Lainnya

- al khozinyTahukah Anda? Anggota DPR Beri Instruksi Panji Bangsa Data Ponpes Butuh Perbaikan Infrastruktur

- audit pesantrenFakta Mengejutkan! 40.000 Pesantren Terancam Roboh, Pemerintah Bentuk Satgas Audit Pesantren dan Rehabilitasi Nasional

- berita kontributorMusala Ponpes Al Khoziny Ambruk, Pakar Nilai Bagunan Sudah Digunakan Aktivitas saat Masih Proses Konstruksi

- agus harimurti yudhoyonoTragedi Al Khoziny Ambruk Tewaskan Puluhan Santri, Menko AHY Bakal Tertibkan Standar Bangunan

- berita dukaTragis! Musala Ambruk Renggut Nyawa Ghifari Haikal Nur, Ibu Kenang Cita-cita Ulama Santri Al Khoziny


Kasus bangunan ambruk di Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo menimbulkan kekhawatiran. Namun, peristiwa ini tak seharusnya memicu trauma berlebihan terhadap pendidikan pesantren secara umum.

Baznas RI sigap memberikan bantuan layanan kesehatan dan dapur umum bagi santri Pondok Pesantren Al-Khoziny pasca musala ambruk, meringankan beban 113 korban terdampak.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan pentingnya Perlindungan Anak Fasilitas Pendidikan pasca robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, yang menewaskan sembilan orang dan melukai puluhan lainnya. Apa langkah pemerintah selanjutnya?

Proses identifikasi jenazah korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny diperkirakan butuh waktu tiga hari, dengan tes DNA sebagai metode terakhir untuk memastikan identitas.

Sejak bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo ambruk pada Senin (29/9) pukul 15.00 WIB, sudah 86 jam berlalu.

Dua Menko sepakat ambil langkah konkret pencegahan pesantren ambruk usai insiden Sidoarjo. Apa saja langkah-langkah yang akan diterapkan untuk menjamin keamanan bangunan pesantren di seluruh Indonesia?

Operasi SAR Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo kini fokus evakuasi korban meninggal menggunakan alat berat, setelah tim tak temukan tanda kehidupan. Apa kesepakatan dengan keluarga korban?

JKSN menyerukan pesantren se-Indonesia untuk melaksanakan shalat gaib dan tahlil serentak bagi korban **Musibah Pesantren Al Khoziny** di Sidoarjo, Jawa Timur, memohon doa dan ketabahan.

Menko PMK Muhaimin Iskandar mendesak pesantren menerapkan standar konstruksi bangunan yang ketat setelah ambruknya Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, demi keselamatan santri dan mencegah kejadian serupa.

Data tersebut, tambahnya, berasal dari orangtua para santri yang merasa kehilangan anak, lengkap beserta dengan fotonya.









