24 Pantangan Asam Urat dan Kolesterol yang Perlu Diketahui
Berikut pantangan asam urat dan kolesterol yang perlu diketahui.

Sebelum kita membahas pantangan asam urat dan kolesterol, penting untuk memahami kedua kondisi ini secara lebih mendalam. Asam urat adalah senyawa yang terbentuk ketika tubuh memecah purin, zat yang ditemukan secara alami dalam tubuh dan juga dalam beberapa makanan.
Normalnya, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urin. Namun, ketika kadar asam urat terlalu tinggi, kristal-kristal asam urat dapat terbentuk dan menumpuk di sendi. Sehingga, menyebabkan rasa sakit dan peradangan yang dikenal sebagai gout atau penyakit asam urat.
Kolesterol adalah zat lemak yang diproduksi oleh hati dan juga diperoleh dari makanan. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membentuk sel-sel baru dan hormon tertentu.
Namun, kadar kolesterol yang terlalu tinggi dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Terdapat dua jenis utama kolesterol yaitu LDL (kolesterol "jahat") dan HDL (kolesterol "baik").
Asam urat dan kolesterol tinggi merupakan dua kondisi kesehatan yang sering kali saling berkaitan dan memerlukan perhatian khusus dalam pola makan serta gaya hidup. Memahami pantangan asam urat dan kolesterol sangat penting untuk mengelola kedua kondisi ini secara efektif.
Apa saja pantangan asam urat dan kolesterol yang perlu diketahui? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (12/3), simak ulasan informasinya berikut ini.
Pantangan Makanan untuk Penderita Asam Urat
Bagi penderita asam urat, menghindari makanan tinggi purin sangat penting untuk mengendalikan kadar asam urat dalam darah. Berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya:
1. Jeroan
Jeroan seperti hati, ginjal, otak, dan paru-paru hewan mengandung purin yang sangat tinggi. Konsumsi jeroan dapat meningkatkan kadar asam urat secara signifikan. Penderita asam urat sebaiknya menghindari jeroan sepenuhnya untuk mencegah serangan gout yang menyakitkan.
2. Daging Merah
Daging merah seperti sapi, domba, dan babi mengandung purin dalam jumlah yang cukup tinggi. Meskipun tidak perlu dihindari sepenuhnya, konsumsi daging merah sebaiknya dibatasi. Pilih potongan daging yang lebih ramping dan kurangi porsinya. Alternatifnya, ganti dengan sumber protein yang lebih rendah purin seperti ayam atau ikan air tawar.
3. Makanan Laut Tertentu
Beberapa jenis makanan laut seperti sarden, teri, kerang, dan udang mengandung purin tinggi. Namun, tidak semua makanan laut harus dihindari. Ikan seperti salmon dan tuna, meskipun mengandung purin, juga kaya akan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan. Konsumsilah dengan bijak dan dalam jumlah yang terbatas.
4. Alkohol
Minuman beralkohol, terutama bir, dapat meningkatkan produksi asam urat dan menghambat pembuangannya dari tubuh. Alkohol juga dapat memicu dehidrasi, yang dapat memperburuk gejala asam urat. Penderita asam urat sebaiknya menghindari atau sangat membatasi konsumsi alkohol.
5. Makanan dan Minuman Tinggi Fruktosa
Fruktosa, terutama yang terdapat dalam minuman manis dan makanan olahan, dapat meningkatkan kadar asam urat. Hindari minuman bersoda, jus buah kemasan, dan makanan yang mengandung sirup jagung tinggi fruktosa.
Pantangan Makanan untuk Penderita Kolesterol Tinggi
Penderita kolesterol tinggi perlu memperhatikan asupan lemak jenuh dan lemak trans dalam makanan. Berikut adalah makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi:
1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh
Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Makanan yang tinggi lemak jenuh termasuk:
- Daging berlemak
- Produk susu penuh lemak seperti keju, mentega, dan es krim
- Minyak kelapa dan minyak kelapa sawit
- Makanan yang digoreng
2. Makanan yang Mengandung Lemak Trans
Lemak trans adalah jenis lemak yang paling berbahaya bagi kesehatan jantung. Hindari makanan yang mengandung lemak trans seperti:
- Makanan cepat saji
- Makanan yang dipanggang secara komersial seperti kue, biskuit, dan pastry
- Margarin batangan
- Makanan kemasan yang mencantumkan “minyak terhidrogenasi” dalam daftar bahannya
3. Makanan Tinggi Kolesterol
Meskipun pengaruh kolesterol makanan terhadap kadar kolesterol darah bervariasi antar individu, beberapa orang mungkin perlu membatasi makanan tinggi kolesterol seperti:
- Kuning telur
- Jeroan
- Udang
- Makanan laut tertentu
4. Makanan Olahan dan Cepat Saji
Makanan olahan dan cepat saji sering kali tinggi lemak jenuh, garam, dan kalori, yang dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi dan obesitas. Batasi konsumsi makanan seperti:
- Pizza
- Burger
- Kentang goreng
- Makanan ringan kemasan
Penyebab Asam Urat dan Kolesterol Tinggi
Memahami penyebab asam urat dan kolesterol tinggi dapat membantu dalam pencegahan dan pengelolaan kedua kondisi ini:
1. Penyebab Asam Urat Tinggi
- Konsumsi makanan tinggi purin berlebihan
- Kelebihan berat badan atau obesitas
- Konsumsi alkohol berlebihan
- Dehidrasi
- Faktor genetik
- Penyakit ginjal
- Penggunaan obat-obatan tertentu (seperti diuretik)
2. Penyebab Kolesterol Tinggi
- Pola makan tidak sehat (tinggi lemak jenuh dan trans)
- Kurang aktivitas fisik
- Obesitas
- Merokok
- Faktor genetik
- Usia (risiko meningkat seiring bertambahnya usia)
- Penyakit tertentu (seperti diabetes dan hipotiroidisme)
Gejala Asam Urat dan Kolesterol Tinggi
Mengenali gejala asam urat dan kolesterol tinggi penting untuk diagnosis dan penanganan dini:
1. Gejala Asam Urat
- Nyeri sendi yang intens, terutama di jempol kaki
- Pembengkakan dan kemerahan di area sendi yang terkena
- Rasa panas di sendi
- Keterbatasan gerak sendi
- Kulit di sekitar sendi yang terkena menjadi mengkilap dan terkelupas
2. Gejala Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi sering disebut sebagai “pembunuh diam-diam” karena biasanya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Namun, dalam jangka panjang, kolesterol tinggi dapat menyebabkan:
- Nyeri dada (angina)
- Serangan jantung
- Stroke
- Xanthoma (penumpukan lemak di bawah kulit)
- Arcus senilis (lingkaran putih di sekitar kornea mata)





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481371/original/037143900_1769091608-Presiden_Prabowo_Subianto_di_WEF-3.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481376/original/075507400_1769092696-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_21.15.44.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212278/original/085926800_1746607936-Inter_Milan_vs_Barcelona-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478810/original/094393800_1768927580-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456859/original/027443500_1766978470-Bahlil_Lahadalia.jpeg)




















