Cara Hilangkan Bekas Jerawat: 15 Metode Efektif untuk Kulit Cerah
Kombinasi perawatan alami, tips perawatan kulit yang baik, dan jika diperlukan, perawatan medis dapat membantu memudarkan bekas jerawat secara efektif.

Bekas jerawat merupakan kondisi yang umum terjadi setelah jerawat sembuh. Bekas ini dapat berupa noda hitam atau kemerahan yang disebut hiperpigmentasi pasca-inflamasi (HPI). HPI terjadi ketika peradangan dari jerawat memicu produksi melanin berlebih di area tersebut.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya bekas jerawat antara lain:
- Jenis kulit – Kulit yang lebih gelap cenderung lebih rentan mengalami HPI
- Tingkat keparahan jerawat – Jerawat yang parah lebih mungkin meninggalkan bekas
- Paparan sinar matahari – UV dapat memperparah hiperpigmentasi
- Manipulasi jerawat – Memencet atau menggaruk jerawat meningkatkan peradangan
- Faktor genetik – Beberapa orang memiliki kecenderungan genetik untuk HPI
- Perubahan hormon – Fluktuasi hormon dapat mempengaruhi pigmentasi kulit
Memahami penyebab bekas jerawat penting untuk menentukan perawatan yang tepat. Dengan penanganan yang sesuai, bekas jerawat dapat memudar secara bertahap dan kulit kembali cerah.
15 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Alami Bagian I
Berikut adalah 15 metode alami yang dapat membantu menghilangkan bekas jerawat:
1. Lidah Buaya
Lidah buaya memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu mempercepat penyembuhan kulit. Cara penggunaannya:
- Potong daun lidah buaya dan ambil gelnya
- Oleskan gel langsung ke area bekas jerawat
- Biarkan selama 15-20 menit lalu bilas
- Lakukan 2-3 kali sehari untuk hasil optimal
- Kandungan aloin dalam lidah buaya dapat membantu mencerahkan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi. Penggunaan rutin dapat membantu memudarkan bekas jerawat secara bertahap.
2. Madu
Madu memiliki sifat antibakteri dan dapat membantu mempercepat penyembuhan kulit. Cara menggunakannya:
- Oleskan madu murni ke area bekas jerawat
- Biarkan selama 10-15 menit
- Bilas dengan air hangat
- Ulangi setiap hari untuk hasil terbaik
- Kandungan antioksidan dalam madu juga dapat membantu mencerahkan kulit secara alami. Pastikan untuk menggunakan madu murni tanpa tambahan bahan lain.
3. Lemon
Lemon kaya akan vitamin C yang dapat membantu mencerahkan kulit. Namun perlu berhati-hati karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif. Cara penggunaannya:
- Encerkan jus lemon dengan air
- Oleskan campuran ke bekas jerawat menggunakan kapas
- Biarkan 5-10 menit lalu bilas
- Gunakan 2-3 kali seminggu
- Lakukan patch test terlebih dahulu dan hindari paparan sinar matahari setelah penggunaan lemon karena dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap UV.
4. Minyak Tea Tree
Minyak tea tree memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi. Cara penggunaannya:
- Encerkan beberapa tetes minyak tea tree dengan minyak pembawa
- Oleskan campuran ke bekas jerawat
- Biarkan semalaman dan bilas di pagi hari
- Gunakan 2-3 kali seminggu
- Minyak tea tree dapat membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan kulit. Namun hindari penggunaan langsung tanpa pengenceran karena dapat menyebabkan iritasi.
5. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu mencerahkan kulit. Cara penggunaannya:
- Campur bubuk kunyit dengan yogurt atau madu
- Oleskan pasta ke bekas jerawat
- Biarkan 15-20 menit lalu bilas
- Gunakan 2-3 kali seminggu
- Kunyit dapat membantu mengurangi hiperpigmentasi dan memperbaiki tekstur kulit. Namun hati-hati karena dapat meninggalkan noda kuning sementara pada kulit.
6. Baking Soda
Baking soda dapat berfungsi sebagai eksfoliator ringan untuk mengangkat sel kulit mati. Cara penggunaannya:
- Campur baking soda dengan air hingga membentuk pasta
- Oleskan ke bekas jerawat dan pijat lembut
- Biarkan 1-2 menit lalu bilas
- Gunakan 1-2 kali seminggu
- Baking soda dapat membantu menghaluskan tekstur kulit, namun penggunaan berlebihan dapat menyebabkan iritasi. Pastikan untuk melembapkan kulit setelah penggunaan.
7. Tomat
Tomat kaya akan likopen dan vitamin C yang dapat membantu mencerahkan kulit. Cara penggunaannya:
- Haluskan tomat matang
- Oleskan jus tomat ke bekas jerawat
- Biarkan 15-20 menit lalu bilas
- Gunakan 3-4 kali seminggu
- Tomat juga mengandung asam yang dapat membantu mengeksfoliasi kulit secara lembut. Penggunaan rutin dapat membantu memudarkan noda dan mencerahkan kulit.
15 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Secara Alami Bagian 2
8. Pepaya
Pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu mengeksfoliasi kulit. Cara penggunaannya:
- Haluskan daging pepaya matang
- Oleskan ke bekas jerawat
- Biarkan 15-20 menit lalu bilas
- Gunakan 2-3 kali seminggu
- Pepaya juga kaya akan vitamin A dan C yang dapat membantu memperbaiki tekstur kulit dan mencerahkan noda. Penggunaan rutin dapat membantu memudarkan bekas jerawat secara bertahap.
9. Cuka Apel
Cuka apel mengandung asam alfa hidroksi yang dapat membantu mengeksfoliasi kulit. Cara penggunaannya:
- Encerkan cuka apel dengan air (1:3)
- Oleskan campuran ke bekas jerawat menggunakan kapas
- Biarkan 5-10 menit lalu bilas
- Gunakan 2-3 kali seminggu
- Cuka apel dapat membantu menyeimbangkan pH kulit dan mengurangi hiperpigmentasi. Namun hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
10. Mentimun
Mentimun memiliki sifat menenangkan dan dapat membantu mengurangi peradangan. Cara penggunaannya:
- Iris mentimun tipis-tipis
- Tempelkan irisan ke bekas jerawat
- Biarkan 15-20 menit lalu bilas
- Gunakan setiap hari
- Mentimun juga mengandung vitamin C dan asam kafeat yang dapat membantu mencerahkan kulit. Penggunaan rutin dapat membantu memudarkan noda dan menyegarkan kulit.
11. Putih Telur
Putih telur mengandung protein yang dapat membantu mengencangkan kulit. Cara penggunaannya:
- Kocok putih telur hingga berbusa
- Oleskan ke bekas jerawat
- Biarkan hingga kering lalu bilas
- Gunakan 2-3 kali seminggu
- Putih telur juga mengandung enzim lysozyme yang dapat membantu mencerahkan kulit. Penggunaan rutin dapat membantu memudarkan noda dan menghaluskan tekstur kulit.
12. Alpukat
Alpukat kaya akan vitamin E yang dapat membantu melembapkan dan memperbaiki kulit. Cara penggunaannya:
- Haluskan daging alpukat
- Oleskan ke bekas jerawat
- Biarkan 15-20 menit lalu bilas
- Gunakan 2-3 kali seminggu
- Alpukat juga mengandung asam lemak yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Penggunaan rutin dapat membantu memudarkan noda dan memperbaiki tekstur kulit.
13. Minyak Zaitun
Minyak zaitun kaya akan antioksidan dan dapat membantu melembapkan kulit. Cara penggunaannya:
- Oleskan sedikit minyak zaitun ke bekas jerawat
- Pijat lembut selama beberapa menit
- Biarkan semalaman dan bilas di pagi hari
- Gunakan setiap malam
- Minyak zaitun juga mengandung vitamin E yang dapat membantu memperbaiki kulit. Pastikan untuk menggunakan minyak zaitun extra virgin yang belum diolah.
14. Kentang
Kentang mengandung enzim katecholase yang dapat membantu mencerahkan kulit. Cara penggunaannya:
- Parut kentang mentah
- Oleskan jus kentang ke bekas jerawat
- Biarkan 15-20 menit lalu bilas
- Gunakan 3-4 kali seminggu
- Kentang juga mengandung vitamin C dan niasin yang dapat membantu memperbaiki tekstur kulit. Penggunaan rutin dapat membantu memudarkan noda dan mencerahkan kulit.
15. Bawang Putih
Bawang putih memiliki sifat antibakteri dan dapat membantu mengurangi peradangan. Cara penggunaannya:
- Haluskan beberapa siung bawang putih
- Campur dengan sedikit madu
- Oleskan ke bekas jerawat
- Biarkan 10-15 menit lalu bilas
- Gunakan 2-3 kali seminggu
- Bawang putih juga mengandung allicin yang dapat membantu mempercepat penyembuhan kulit. Namun hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.
Tips Perawatan Kulit untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Selain menggunakan bahan alami, ada beberapa tips perawatan kulit yang dapat membantu menghilangkan bekas jerawat:
1. Gunakan Tabir Surya
Paparan sinar UV dapat memperparah hiperpigmentasi. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap hari, bahkan saat berada di dalam ruangan. Pilih tabir surya yang non-comedogenic untuk menghindari penyumbatan pori-pori.
2. Eksfoliasi Rutin
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati dan mempercepat regenerasi kulit. Gunakan eksfoliator lembut 1-2 kali seminggu. Hindari eksfoliasi berlebihan yang dapat menyebabkan iritasi.
3. Hindari Memencet Jerawat
Memencet jerawat dapat meningkatkan peradangan dan risiko terbentuknya bekas. Biarkan jerawat sembuh dengan sendirinya atau gunakan produk perawatan yang tepat.
4. Jaga Kelembapan Kulit
Kulit yang terhidrasi dengan baik lebih cepat pulih dari kerusakan. Gunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Pilih produk non-comedogenic untuk menghindari penyumbatan pori-pori.
5. Konsumsi Makanan Sehat
Nutrisi yang tepat dapat membantu mempercepat penyembuhan kulit. Konsumsi makanan kaya antioksidan, vitamin C, dan omega-3 untuk mendukung kesehatan kulit dari dalam.
Perawatan Medis untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Jika perawatan alami tidak memberikan hasil yang diinginkan, ada beberapa perawatan medis yang dapat membantu menghilangkan bekas jerawat:
1. Chemical Peeling
Chemical peeling menggunakan larutan kimia untuk mengeksfoliasi lapisan atas kulit. Prosedur ini dapat membantu mengurangi hiperpigmentasi dan memperbaiki tekstur kulit. Intensitas peeling dapat disesuaikan dengan kondisi kulit.
2. Mikrodermabrasi
Mikrodermabrasi menggunakan partikel halus untuk mengeksfoliasi kulit secara mekanis. Prosedur ini dapat membantu menghaluskan tekstur kulit dan mengurangi noda. Beberapa sesi mungkin diperlukan untuk hasil optimal.
3. Laser Therapy
Terapi laser menggunakan energi cahaya untuk menargetkan pigmen berlebih di kulit. Ada berbagai jenis laser yang dapat digunakan tergantung pada jenis dan tingkat keparahan bekas jerawat. Konsultasikan dengan dokter kulit untuk menentukan jenis laser yang sesuai.
4. Microneedling
Microneedling menggunakan jarum-jarum halus untuk menciptakan mikroinjuri pada kulit, merangsang produksi kolagen dan elastin. Prosedur ini dapat membantu memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi bekas jerawat.
5. Filler
Untuk bekas jerawat yang membentuk cekungan, filler dapat digunakan untuk mengisi area tersebut. Filler berbahan dasar asam hialuronat umumnya digunakan karena aman dan memberikan hasil yang alami.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482423/original/007306000_1769187020-1000017452.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482422/original/066428100_1769187014-IMG-20260123-WA0194.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482389/original/022761000_1769179406-153888.jpg)























