Daftar Tanaman yang Bikin Teras Rumah Banyak Nyamuk
Mari kita pelajari jenis-jenis tanaman serta kondisi yang dapat membuat serangga ini betah dan berkembang biak di area teras Anda.

Teras rumah sering kali menjadi tempat favorit untuk bersantai atau berkumpul bersama keluarga, terutama di sore hari. Namun, keberadaan nyamuk dapat mengganggu kenyamanan dan menyebabkan rasa gatal, bahkan meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan oleh serangga tersebut.
Oleh karena itu, penting bagi pemilik rumah untuk mengenali tanaman yang dapat menarik nyamuk, agar langkah pencegahan dapat diterapkan dengan tepat.
Beberapa tanaman yang tumbuh subur di pot maupun di tanah dapat menciptakan kondisi lembap, yang merupakan tempat ideal bagi nyamuk untuk bertelur. Air yang terperangkap di daun atau pangkal batang menjadi sumber utama bagi perkembangan larva.
Dengan memahami tanaman yang dapat menarik nyamuk, pemilik rumah dapat memilih jenis tanaman yang aman tanpa mengurangi keindahan teras. Selain itu, kondisi wadah atau pot tanaman juga berkontribusi dalam menciptakan sarang nyamuk.
Genangan air pada pot, piring penampung, atau tanaman air mini dapat menjadi habitat yang sempurna bagi larva untuk berkembang. Dengan mengetahui tanaman yang dapat menarik nyamuk, langkah-langkah preventif seperti mengosongkan air secara rutin dan memilih tanaman pengusir nyamuk dapat diterapkan agar teras tetap nyaman dan aman.
Berikut adalah ulasan lengkap yang dirangkum dari berbagai sumber, Senin (19/1/2026).
Tanaman yang Membuat Teras Menjadi Sarang Nyamuk

Teras rumah seringkali menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai, baik di sore maupun malam hari. Namun, kehadiran nyamuk dapat mengganggu kenyamanan tersebut dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, karena nyamuk dapat menularkan berbagai penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya.
Salah satu penyebab yang sering kali terabaikan adalah tanaman yang ada di teras. Beberapa jenis tanaman memiliki kemampuan tinggi untuk menarik nyamuk atau menjadi tempat berkembang biaknya larva, sehingga keberadaannya di area teras dapat secara langsung meningkatkan populasi serangga pengganggu ini.
Faktor-faktor seperti kelembapan, genangan air, serta karakteristik daun atau bunga menjadikan beberapa tanaman lebih berisiko dibandingkan yang lain. Berikut adalah beberapa jenis tanaman yang sering dikaitkan dengan banyaknya nyamuk di teras:
1. Tanaman Hias Berdaun Lebat
Tanaman yang memiliki daun tebal, lebar, dan rapat cenderung menampung tetesan air hujan atau sisa siraman dalam jumlah yang cukup banyak. Hal ini menciptakan kondisi lembap yang ideal bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang.
Contoh tanaman dalam kategori ini meliputi pakis hias, monstera, dan palem hias. Struktur daun yang rapat juga mengurangi sirkulasi udara, sehingga kelembapan dapat bertahan lebih lama dan meningkatkan kemungkinan nyamuk datang serta berkembang biak di sekitar tanaman tersebut.
2. Bunga Berair atau Berwarna Cerah
Beberapa spesies nyamuk memiliki ketertarikan terhadap bunga yang mengandung air pada mahkota atau nektar yang manis. Contoh bunga yang memiliki karakteristik ini antara lain kembang sepatu, bunga terompet, dan mawar yang disiram secara rutin.
Selain menarik nyamuk dewasa untuk mendekat, air yang tertahan di kelopak atau bagian bunga juga bisa menjadi tempat bertelur, menjadikan tanaman ini sebagai habitat sementara bagi generasi baru nyamuk.
3. Pot Tanaman yang Menampung Air
Tanaman yang ditanam dalam pot dengan penampungan air di bagian bawah, seperti piring penampung, sering kali menjadi tempat ideal bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang.
Genangan air pada media tersebut menciptakan lingkungan lembap dan aman bagi larva nyamuk untuk tumbuh hingga dewasa, yang pada akhirnya akan meningkatkan jumlah nyamuk di sekitar teras dan mengganggu kenyamanan penghuni rumah.
4. Tanaman Buah Tropis di Teras
Beberapa pohon kecil atau tanaman buah tropis yang diletakkan di teras, seperti pohon pisang, pepaya, atau markisa, memiliki daun besar dan pangkal batang yang bisa menampung air hujan atau siraman.
Air yang tertahan pada bagian-bagian tersebut menyediakan sarang bagi larva nyamuk untuk berkembang biak. Oleh karena itu, populasi nyamuk di sekitar teras cenderung meningkat jika perawatan tanaman tidak dilakukan secara rutin.
5. Tanaman Akuatik atau Tanaman Air Mini
Jika teras dilengkapi dengan tanaman air mini dalam pot atau wadah, seperti eceng gondok, lotus, atau tanaman hias air lainnya, genangan air di sekitar tanaman tersebut bisa menjadi habitat sempurna bagi larva nyamuk.
Tanpa pengelolaan yang tepat dan pembersihan rutin, larva nyamuk dapat berkembang menjadi serangga dewasa yang aktif, yang dapat mengganggu kenyamanan penghuni rumah serta meningkatkan risiko gigitan nyamuk.
Tanaman yang Dapat Mencegah Nyamuk di Teras

Menjaga kenyamanan teras rumah dan menghindari kehadiran nyamuk tidak selalu membutuhkan penggunaan bahan kimia. Beberapa tanaman memiliki kemampuan alami untuk mengusir nyamuk secara efektif, sekaligus memberikan aroma yang segar dan keindahan pada area teras.
Dengan menanam jenis-jenis tanaman tertentu di sekitar teras, Anda dapat menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan minim gangguan dari serangga pengganggu. Berikut adalah beberapa tanaman yang terbukti efektif:
1. Serai (Citronella)
Serai telah dikenal luas sebagai tanaman yang dapat mengusir nyamuk secara alami. Senyawa citronella yang terdapat pada daun serai menghasilkan aroma khas yang tidak disukai oleh nyamuk. Dengan menanam serai di pot atau langsung di tanah di sekitar teras, Anda dapat menciptakan "batas aromatik" yang mengurangi kemungkinan nyamuk mendekat. Selain berfungsi sebagai pengusir, serai juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan minuman atau bumbu masak.
2. Lavender
Tanaman lavender tidak hanya memberikan aroma wangi yang menenangkan, tetapi juga efektif dalam mengusir nyamuk. Minyak esensial yang terdapat dalam bunga lavender mengandung senyawa alami yang dapat mengganggu sistem pernapasan nyamuk, sehingga mereka cenderung menjauhi area di mana tanaman ini tumbuh. Menempatkan lavender dalam pot di sudut teras atau dekat area duduk dapat meningkatkan kenyamanan tanpa mengorbankan estetika.
3. Daun Mint
Daun mint memiliki aroma segar yang kuat, yang sangat tidak disukai oleh nyamuk. Menanam mint di pot atau wadah di sekitar teras dapat membantu mengurangi populasi nyamuk. Selain itu, daun mint dapat dipetik untuk dijadikan teh atau tambahan dalam minuman segar, sehingga tanaman ini memiliki fungsi ganda: sebagai pengusir nyamuk dan juga tanaman konsumsi.
4. Marigold (Bunga Tagetes)
Marigold memiliki aroma khas dari senyawa pyrethrum yang alami, yang mampu mengusir serangga, termasuk nyamuk. Menanam bunga ini di tepi teras atau dalam pot dapat membantu mencegah nyamuk mendekat sambil menambah sentuhan warna cerah yang menarik. Selain itu, bunga marigold juga relatif mudah dirawat dan tahan terhadap cuaca panas.
5. Rosemary
Rosemary bukan hanya bumbu masak, tetapi juga efektif dalam menahan nyamuk berkat aromanya yang kuat dan tajam. Menanam rosemary di pot atau sepanjang pagar teras akan menciptakan penghalang alami untuk nyamuk, sambil memberikan aroma herbal yang menyegarkan di area teras. Dengan cara ini, Anda tidak hanya mendapatkan tanaman bermanfaat tetapi juga suasana yang lebih nyaman.
6. Basil (Kemangi atau Genovese)
Kemangi memiliki aroma khas yang sangat tidak disukai oleh nyamuk. Menempatkan kemangi di pot di dekat area duduk atau di tepi teras dapat membantu mengurangi gigitan nyamuk. Selain itu, daun kemangi dapat digunakan sebagai bumbu masakan, sehingga tanaman ini berfungsi ganda: sebagai pengusir nyamuk sekaligus tanaman konsumsi yang bermanfaat.
Tips untuk Mengelola Teras agar Bebas dari Nyamuk
Menciptakan teras rumah yang nyaman dan bebas dari gangguan nyamuk memerlukan kombinasi antara langkah pencegahan, perawatan rutin, dan pemanfaatan bahan alami yang aman untuk keluarga.
Nyamuk sering berkembang biak di daerah lembap, genangan air, atau tempat yang minim sirkulasi udara, sehingga penting untuk memperhatikan setiap detail di lingkungan teras. Berikut ini adalah beberapa tips praktis dan efektif yang dapat diterapkan:
1. Singkirkan Sumber Air Tergenang
Langkah pertama yang harus diambil untuk mengurangi jumlah nyamuk adalah memastikan tidak ada genangan air di pot tanaman, piring penampung, atau wadah lainnya. Air yang tergenang menjadi tempat yang ideal bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak. Oleh karena itu, pastikan untuk secara rutin mengosongkan air di pot dan membersihkan wadah penampung agar larva nyamuk tidak dapat berkembang menjadi dewasa.
2. Gunakan Tanaman Pengusir Nyamuk
Menanam tanaman yang memiliki aroma alami yang tidak disukai oleh nyamuk bisa menjadi cara pencegahan yang efektif. Contoh tanaman yang dapat mengusir nyamuk antara lain lavender, serai, citronella, dan daun mint. Dengan menempatkan tanaman ini di sekitar area duduk, sudut teras, atau di dekat pintu masuk, Anda dapat menciptakan "batas aromatik" yang dapat mengurangi kemungkinan nyamuk mendekat.
3. Periksa Daun dan Batang Tanaman Secara Berkala
Air yang tertahan pada daun, batang, atau celah tanaman dapat menjadi tempat yang ideal bagi larva nyamuk untuk berkembang. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa secara rutin dan menghilangkan tetesan air atau genangan kecil agar kelembapan berlebih dapat diminimalisir, sehingga nyamuk tidak memiliki habitat yang nyaman untuk berkembang biak.
4. Pangkas Daun yang Terlalu Rapat
Daun yang tumbuh terlalu lebat atau rapat cenderung menahan kelembapan lebih lama dan mengurangi sirkulasi udara di sekitar tanaman, kondisi yang sangat disukai oleh nyamuk. Dengan memangkas daun secara berkala, aliran udara dapat meningkat, kelembapan berkurang, dan mencegah nyamuk bertelur atau beristirahat di tanaman.
5. Gunakan Larvasida Alami untuk Tanaman Air
Bagi tanaman akuatik mini seperti eceng gondok, lotus, atau tanaman air dalam pot, sangat dianjurkan untuk menggunakan larvasida alami. Larvasida ini membantu mencegah larva nyamuk berkembang menjadi dewasa tanpa merusak tanaman atau ekosistem mini di pot. Dengan langkah ini, area teras tetap hijau, asri, dan bebas dari gangguan nyamuk.
6. Perhatikan Kebersihan Teras Secara Menyeluruh
Selain fokus pada tanaman, penting juga untuk menjaga kebersihan seluruh area teras dari sampah, daun kering, dan sisa air hujan. Sampah atau dedaunan yang menumpuk dapat menahan kelembapan dan menjadi sarang nyamuk. Dengan membersihkan teras secara rutin, Anda dapat menciptakan lingkungan yang kering dan aman dari nyamuk.
Pertanyaan dan Jawaban
Apakah tanaman pengusir nyamuk benar-benar efektif?
Banyak tanaman yang mengandung senyawa alami yang dapat mengusir nyamuk, meskipun tingkat efektivitasnya bervariasi tergantung pada jenis tanaman dan kondisi lingkungan. Beberapa tanaman tertentu diketahui lebih efektif dalam mengusir nyamuk dibandingkan yang lain, sehingga pemilihan jenis tanaman yang tepat sangat penting.
Bagaimana cara kerja tanaman pengusir nyamuk?
Tanaman pengusir nyamuk berfungsi dengan mengeluarkan aroma, minyak esensial, atau senyawa kimia tertentu yang tidak disukai oleh nyamuk, sehingga mengganggu indra penciuman mereka. Aroma yang dihasilkan oleh tanaman tersebut dapat membuat nyamuk merasa tidak nyaman dan menjauh dari area tersebut.
Apakah tanaman pengusir nyamuk aman untuk anak-anak dan hewan peliharaan?
Secara umum, tanaman pengusir nyamuk dianggap aman karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang biasanya terdapat dalam obat nyamuk sintetis. Namun, meskipun aman, disarankan untuk tidak mengonsumsi atau mengoleskan tanaman tersebut langsung ke kulit tanpa pengenceran, demi menghindari reaksi yang tidak diinginkan.
Berapa banyak tanaman pengusir nyamuk yang diperlukan di teras?
Jumlah tanaman yang diperlukan sangat bergantung pada ukuran teras dan tingkat populasi nyamuk di area tersebut. Untuk hasil yang lebih optimal, penempatan tanaman sebaiknya dilakukan secara strategis, seperti di dekat area duduk atau pintu masuk, agar dapat memaksimalkan efek pengusirannya.
Bagaimana cara merawat tanaman pengusir nyamuk di teras?
Perawatan tanaman pengusir nyamuk umumnya meliputi penyiraman yang teratur, memastikan drainase yang baik, serta memberikan paparan sinar matahari yang cukup sesuai dengan kebutuhan masing-masing jenis tanaman. Memperhatikan kondisi tanah dan kelembapan juga penting untuk menjaga kesehatan tanaman agar tetap efektif dalam mengusir nyamuk.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482126/original/046001100_1769161782-IMG_5989.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482115/original/006639700_1769160494-1000071416.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3404433/original/036356200_1616041786-ilustrasi-mayat-ilustrasi-jenazah-ilustrasi-orang-mati_20180416_074120.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5482114/original/082670100_1769160378-20260123-kejutan-di-wef-2026-prabowo-klaim-indonesia-memiliki-ini-dan-siap-mengejutkan-dunia-7c09ec.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482100/original/068329100_1769159654-151700.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453883/original/093774800_1766533915-Hamza-Abdelkarim-1.jpg)

















