Demam Emas Batangan, Warga Rela Keliling Toko Demi Harga Miring
Lonjakan harga emas mulai terasa sejak akhir tahun 2024.

Harga emas batangan sedang panas-panasnya. Dalam beberapa pekan terakhir, harga emas antam tembus ke angka tertinggi, membuat sebagian masyarakat panik, sebagian lainnya justru ramai-ramai ikut tren memburu emas meski harus antre, inden, bahkan rela keliling toko.
Salah satunya Khusnul Kusuma Dewi, pekerja swasta asal Kecamatan Tugu, Semarang. Ia mengaku sudah mendatangi beberapa toko emas hanya untuk mencari informasi harga dan ketersediaan emas antam.
“Tadi ke Semar Bagong, katanya harga emas antam Rp1,8 juta per gram. Tapi harus inden seminggu sampai dua minggu karena stoknya kosong,” katanya saat ditemui, sambil tersenyum pasrah.
Tak puas di satu tempat, Khusnul pun lanjut ke Butik Emas di DP Mal Semarang, berharap mendapat harga lebih miring atau stok yang tersedia. “Soalnya lagi naik-naiknya, jadi pengen tahu dulu satu gram sekarang berapa,” ujarnya.
Alasan Khusnul sederhana tapi masuk akal emas dianggap investasi paling aman. “Saya tertarik karena teman-teman juga banyak yang mulai simpan emas antam. Risikonya kecil dan tiap tahun harganya naik,” tuturnya mantap.
Antrean Panjang, Stok Kosong
Kisah serupa datang dari Arifin, warga Pedurungan, yang sudah sepuh tapi tetap semangat berburu logam mulia. Ia bahkan rela menunggu berjam-jam di Butik Emas hanya untuk membeli 10 gram emas antam. Sayangnya, ia harus pulang dengan tangan kosong.
“Ya kecewa sih. Soalnya sudah nunggu lama, tapi barangnya kosong,” ucap Arifin, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Kondisi ini ternyata memang sedang terjadi di banyak toko emas. Yoseph Aji Purnomo, Kepala Butik LM Semarang, mengakui bahwa sejak Lebaran 2025, permintaan emas antam melonjak tajam.
“Banyak konsumen yang datang, mayoritas emak-emak dan pekerja. Mereka rata-rata sudah mulai melek investasi dan khawatir dengan kondisi ekonomi, baik nasional maupun global,” ujar Yoseph.
Menurutnya, sejak Lebaran, jumlah pembeli emas meningkat sekitar 10 persen, dengan rata-rata 60–70 pembeli per hari. “Biasanya cuma 50 orang sehari. Sekarang bisa sampai 70,” jelasnya.

Harga Emas Melonjak, Antrean Tak Surut
Harga emas antam di toko Butik Emas Semarang saat ini dipatok Rp1,8 juta per gram, dengan harga buyback di angka Rp1,7 juta per gram.
Lonjakan harga ini mulai terasa sejak akhir tahun 2024. Dari yang semula Rp1,5 juta per gram, kini harga emas antam sempat menyentuh Rp1,9 juta. Meski mahal, tetap saja peminatnya tinggi. Bahkan, sekitar 10 orang rela inden emas antam di toko tersebut.
“Ada yang inden sampai dua keping ukuran 100 gram. Tapi ya belum banyak, kurang dari 10 orang sejauh ini,” tambah Yoseph.
Fenomena ini menunjukkan satu hal: emas tetap menjadi pilihan aman bagi banyak orang di tengah ketidakpastian. Entah karena tren atau kekhawatiran ekonomi, demam emas batangan tampaknya belum akan reda dalam waktu dekat.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481427/original/032187300_1769130251-WhatsApp_Image_2026-01-23_at_08.01.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481035/original/045466500_1769074755-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_1.04.34_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481371/original/037143900_1769091608-Presiden_Prabowo_Subianto_di_WEF-3.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481376/original/075507400_1769092696-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_21.15.44.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212278/original/085926800_1746607936-Inter_Milan_vs_Barcelona-5.jpg)

















