Fenomena Langka: Dua Bunga Rafflesia Mekar Sempurna Bersamaan di Agam
Dua individu bunga Rafflesia mekar sempurna secara bersamaan di Cagar Alam Batang Palupuh, Agam, menjadi daya tarik unik bagi wisatawan meskipun akses jalan terganggu.

Dua individu bunga Rafflesia jenis Arnoldi telah mekar sempurna secara bersamaan di kawasan Cagar Alam Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu, 17 Januari 2026. Fenomena langka ini menjadi perhatian karena merupakan mekarnya bunga Rafflesia pertama di tahun ini dan terjadi secara serentak di satu hamparan. Jarak antara kedua bunga langka tersebut tidak begitu jauh, hanya sekitar 100 meter, menambah keunikan kejadian alam ini.
Mekarnya bunga Rafflesia ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pegiat wisata dan para pengunjung. Joni Hartono, seorang pegiat Wisata Palupuh, menyatakan bahwa satu individu bunga mekar pada hari ketiga, sementara individu lainnya mekar pada hari keempat. Kehadiran bunga Rafflesia yang mekar bersamaan ini menunjukkan kekayaan biodiversitas yang harus terus dijaga dan dilestarikan di wilayah Agam.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melalui Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau, Ade Putra, mengonfirmasi bahwa kejadian ini sangat unik. Bunga langka dan dilindungi ini mekar secara bersamaan, memberikan pemandangan yang istimewa. Cagar Alam Batang Palupuh, dengan luas 3,4 hektare, memang memiliki mandat sebagai habitat utama bagi bunga Rafflesia jenis ini.
Mekarnya Bunga Rafflesia Arnoldi di Awal Tahun
Mekarnya dua individu bunga Rafflesia arnoldii secara serentak di Cagar Alam Batang Palupuh pada awal 2026 ini merupakan peristiwa yang jarang terjadi. Menurut Joni Hartono, ini adalah kali pertama bunga Rafflesia mekar di tahun ini. Tahun sebelumnya, lebih dari 30 individu bunga Rafflesia telah mekar di daerah tersebut, menunjukkan potensi besar kawasan ini sebagai habitat penting bagi flora langka.
Keunikan mekarnya bunga Rafflesia secara bersamaan ini menjadi sorotan utama. Ade Putra dari BKSDA Sumbar menekankan bahwa fenomena ini sangat istimewa, mengingat status bunga Rafflesia sebagai spesies yang dilindungi dan langka. Konservasi habitat alami menjadi kunci untuk memastikan kelangsungan hidup bunga Rafflesia di masa mendatang.
Saat ini, terdapat sekitar 15 knop bunga Rafflesia yang tersebar di dalam maupun di luar Cagar Alam Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang. Knop-knop ini diperkirakan akan mekar sempurna dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini memberikan harapan akan lebih banyak lagi kesempatan bagi masyarakat dan peneliti untuk menyaksikan keindahan bunga Rafflesia.
Tantangan Kunjungan Wisatawan dan Upaya Konservasi
Meskipun ada daya tarik mekarnya bunga Rafflesia, jumlah kunjungan wisatawan ke lokasi masih belum optimal. Joni Hartono menjelaskan bahwa saat ini hanya enam wisatawan mancanegara yang datang, jauh menurun dibandingkan sebelum bencana. Penurunan ini disebabkan oleh dampak bencana alam yang melanda daerah tersebut pada akhir November 2025, membuat akses jalan lintas belum sepenuhnya lancar.
Sebelum bencana, lokasi mekarnya bunga Rafflesia ini mampu menarik sekitar 20 wisatawan mancanegara. Kondisi jalan yang belum stabil menjadi hambatan utama bagi para pengunjung. Upaya pemulihan infrastruktur jalan sangat penting untuk kembali meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan mendukung ekonomi lokal.
BKSDA Sumbar terus berkomitmen dalam menjaga dan melestarikan keberadaan bunga Rafflesia. Cagar Alam Batang Palupuh secara khusus ditetapkan sebagai kawasan konservasi untuk melindungi habitat bunga langka ini. Perlindungan terhadap bunga Rafflesia dan ekosistemnya adalah prioritas utama untuk memastikan kelangsungan hidup spesies ini di alam liar.
Detail Data dan Poin Penting:
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475809/original/032406400_1768655848-IMG_20260117_083259.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475808/original/013591300_1768655186-1001517114.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475805/original/035346900_1768654776-215663.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475804/original/020764700_1768654307-IMG_6777.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475801/original/084943600_1768652673-Banjir_Pemalang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475773/original/014572800_1768649118-Pesawat_ATR_42-500.png)



