Fintech Ant International Dorong Pembayaran Berbasis AI, Catat 2 Miliar Transaksi di 2025
Saat ini perusahaan melayani lebih dari 150 juta pedagang di seluruh dunia, 90 persen di antaranya merupakan UMKM.

Ant International mencatat lebih dari Rp2 miliar transaksi lintas negara secara digital pada 2025. Dengan mengandalkan pembayaran digital berbasis AI, perusahaan sukses memperluas pasarnya di negara berkembang, utamanya yang berada di Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Amerika Latin.
Presiden Ant International Douglas Feagin mengatakan, pihaknya berfokus pada peningkatan akses ke pembayaran, kredit, perbankan digital, dan konektivitas lintas negara di ekonomi digital yang berkembang pesat. Saat ini perusahaan melayani lebih dari 150 juta pedagang di seluruh dunia, 90 persen di antaranya merupakan UMKM.
"Di pasar negara berkembang yang tumbuh paling cepat di dunia, adopsi AI dan teknologi baru lainnya yang nyata, tepercaya, dan terukur dapat membuka peluang pertumbuhan yang sepenuhnya baru bagi bisnis besar dan kecil," kata Douglas dalam sesi bincang bersama media secara daring di Bangkok, Thailand, dikutip Rabu (14/1).
"Saatnya bagi para inovator fintech untuk mengubah akses menjadi momentum pertumbuhan nyata. Kami akan bekerja lebih keras lagi untuk menghadirkan solusi pembayaran digital, pembiayaan, perdagangan, dan lintas negara berbasis AI dengan biaya yang semakin rendah, serta perlindungan yang semakin kuat," ujar Douglas.
Adapun teknologi Finance meets AI (FinAI) kini jadi fokus utama perusahaan. Semisal dengan menghadirkan model AI Falcon Time-Series Transformer (TST), yang meningkatkan manajemen risiko FX AirAsia dan mengurangi biaya hedging hingga 40 persen.
Selain berinvestasi pada inovasi fintech, Ant International juga fokus mendukung adopsi AI dalam perdagangan untuk membantu pedagang mencapai hasil yang terukur.
Bangun Akses Pembayaran Terintegrasi
Douglas memberi contoh Antom, layanan pembayaran yang membantu klien mengurangi waktu integrasi pembayaran hingga 95 persen. Layanan Antom Payment Orchestration (APO) membangun akses pembayaran terintegrasi menyeluruh bagi pedagang dengan smart routing, untuk meningkatkan tingkat keberhasilan pembayaran.
Secara keseluruhan, klien Antom mencatat pertumbuhan 75 persen di luar China.
Selain itu, perusahaan juga platform pembayaran 2C2P di Asia Tenggara dan MultiSafePay di Eropa turut mendukung berbagai bisnis, mulai dari maskapai penerbangan regional, O2O, e-commerce, hingga UMKM lokal.
Aplikasi UMKM Berbasis AI
Melalui EPOS360 selaku aplikasi UMKM berbasis AI, Ant International mengintegrasikan AI dengan sistem POS, pembayaran, perbankan, pembiayaan, dan operasi pertumbuhan untuk bisnis kecil.
Di sisi lain, perusahaan juga memperluas kemampuan WorldFirst dalam manajemen valuta asing, menjadi layanan akun digital global. Untuk menawarkan alat manajemen pembayaran dan keuangan di lebih dari 200 pasar dan lebih dari 130 pasar elektronik.
Menurut Douglas, pengadopsian AI wajib didasarkan pada fondasi keamanan kuat. "Transformasi model kami telah mencapai 95 persen presisi dalam mengidentifikasi transaksi berisiko tinggi, dan meningkatkan tingkat keberhasilan pembayaran hingga 13,5 persen," pungkasnya.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5312823/original/003838700_1754975505-Screen_Shot_2025-08-12_at_12.01.05.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483740/original/088939400_1769402376-eks_mendikbud_Nadiem_Makarim.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474693/original/006615400_1768530327-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.01.07.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483698/original/5776300_1769401278-Tim_SAR_gabungan_melaksanakan_apel_sebelum_melakukan_pencarian_korban_terdampak_longsor_di_Desa_Pasirlangu__Kecamatan_Cisarua__Kabupaten_Bandung_Barat.__Foto_Kantor_SAR_Bandung_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5137791/original/066385900_1739961433-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4657921/original/028000900_1700615514-Pintu_Pendakian_Gunung_Lawu-.jpg)




















