Masdar UEA Capai 65 GW Kapasitas Energi Bersih Global, Dekati Target 2030
Perusahaan energi terbarukan Uni Emirat Arab, Masdar, menunjukkan kemajuan signifikan dengan mencapai 65 gigawatt (GW) kapasitas energi bersih secara global, mendekati target ambisius 100 GW pada tahun 2030.

Perusahaan energi terbarukan terkemuka Uni Emirat Arab (UEA), Masdar, telah mencapai tonggak penting dalam upaya globalnya menuju transisi energi bersih. Perusahaan ini kini mengelola kapasitas energi bersih sebesar 65 gigawatt (GW) di seluruh dunia, sebuah langkah besar menuju target ambisius 100 GW pada tahun 2030.
Capaian ini diumumkan oleh Chairman Masdar, Sultan Ahmed Al Jaber, saat pembukaan Abu Dhabi Sustainability Week di Abu Dhabi. Al Jaber menyoroti bagaimana UEA secara proaktif telah merestrukturisasi ekonominya untuk beradaptasi dengan lanskap teknologi yang terus berkembang.
Perusahaan tersebut menegaskan komitmennya terhadap masa depan energi berkelanjutan, dengan sebagian besar kapasitas yang telah beroperasi atau dalam tahap konstruksi. Ini menunjukkan percepatan investasi dan pengembangan proyek energi terbarukan di berbagai belahan dunia.
Strategi Pertumbuhan dan Peran Kecerdasan Buatan
Sultan Ahmed Al Jaber menggarisbawahi bahwa fase pertumbuhan ekonomi berikutnya akan sangat ditentukan oleh konvergensi energi, manufaktur maju, dan kecerdasan buatan (AI). Integrasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem yang lebih cerdas, industri yang lebih kuat, dan ekonomi yang lebih tangguh di masa depan.
Menurutnya, AI bukan lagi sekadar alat pelengkap, melainkan telah menjadi fondasi utama yang mendorong seluruh strategi industri. Penekanan pada AI ini menunjukkan visi Masdar untuk memanfaatkan teknologi mutakhir dalam mencapai efisiensi dan inovasi dalam sektor energi terbarukan.
Dari total kapasitas energi bersih Masdar yang mencapai 65 GW, sekitar 45 GW telah beroperasi, dalam tahap konstruksi, atau telah berkomitmen. Sementara itu, 20 GW lainnya masih dalam pengembangan lanjutan, menunjukkan pipeline proyek yang kuat. Dengan pencapaian ini, Masdar telah menempuh dua per tiga dari target 100 GW yang ditetapkan untuk tahun 2030.
Investasi Global dan Proyek Strategis Masdar
Sejak didirikan, Masdar telah menginvestasikan sekitar 45 miliar dolar AS dalam berbagai proyek energi terbarukan di lebih dari 40 negara. Ini mencerminkan jejak global perusahaan yang luas dan komitmennya untuk mendorong adopsi energi bersih di berbagai pasar.
Untuk mendukung fase pertumbuhan berikutnya, Masdar berencana menyiapkan tambahan 30–35 miliar dolar AS hingga tahun 2030. Pendanaan ini akan dialokasikan untuk penambahan kapasitas rata-rata 10 GW per tahun, melalui kombinasi ekuitas, green bonds, dan pembiayaan jangka panjang.
Pada tahun 2025, Masdar mencatat sejumlah pencapaian penting, termasuk dimulainya pembangunan proyek energi terbarukan round-the-clock pertama di dunia di UEA. Proyek ini menggabungkan pembangkit surya 5,2 GW dengan sistem penyimpanan baterai 19 GWh, menandai inovasi signifikan dalam stabilitas pasokan energi terbarukan.
Ekspansi Internasional dan Kontribusi di Indonesia
Masdar terus memperluas portofolionya melalui akuisisi dan investasi proyek energi terbarukan di berbagai kawasan, termasuk Eropa, Asia Tenggara, dan Asia Tengah. Ekspansi ini menunjukkan strategi Masdar untuk menjadi pemain global yang dominan dalam sektor energi bersih.
Di Indonesia, Masdar terlibat dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung Cirata di Jawa Barat, yang memiliki kapasitas 145 MW. Proyek ini merupakan salah satu contoh kontribusi Masdar dalam mendukung transisi energi di negara-negara berkembang.
Ekspansi lainnya mencakup proyek 1 GW di Filipina, PLTS terapung 200 MW di Malaysia, serta pembangunan sistem penyimpanan energi baterai terbesar di Uzbekistan di Zarafshan. Proyek-proyek ini memperkuat posisi Masdar sebagai pemimpin dalam pengembangan solusi energi terbarukan yang inovatif.
UEA sendiri telah berkomitmen untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050 dan terus mendorong diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Upaya Masdar sejalan dengan visi nasional UEA untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475809/original/032406400_1768655848-IMG_20260117_083259.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475808/original/013591300_1768655186-1001517114.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475805/original/035346900_1768654776-215663.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475804/original/020764700_1768654307-IMG_6777.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475801/original/084943600_1768652673-Banjir_Pemalang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475773/original/014572800_1768649118-Pesawat_ATR_42-500.png)














