Penguatan Bank Banten: Sinergi Pemprov Banten dan OJK Perkuat Literasi Keuangan
Pemerintah Provinsi Banten dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi untuk penguatan Bank Banten dan memperluas literasi keuangan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Provinsi Banten memperkuat sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengoptimalkan pembinaan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) serta memperluas program literasi keuangan di daerah tersebut. Kolaborasi ini bertujuan agar Bank Banten dapat bertransformasi menjadi entitas bisnis yang tidak hanya mengandalkan identitas daerah, tetapi juga produktivitas berkualitas.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan bahwa Bank Banten saat ini tumbuh dan berkembang sesuai harapan, sehingga Pemprov Banten meminta OJK untuk terus memberikan pendampingan dan pengawasan konstruktif. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja bank secara signifikan.
Selain fokus pada sektor perbankan, Andra Soni juga menyoroti capaian investasi Banten yang melampaui target, mencapai Rp130,2 triliun, menempatkan provinsi ini di posisi empat besar nasional sebagai daerah tujuan investasi. Pemprov Banten juga memaparkan program prioritas daerah, termasuk pembangunan infrastruktur jalan desa di 61 titik dan jalan lingkungan sepanjang 440 kilometer, serta program sekolah gratis yang bekerja sama dengan 801 sekolah swasta.
Transformasi dan Kinerja Positif Bank Banten
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemprov Banten dan OJK untuk memastikan Bank Banten tumbuh sebagai entitas bisnis yang kuat dan produktif. Ia menekankan bahwa pendampingan dan pengawasan berkelanjutan dari OJK sangat krusial untuk menjaga momentum positif ini.
Kepala OJK Provinsi Banten, Adi Dharma, memaparkan indikator kesehatan Bank Banten yang menunjukkan tren positif. Total aset bank tercatat tumbuh 32,7 persen, atau naik Rp2,471 triliun, mencapai Rp10,022 triliun dari sebelumnya Rp7,551 triliun.
Selain pertumbuhan aset, Bank Banten juga berhasil mencatatkan laba positif sebesar Rp1,3 miliar. Kinerja ini diproyeksikan akan semakin membaik dengan potensi masuknya tiga Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) kabupaten/kota ke Bank Banten, yang akan memperkuat likuiditas dan operasional bank.
Dorongan Literasi Keuangan dan Investasi Daerah
Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengapresiasi langkah strategis Pemprov Banten dalam memperkuat kolaborasi literasi keuangan. Program ini akan menyasar desa dan pondok pesantren, sejalan dengan upaya mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Di samping itu, Pemprov Banten juga menunjukkan kinerja impresif dalam menarik investasi, dengan realisasi Rp130,2 triliun yang melampaui target. Capaian ini menempatkan Banten sebagai salah satu provinsi teratas di Indonesia dalam hal daya tarik investasi.
Program prioritas daerah lainnya mencakup pembangunan infrastruktur yang signifikan, seperti jalan desa di 61 lokasi dan jalan lingkungan sepanjang 440 kilometer. Program sekolah gratis yang melibatkan 801 sekolah swasta juga menjadi bukti komitmen Pemprov Banten terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Dukungan Program Nasional dan Pemberantasan Pinjaman Ilegal
Pemprov Banten memberikan dukungan penuh terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menargetkan 3,5 juta penerima manfaat. Program ini diimplementasikan melalui 1.172 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melibatkan koperasi dan pengusaha kecil, menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam upaya mendukung stabilitas keuangan masyarakat, OJK dan Pemprov Banten akan berkolaborasi memberantas pinjaman ilegal. Kolaborasi ini akan memanfaatkan kredit pembiayaan pemerintah serta mengembangkan sistem keuangan desa untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.
Langkah-langkah ini merupakan bagian integral dari strategi Pemprov Banten dan OJK untuk tidak hanya memperkuat sektor perbankan daerah tetapi juga melindungi masyarakat dari praktik keuangan yang merugikan. Penguatan sistem keuangan desa diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik terhadap layanan keuangan yang aman dan terjangkau.
Sumber: AntaraNews



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)














