Polda Kalsel Salurkan 10,5 Ton Beras SPHP di Arutmin Borneo Run 2025
Polda Kalsel sukses menyalurkan 10,5 ton beras SPHP milik Bulog dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di acara Arutmin Borneo Run 2025, membantu stabilisasi harga pangan dan memenuhi target penyaluran.

Satuan Tugas Pangan Polda Kalimantan Selatan (Satgas Polda Kalsel) baru-baru ini menyalurkan 10.500 kilogram atau 10,5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Beras ini merupakan milik Perum Bulog yang dibeli oleh peserta Arutmin Borneo Run (ABR) 2025. Kegiatan penyaluran ini berlangsung di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru, pada hari Minggu.
Penyaluran beras SPHP ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri yang bertujuan ganda. Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, GPM juga berperan penting dalam menjaga stabilitas harga pangan di pasaran. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Polda Kalsel dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Noviar menjelaskan bahwa pemilihan acara ABR 2025 sebagai lokasi GPM sangat strategis. Dengan jumlah peserta mencapai 4.050 pelari, diharapkan penyaluran beras SPHP dapat berjalan maksimal. Hal ini juga membantu Perum Bulog Kanwil Kalsel dalam mencapai target penyaluran stok beras SPHP sebanyak 25 ribu ton pada tahun 2025.
Upaya Polda Kalsel dalam Stabilisasi Harga Pangan Melalui GPM
Satgas Pangan Polda Kalsel secara aktif terlibat dalam berbagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. Salah satu inisiatif utama adalah penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bekerja sama dengan Bulog dan Dinas Pertanian setempat. Kegiatan ini dirancang untuk memastikan akses masyarakat terhadap pangan dengan harga yang wajar.
Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, Direktur Reskrimsus Polda Kalsel, menegaskan bahwa GPM memiliki peran krusial. "GPM dilaksanakan oleh Satgas Pangan Polda Kalsel bekerja sama dengan Bulog dan Dinas Pertanian bertujuan membantu masyarakat mendapatkan pangan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan," ujarnya. Penjualan beras SPHP menjadi fokus utama dengan harga yang sangat kompetitif.
Beras SPHP dijual dengan harga termurah, yakni Rp56.500 untuk kemasan 5 kilogram, agar dapat terserap optimal oleh masyarakat. Strategi ini sejalan dengan program pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. Kehadiran GPM di tengah keramaian acara besar seperti ABR 2025 menjadi kesempatan emas untuk menjangkau lebih banyak warga.
Selain penjualan langsung, GPM juga menghadirkan inovasi menarik untuk menarik minat masyarakat. "Kami juga ada inovasi seperti kali ini dibuat games basket, bagi masyarakat yang berhasil memasukkan bola dua kali dari tiga percobaan diberikan beras SPHP gratis plus stiker dari Propam," kata Kombes Pol Gafur. Inovasi ini tidak hanya memeriahkan acara tetapi juga memberikan nilai tambah bagi peserta.
Dukungan Polda Kalsel Terhadap Target Penyaluran Beras SPHP Bulog
Polda Kalsel memiliki peran penting dalam mendukung target penyaluran beras SPHP yang ditetapkan oleh Bulog Kanwil Kalsel. Target Bulog untuk menghabiskan stok beras SPHP adalah 25 ribu ton pada tahun 2025, dan Polda Kalsel ditargetkan membantu penyaluran sebanyak 2.000 ton dari jumlah tersebut. Ini menunjukkan skala kontribusi yang signifikan dari pihak kepolisian.
Menurut Kombes Pol Noviar, pencapaian Polda Kalsel dalam penyaluran beras SPHP sudah sangat memuaskan. "Polda Kalsel ditarget 2.000 ton membantu penyaluran beras SPHP dan saat ini sudah diterima oleh masyarakat sekitar 91,5 persen sehingga program beras SPHP hampir selesai," jelasnya. Angka ini menunjukkan efektivitas dan dedikasi dalam menjalankan program pemerintah.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi yang diterapkan, termasuk pemilihan lokasi strategis seperti ABR 2025. Ribuan peserta yang hadir menjadi target pasar yang efektif untuk penyaluran beras SPHP. Dengan demikian, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat.
Inovasi seperti pembagian stiker bertuliskan "Disiplin itu mudah orang cerdas itu tertib" yang diinisiasi oleh Kasubbid Provos Bidang Propam Polda Kalsel AKBP Zaenal Arifien, juga menjadi bagian dari kegiatan. Stiker ini dibagikan bersamaan dengan beras SPHP gratis bagi pemenang games basket. Hal ini menambah nilai edukasi dan disiplin di tengah masyarakat.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477497/original/032473000_1768829852-Prabowo_Rapat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477493/original/012138900_1768829400-Rektor_nonaktif_UNM_Karta_Jayadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477488/original/030082500_1768828543-Mapolres_Kudus.jpeg)























