Terobosan Baru: Inkud Jalin Kerja Sama Eksplorasi Migas Rp501 Miliar dengan Mitra Internasional
Inkud membuat terobosan bersejarah dengan menjalin kerja sama eksplorasi migas senilai Rp501 miliar bersama mitra internasional, menandai babak baru koperasi di sektor energi.

Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) telah mencetak sejarah baru dalam sektor energi nasional melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama eksplorasi minyak dan gas (migas). Kolaborasi ini melibatkan dua perusahaan migas internasional, yaitu PT Ellips Group dari Uzbekistan dan Center Wobang Hongkong Engineering Co Ltd. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Henra Saragih.
Momen bersejarah ini terjadi di sela kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Induk KUD Indonesia XLV Tahun Buku 2024 yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Rabu. Kerja sama strategis ini menandai terobosan pertama bagi koperasi di Indonesia untuk bermitra dengan perusahaan migas berskala internasional. Nilai investasi yang disepakati dalam kolaborasi ini mencapai 30 juta dolar AS, setara dengan sekitar Rp501 miliar.
Kemitraan ini tidak hanya berfokus pada eksplorasi sumber daya energi di Indonesia, tetapi juga mencakup transfer teknologi tinggi dari Rusia. Dengan adanya alih teknologi ini, proyek ini ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas produksi migas hingga 1.000 barel per hari. Inkud berencana untuk mengikuti tender eksplorasi migas di wilayah Jambi pada tahun 2026 mendatang.
Kolaborasi Strategis dan Investasi Besar
Kerja sama strategis antara Inkud dan dua perusahaan migas internasional, PT Ellips Group serta Center Wobang Hongkong Engineering Co Ltd, melibatkan investasi substansial sebesar 30 juta dolar AS. Kolaborasi ini dirancang untuk melakukan eksplorasi sumber daya energi di Indonesia, sekaligus mengintegrasikan transfer teknologi tinggi dari Rusia. Target utama dari proyek ini adalah peningkatan kapasitas produksi migas hingga 1.000 barel per hari, menunjukkan ambisi besar dalam sektor energi.
Ketua Umum Inkud, Portasius Nggedi, menjelaskan bahwa dalam tahap awal, Inkud bersama para mitra akan berpartisipasi dalam tender eksplorasi migas di wilayah Jambi pada tahun 2026. Fokus utama dari eksplorasi ini adalah pendekatan berkelanjutan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat lokal. Hal ini menegaskan komitmen Inkud untuk tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Selain itu, Inkud juga akan memainkan peran aktif dalam penyediaan tenaga kerja lokal untuk proyek ini. Keterlibatan tenaga kerja dari daerah setempat diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian regional. Langkah ini sejalan dengan visi Inkud untuk menciptakan nilai tambah ekonomi yang merata dan berkelanjutan di wilayah operasional.
Visi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Melalui Koperasi
Portasius Nggedi menekankan bahwa kolaborasi eksplorasi migas ini bukan sekadar proyek bisnis biasa, melainkan bagian integral dari visi besar pemberdayaan ekonomi rakyat. Ia menyatakan bahwa Inkud bertekad untuk membuktikan bahwa koperasi memiliki kapasitas untuk menjadi tulang punggung ekonomi modern. Kemitraan ini diharapkan dapat mengubah persepsi tentang peran koperasi di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, Inkud menggarisbawahi pentingnya alih teknologi dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Transfer pengetahuan dan keterampilan dari mitra internasional akan memperkuat kemampuan tenaga kerja Indonesia di sektor migas. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk pengembangan keahlian dan inovasi di dalam negeri.
Lebih lanjut, Portasius menegaskan bahwa proyek ini akan berkontribusi pada penguatan ekonomi di tingkat akar rumput. Dengan melibatkan masyarakat lokal dan menyediakan peluang kerja, Inkud bertujuan untuk menciptakan efek domino positif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi di berbagai daerah yang terlibat dalam proyek eksplorasi migas.
Dukungan Pemerintah dan Peran Koperasi di Sektor Energi
Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Henra Saragih, menyatakan bahwa kerja sama ini membuktikan kemampuan koperasi dalam mengelola usaha di berbagai sektor, termasuk eksplorasi pertambangan migas. Menurutnya, langkah Inkud ini adalah bukti nyata bahwa koperasi tidak lagi terbatas pada sektor konvensional, melainkan siap menjadi pemain penting di sektor strategis seperti energi.
Henra juga menyebutkan dukungan regulasi yang kuat, seperti Undang-Undang Minerba dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025, sebagai landasan hukum yang memperkuat peran koperasi. Regulasi ini memberikan payung hukum bagi koperasi untuk terlibat lebih jauh dalam pengelolaan sumber daya alam. Ia menegaskan, "Jangan sampai koperasi hanya alat dari perusahaan besar. Tetapi, koperasi itu sendiri sebagai pengelola tambang."
Sebagai turunan dari PP tersebut, Kementerian Koperasi telah menyusun Peraturan Menteri Koperasi yang secara spesifik mengatur koperasi sebagai penyelenggara dan pengelola tambang minerba, termasuk tambang rakyat. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan ruang dan dukungan penuh bagi koperasi dalam sektor pertambangan. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif koperasi dalam pengelolaan kekayaan alam nasional.
Henra menambahkan bahwa Kemenkop mendukung penuh langkah progresif Inkud ini. Ia menilai bahwa Inkud telah membuktikan kemampuan koperasi Indonesia untuk bermitra dengan perusahaan global dan berperan aktif dalam pembangunan energi nasional. Inisiatif ini diharapkan menjadi contoh bagi koperasi lain untuk berinovasi dan berkontribusi pada sektor-sektor strategis di Indonesia.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482909/original/015476000_1769280724-alex_jimenez_gol_bouremouth_liverpool_ap_ian_walton.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484549/original/008721900_1769445417-camat_medan_maimun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484245/original/046238700_1769417705-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484497/original/057677900_1769433870-167338.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481615/original/091930400_1769139822-3.jpg)













