Tumpahan minyak mencapai Florida

Tumpahan minyak di Teluk Meksiko
Keterangan gambar, Minyak mentah diperkirakan akan mencapai Florida hari Jumat

Para pejabat mengatakan satu gelombang tumpahan minyak dari Teluk Meksiko mulai mendekati pantai-pantai berpasir putih Florida barat laut.

Gelombang minyak, yang berisi ribuan gelembung minyak mentah hitam, kini sekitar 15 kilometer dari Pensacola, Florida.

"Sudah pasti minyak itu akan mencapai pantai," ujar Keith Wilkins, pejabat daerah Escambia.

Sementara itu, upaya BP menutup sumber kebocoran kembali berjalan setelah gergaji yang digunakan terjepit satu pipa tebal dasar laut selama berjam-jam berhasil diatasi.

Perusahaan ini berupaya menghentikan tumpahan minyak dari sumur bawah laut dengan memotong pipa yang rusak dan menutupnya.

Komandan Penjaga Pantai, Thad Allen, mengatakan para awak sekarang menyemprot bahan kimia untuk mengurai minyak yang keluar dari potongan pipa baru itu.

Pagar disetujui

Sejumlah pihak memperkirakan tumpahan minyak bisa mencapai pantai Florida secepatnya hari Jumat.

Sementara para pekerja bantuan dengan segera menempatkan lebih banyak pelampung di sepanjang garis pantai yang terancam untuk melindungi pantai dan satwa liar.

Gubenur negara bagian Florida, Charlie Crist, mengatakan gelombang minyak yang terlihat di pantai barat laut wilayahnya itu berisi ribuan gelembung minyak mentah hitam.

"Tujuan kami adalah memindahkan minyak itu dari pantai dan mencegah atau meminimalkan dampaknya terhadap negara bagian kami," ujarnya kepada wartawan.

Di Louisiana, negara bagian yang paling parah terkena dampak insiden ini, Gubernur Bobby Jindal mengatakan bahwa Gedung Putih telah menyetujui pembangunan lima pagar karung pasir di sepanjang garis pantai dan memerintahkan BP membiayai proyek ini.

Jindal mengkritik keras pemerintah Obama dan BP karena dianggap lambat bertindak atas krisis ini.

"Setiap hari mereka menunggu, setiap hari mereka membuat kami menunggu, kami pun kalah dalam perlombaan melindungi pantai," ujarnya.

Gelombang minyak juga telah mencapai Pulau Dauphin di Alamaba dan sebagian garis pantai Mississippi.

BP memperkirakan sejauh ini pihaknya telah mengeluarkan dana US$990 untuk membiayai operasi pembersihan, tetapi perusahaan itu menolak untuk berspekulasi atas ongkos di masa mendatang.

Harga saham perusahaan Inggris ini turun lebih dari sepertiga sejak bencana terjadi. Berita bahwa departemen kehakiman AS telah melakukan sejumlah penyelidikan kriminal dan perdata atas bencana minyak tumpah di Teluk Meksiko ini membuat harga saham BP semakin merosot pada hari Rabu pagi.

'Jalan pintas berbahaya'

Editor masalah Amerika Utara BBC mengatakan kini rasa frustrasi bahwa langkah BP tidak membuahkan hasil semakin meningkat, dan situasinya bisa semakin buruk bagi perusahaan itu.

Operasi pembersihan
Keterangan gambar, Gedung Putih menyetujui pembangungan pagar karung pasir

Dalam pidato di Pennsylvania hari Rabu, Presiden Obama mengatakan kebocoran itu "bisa disebabkan oleh kesalahan manusia atau perusahaan yang mengambil jalan pintas berbahaya sehingga aspek keselamatan tidak diindahkan".

Dia menambahkan: "Kita harus mengakui bahwa ada resiko besar dalam menggali sedalam empat mil di bawah permukaan bumi.

"Resiko akan semakin tinggi jika lokasi minyak yang diincar semakin sulit".

Obama mendesak Kongres untuk meloloskan RUU yang bertujuan memperbaiki kebijakan energi AS dan mengakhiri keringanan pajak bagi perusahaan minyak, dengan megnatakan akan berupaya agar partai Republik, dan juga Demokrat, mendukung reformasi itu.

"Saya akan terus berusaha meyakinkan pentingnya masa depan energi ramah lingkungan, dimanapun dan kapanpun saya bisa," ujarnya. "Saya akan bekerja sama dengan semua pihak agar ini terwujud."

Minyak mulai tumpah ke Teluk Meksiko tanggal 20 April ketika anjungan lepas pantai milik Deepwater Horizon, yang disewakan ke BP, meledak dan menewaskan 11 orang.

Saat ini BP menggali dua sumur tambahan untuk menghentikan kebocoran itu, namun diperkirakan baru akan selesai bulan Agustus.

Prosedur "top kill", yang sebelumnya dianggap sebagai harapan terbaik untuk menutup kebocoran gagal ketika tidak cukup lumpur yang bisa dipompa ke dalam sumur untuk menghentikan aliran minyak.