PM baru Australia dukung AS soal Afghanistan

Perdana Menteri baru Australia, Julia Gillard, telah menjamin Presiden AS Barack Obama bahwa dia mendukung aksi militer di Afghanistan.
Dia mengatakan dia telah menyampaikan dukungan itu kepada memberitahu Obama melalui telepon.
Australia menempatkan sekitar 1.550 tentara di Afghanistan. Kebanyakan dari mereka melatih anggota baru Tentara Nasional Afghanistan.
Obama memecat panglimanya di Afghanistan pekan ini setelah Jenderal Stanley McCrystal mengolok-olok beberapa pejabatnya.
Ketika menunjuk Jenderal David Petraeus sebagai pengganti Jenderal Chrystal di Afghanistan, Obama mengatakan strategi Amerika tidak akan terpengaruh.
Gillard menjadi perdana menteri wanita pertama Australia setelah menggusur pendahulunya, Kevin Rudd dari kursi ketua Partai Buruh yang berkuasa.
Dia dijadwalkan untuk memimpin rapat kabinet pertamanya hari Jumat.
Gillard mengatakan Australia dan Amerika Serikat memiliki hunungan yang kuat dan abadi.
"Kami dekat sebagai negara, kami memiliki persekutuan strategis yang abadi, kami dekat sebagai bangsa. Kami berjuang bersama di seluruh dunia, dan kami akan terus berjuang bersama di Afghanistan," she said.
'Kami berbicara tentang pengorbanan perjuangan ini bagi negara kami, tapi kami tetap bertekad untuk melanjukan pengerahan [pasukan],'' katanya.
Kematian lima serdadu Australia di Afghanistan baru-baru ini mengundang sorotan publik dalam negeri terhadap keterlibatan Australia dalam aksi militer di sana.





























