Pemboran miring siap tutup kebocoran

Pemboran miring British Petroleum (BP) akhirnya menyentuh sumur minyak utama yang rusak di Teluk Meksiko dan siap menutup sumur bocor itu secara permanen.
Penutupan bagian bawah sumur dengan lapisan semen kemungkinan selesai hari Sabtu yang akan mengakhiri perjuangan lima bulan perusahaan minyak itu.
Tidak ada minyak yang tumpah ke Teluk sejak katup sementara ditempatkan di sumur itu pertengahan Juli.
Ledakan di anjungan Deepwater Horizon 20 April lalu menewaskan 11 pekerja dan menyebabkan tumpahan minyak secara besar-besaran.
"Relief well" atau sumur alternatif yang miring posisinya itu dibor sekitar empat kilometer melalui bebatuan di dasar laut.
Penutupan final itu berarti BP dapat meninggalkan situs yang bocor itu dan mengkonsentrasikan diri untuk menangani akibat dari tumpahan minyak.
Pada awal Agustus, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan bahwa hampir tiga perempat minyak tumpah di Teluk Meksiko telah dibersihkan atau berkurang karena kekuatan alam. Seperempat lainnya diyakini akan "berkurang dengan cepat".
Namun penelitian terbaru menyebutkan debu bawah laut dari minyak mentah yang tingginya 200 meter dan lebarnya dua kilometer meluas menjadi 35 kilometer dari tempat kebocoran minyak.
Meskipun terdapat suara-suara optimis dalam pembersihan polusi ini, kerusakan bagi ekonomi lokal, satwa liar dan ekosistem Teluk Meksiko masih sulit untuk dihitung.
Hari Rabu, Pemerintah AS menyatakan agar perusahaan energi itu membongkar ratusan anjungan tidak terpakai untuk mencegah kemungkina kebocoran.
Sebagian instalasi itu telah berada di sana selama beberapa puluh tahun tanpa pemeriksaan kebocorannya.





























